Good Corporate Governance (sory nyamber takutnya keburu ketutup post lain trus 
ga kejawab deh) :) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sun, 21 Aug 2011 03:57:02 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Jangan Lawan Market vs Lawan Market

Sorry Bang, GCG itu apa?

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 21 Aug 2011 10:55:15 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Jangan Lawan Market vs Lawan Market

Untuk investasi, saran saya cari saja perusahaan yang GCG menurut saya dan
growth nya oke serta sektornya bukan lagi sunset. :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/8/21 <[email protected]>

> **
>
>
> Kalau utk hold 1-3yr, BBRI, BMRI, AKRA, DEWA, DOID, BORN menurut Bang Ian
> prospectnya gimana ya?
>
> DEWA ama DOID saya masuk krn yakin saat ini kontraktor tambang performance
> lg pada sangat bagus akibat cuaca dibanding dgn 3 bln lalu. Cost sama tapi
> produksi bisa 2x lipat. Laporan Sept mestinya bagus.
>
> Mohon pencerahan. Saya tipe semi investor. Invest saham 6bln-1yrs. Kali ini
> mau lama megang lama sampai 3 yrs.
>
> Mohon masukannya
>
>
> Salam,
> Jo
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 21 Aug 2011 10:28:49 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[saham] Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
>
> Di bisnis saham, saya bedakan antara menjadi investor dan menjadi
> trader. Investor melakukan aktivitas beli dan jual saham berdasarkan
> valuasi alias kalau harga di pasar sudah terdiskon lumayan besar dari
> valuasi wajar saham tersebut, maka dapat menjadi saat yang tepat untuk
> masuk. Kalau jauh di atas valuasi wajarnya, adalah saat untuk jualan.
> Trader melakukan aktivitas beli dan jualnya berdasarkan grafik. Bila
> trend market sedang turun, dia ambil posisi sell/short, bila trend
> market sedang naik, dia ambil posisi buy/long.
>
> Dari perbedaan di atas, maka bila anda ingin trading, sebaiknya
> hindari kondisi saat market bearish alias jangan lawan market, kecuali
> untuk kepentingan nyopet :)
> Tapi bila anda ingin jadi investor, maka justru anda masuk pada saat
> harga saham sudah dirasa murah secara valuasi dimana harga murah itu
> terjadi pada saat penurunan. Dengan kata lain, berarti investor
> masuknya justru pada saat harga turun alias melawan market. Warren
> Buffett sering melakukan tindakan demikian karena WB adalah value
> investor. WB sering masuk ke pasar pada saat market berdarah2, tapi
> bagi WB justru dia melihat banyak saham yg hijau alias menjanjikan
> keuntungan lumayan besar dalam jangka waktu tertentu. Investor
> cenderung menjadi contrarian terhadap market, seperti yg sering
> dilakukan oleh WB.
>
> Saya pribadi, dalam kondisi seperti sekarang, akan berburu saham2 yg
> murah yg kalau saya pegang paling lama satu tahun, bisa menghasilkan
> gain yang lumayan besar. Sementara kalau turun, saya akan tetap hold.
> Selain itu, saya juga akan sisihkan dana yang siap saya pakai untuk
> trading pendek, buy and sell. Dengan demikian, saya tidak masalah
> harga2 saham akan turun terus, karena saya punya dana untuk tetap
> trading. Dan saya juga tidak masalah kalau ternyata harga2 saham naik
> karena saya sudah memiliki saham2 investasi. Alias, mau naik atau
> turun, ngga terlalu pusingkan karena tetap bisa dapat keuntungan :)
>
> Sekarang tinggal kembali ke masing2 diri kita saja. Apakah kita mau
> ekstrim jadi trader, atau ekstrim jadi investor, atau kita bisa
> mengkombinasikan keduanya dalam bisnis saham.
>
> Happy trading dan investing :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
> 

Kirim email ke