Negara super power nya sendiri sekarang lagi kerepotan, rakyatnya teriak lapangan kerja hilang dioper ke negara tirai bambu dan atau ke india atau ke negara berkembang lainnya. [?]
Balik ke soal proteksi yang membebani konsumen apakah menghasilkan kebaikan yang lebih besar? Besok2 kalo saya bikin sendok dengan biaya 1000 per buah dan tahun depan ada yang import dengan harga 500 per buah, saya tinggal teriak minta dilarang saja importnya, tidak perlu berusaha untuk lebih baik dan lebih efisien. Juga tidak perlu capek2 cari tau kok ada orang lain yang bisa memproduksi dengan biaya yang jauh lebih rendah, sehingga sudah melewati laut pun harganya masih lebih murah. Bisalah dikatakan saya meminta konsumen membiayayai ketidakmampuan saya menghasilkan produk secara lebih baik. Kalau memang mau diproteksi saya kira ada baiknya diperbaiki juga produktivitasnya, jadi tujuan proteksi bukan melindungi in-efisiensi yang membebani konsumen, tapi untuk memberi kesempatan pada si industri untuk berkembang (belum tentu juga proteksi bisa membuat industri kecil nantinya mampu berkembang dan berdaya saing) 2011/10/20 <[email protected]> > ** > > > ** Dunia ini memang menggunakan sistem ekonomi yg diatur oleh negara2 > super power. Baca buku "Economic Hitman" deh buat referensi. :) > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone >
<<330.gif>>
