dan tidak dapat dipungkiri jg kalo kekuatan ekspor suatu negara kuat, perekonomiannya jg kuat.contoh negara: China, India terus bertumbuh dan Jepang masih jauh lebih lumayanlah ekonominya dibanding AS :D
http://www.trendyestacion.com/ --- In [email protected], Mikail <yehuu2006@...> wrote: > > Globalisasi itu *inevitable*, sesuatu yang ngga bisa dihindari/dielakkan. > Contoh bahasa Inggris, sekarang semuanya harus bisa donk ya. Bahasa Inggris > sudah jadi alat untuk pergaulan antar bangsa. Mau pake bahasa Indonesia? > Bahasa Jawa? :p > Kelaut aja kalee... hehehe > Next 10/20/30 tahun dari sekarang, bahasa Inggris sudah biasa, mungkin > anak/cucu anda udah ngomong pake Rusia... :p > > 2011/10/20 <cuanesia@...> > > > ** > > > > > > ** Yg salah itu konsep globalisasi-nya. Oleh krn itu konsep ini sy pikir > > banyak mendapat tentangan, dan anehnya yg sepertinya menentang justru dr > > negara maju (yg rakyatnya relatif sudah lebih terdidik). > > > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > ------------------------------ > > *From: * "Bagya" <bagyanugraha@...> > > *Sender: * [email protected] > > *Date: *Thu, 20 Oct 2011 04:18:05 +0000 > > *To: *<[email protected]> > > *ReplyTo: * [email protected] > > *Subject: *Re: [saham] Menbudpar baru > > > > > > > > ** Contohlah Amrik....Proteksionisme masih diberlakukan. > > > > Indonesia? Bukalah pintu impor lebar-lebar. Dukungan kebijakan minim untuk > > dukung petani ataupun nelayan. Asyik tenan.... > > > > Thanks, > > Bagya > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > ------------------------------ > > *From: * "hakitrader" <hakitrader@...> > > *Sender: * [email protected] > > *Date: *Thu, 20 Oct 2011 11:22:22 +0700 > > *To: *<[email protected]> > > *ReplyTo: * [email protected] > > *Subject: *Re: [saham] Menbudpar baru > > > > > > > > ** > > *Kalo kurang garam tinggal ambil air laut lalu dijemur matahari jadi tidak > > perlu import kalo mau import mungkin hanya garam bersodium (untuk mencegah > > gondok).* > > http://www.facebook.com/hakie1 > > > > ----- Original Message ----- > > *From:* Vernichtung <gambler.bej@...> > > *To:* [email protected] > > *Sent:* Thursday, October 20, 2011 9:46 AM > > *Subject:* Re: [saham] Menbudpar baru > > > > > > > > Menurut saya sih jangan main larang dulu, karena masih ada masalah dengan > > produksi dalam negeri yg tdk mampu memenuhi kebutuhan pasar baik dalam > > volume maupun kualitas. Harus di fine-tune agar pelan2 impor bisa > > dihilangkan, kalau main larang bisa2 konsumen yg rugi besar, mengkonsumsi > > produk yg kualitasnya lebih buruk pada harga yg lebih mahal. > > > > 2011/10/20 hakitrader <hakitrader@...> > > > >> ** > >> > >> > >> *Saya sih setuju import garam dilarang. Masa negara yg lautannya terluas > >> didunia masih import garam. Apa kata Dunia? Siapa sih yg makan garam sampe > >> sekilo? Garam jauh lebih murah dari gula jadi tidak masalah dg rakyat yg > >> penghasilannya kecil. * > >> http://www.facebook.com/hakie1 > >> > > > > > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
