Globalisasi itu *inevitable*, sesuatu yang ngga bisa dihindari/dielakkan.
Contoh bahasa Inggris, sekarang semuanya harus bisa donk ya. Bahasa Inggris
sudah jadi alat untuk pergaulan antar bangsa. Mau pake bahasa Indonesia?
Bahasa Jawa? :p
Kelaut aja kalee... hehehe
Next 10/20/30 tahun dari sekarang, bahasa Inggris sudah biasa, mungkin
anak/cucu anda udah ngomong pake Rusia... :p

2011/10/20 <[email protected]>

> **
>
>
> ** Yg salah itu konsep globalisasi-nya. Oleh krn itu konsep ini sy pikir
> banyak mendapat tentangan, dan anehnya yg sepertinya menentang justru dr
> negara maju (yg rakyatnya relatif sudah lebih terdidik).
>
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: * "Bagya" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 20 Oct 2011 04:18:05 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Menbudpar baru
>
>
>
> ** Contohlah Amrik....Proteksionisme masih diberlakukan.
>
> Indonesia? Bukalah pintu impor lebar-lebar. Dukungan kebijakan minim untuk
> dukung petani ataupun nelayan. Asyik tenan....
>
> Thanks,
> Bagya
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * "hakitrader" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 20 Oct 2011 11:22:22 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Menbudpar baru
>
>
>
> **
> *Kalo kurang garam tinggal ambil air laut lalu dijemur matahari jadi tidak
> perlu import kalo mau import mungkin hanya garam bersodium (untuk  mencegah
> gondok).*
> http://www.facebook.com/hakie1
>
> ----- Original Message -----
> *From:* Vernichtung <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Thursday, October 20, 2011 9:46 AM
> *Subject:* Re: [saham] Menbudpar baru
>
>
>
> Menurut saya sih jangan main larang dulu, karena masih ada masalah dengan
> produksi dalam negeri yg tdk mampu memenuhi kebutuhan pasar baik dalam
> volume maupun kualitas. Harus di fine-tune agar pelan2 impor bisa
> dihilangkan, kalau main larang bisa2 konsumen yg rugi besar, mengkonsumsi
> produk yg kualitasnya lebih buruk pada harga yg lebih mahal.
>
> 2011/10/20 hakitrader <[email protected]>
>
>> **
>>
>>
>> *Saya sih setuju import garam dilarang. Masa negara yg lautannya terluas
>> didunia masih import garam. Apa kata Dunia? Siapa sih yg makan garam sampe
>> sekilo? Garam jauh lebih murah dari gula jadi tidak masalah dg rakyat yg
>> penghasilannya kecil.  *
>> http://www.facebook.com/hakie1
>>
>    
>

Kirim email ke