Setahu/sepengertian saya sih yg namanya impor/ekspor itu tidak baik ataupun
buruk karena itu hanyalah jalur alternatif pengembangan demand dan supply.
Ekspor akan jadi masalah kalau didalam negeri sendiri malas dan tidak
kreatif dalam mengolah bahan baku untuk menjadi produk ekspor yg lebih
bernilai lebih. Begitu juga impor akan jadi masalah kalau di dalam negeri
malas dalam mengembangkan dan memproduksi produk2 yg dibutuhkan konsumen
dalam negeri, maunya gampang dan main impor.

So permasalahannya adalah kemalasan dari banyak pihak di dalam negeri kita
ini sendiri, makanya ujung2nya tidak ada disiplin, korupsi, dll.

2011/10/20 Susanto Salim <[email protected]>

>
>
> Dunia tidak bilang apa2 :D
> kasus garam hanya satu contoh saja bahwa urusan impor-mengimpor ini tidak
> sesederhana melarang atau mengijinkan, kalau kita melarang tentu negara lain
> juga bisa melarang produk kita masuk ke sana.
>
> Harga garam akan naik sampai berapa tinggi kalau supply kurang karena tidak
> boleh import kita tidak tau,. Sekarang iya harganya relatif murah, nantinya
> bisa naik sampai berapa siapa yang tau.....seperti cabe yang bisa naik
> sampai 50ribu bahkan 100ribu sekilo saat supply langka,
>
> Nah soal kok produksi garam kita kalah sama produk impor terus terang ini
> memang mengherankan (dan bikin miris)...mungkin bikin garam juga tidak
> sesederhana yang kita bayangkan [?]
>
> ps:
> Mengapa import dianggap baik atau buruk, mungkin ada yang bersedia memberi
> pencerahan ?
>
> wassalam,
> -santo
>
>
>

<<330.gif>>

Kirim email ke