Haki, lebih mudah diomongin daripada dilaksanakan.
Kalau tidak percaya coba sendiri, untuk keperluan sendiri, berapa banyak air
laut yang harus dijemur di terik matahari.
Jumlah lahan untuk menjemur air laut sepertinya tidak bertambah, tetapi
penduduk yang harus digarami terus bertambah.
Kemarin Fadel Muhamad mau membuat yayasan untuk mendukung petani garam
meningkatkan produksi. Ini harus didukung.
Sementara produksi belum meningkat ya terpaksa harus import dulu, atau Haki
dan saya berhenti makan garam dulu (agar jantung sehat).
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
hakitrader
Sent: Thursday, October 20, 2011 11:22 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Menbudpar baru
Kalo kurang garam tinggal ambil air laut lalu dijemur matahari jadi tidak
perlu import kalo mau import mungkin hanya garam bersodium (untuk mencegah
gondok).
http://www.facebook.com/hakie1
----- Original Message -----
From: Vernichtung <mailto:[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, October 20, 2011 9:46 AM
Subject: Re: [saham] Menbudpar baru
Menurut saya sih jangan main larang dulu, karena masih ada masalah dengan
produksi dalam negeri yg tdk mampu memenuhi kebutuhan pasar baik dalam
volume maupun kualitas. Harus di fine-tune agar pelan2 impor bisa
dihilangkan, kalau main larang bisa2 konsumen yg rugi besar, mengkonsumsi
produk yg kualitasnya lebih buruk pada harga yg lebih mahal.
2011/10/20 hakitrader <[email protected]>
Saya sih setuju import garam dilarang. Masa negara yg lautannya terluas
didunia masih import garam. Apa kata Dunia? Siapa sih yg makan garam sampe
sekilo? Garam jauh lebih murah dari gula jadi tidak masalah dg rakyat yg
penghasilannya kecil.
http://www.facebook.com/hakie1