banking-property teorinya bisa lgs kena dampaknya...setelah itu pelan2
semua sektor jg akan kena dampaknya krn bunga pinjamannya jd lbh murah klo
pake bunga fluktuatif....

2011/11/11 <[email protected]>

> **
>
>
> ** Kira2 sektor apa saja pak yg diuntungkan sehingga akan naik sahamnya..
>
> Mz
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * Hendrik Limbono <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 10 Nov 2011 09:44:17 -0800 (PST)
> *To: *Dolgado-mIlis<[email protected]>; [email protected]<
> [email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[saham] Dampak Penurunan BI rate
>
>
>
> Hari ini ada berita yang menurut saya SANGAT menggemparkan, dimana BI
> mengambil suatu pilihan menurunkan BI Rate 50 basis Point atau 0,5% dari
> 6,5% menjadi 6%.
> Penurunan BI rate berarti BI ke depannya berencana Melakukan PELONGGARAN
> LIKUIDITAS, dimana BI akan mengucurkan likuditas terus menerus, hingga suku
> bunga menjadi 6%.
> Dampaknya :
> 1. Yang paling kerasa dampak penurunan BI rate adalah industri perbankan,
> dimana dalam keadaan normal bank – bank akan mengalami peningkatan profit
> yang signifikan. Perlu diketahui bahwa bisnis bank adalah menerima dana
> dari masyarakat dan memberi bunga kepada masyarakat serta menyalurkan
> kredit kepad pihak2 yang membutuhkan serta membebankan suku bunga tertentu
> kepada si peminjam.
> Biasanya kalau BI Rate turun, yang pertama kali turun adalah suku bunga
> tabungan, sementara suku bunga pinjaman turunnya agak susah. Maklum,
> kesempatan bisa dapat cuan lebih banyak.
> Saat ini kredit yang disalurkan Bank mencapau 2000 Trilliun rupiah, dengan
> perbedan 0,5% saja (dengan asumsi bunga tabungan dan deposito turun 0,5%
> sementara bunga kredit tetap), maka ada potensi profit tambahan yang bisa
> didapatkan oleh bank adalah 0,5%x2000 T = 10 Trilliun rupiah.
> Dampak berantainya adalah, kredit macet perbankan juga turun, karena
> ditopang oleh laba yang meningkat dari selisi bunga tabungan dan bunga
> kredit.
> 2. Pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat, sebab beban pinjaman makin
> ringan (kalau pada akhirnya bank – bank menurunkan suku bunga sesuai suku
> bunga acuan BI). Sehingga perusahaan akan makin berani untuk meminjam uang
> kepada bank sebab biaya pinjaman akan makin murah (bunga makin rendah),
> yang pada akhirnya Earning atau laba perusahaan di BEI juga meningkat. Yang
> awalnya laba 1T dan beban pinjaman 100 Miliar, bisa jadi laba menjadi 1,05
> T dan beban pinjaman turun jadi 50 miliar (contoh saja).
> 3. Konsumsi masyarakat juga akan meningkat, sebab suku bunga makin murah,
> masyarakat akan makin berani berhutang untuk beli kendaraan, sekali lagi
> karena bungnya jadi ringan, dan juga makin berani ambil KPR di bank, yang
> ujungnya, harga tanah bisa naik. sehingga potensi gagal bayar di bank makin
> rendah.
> 4. Masyarakat akan keluarin duit dari bank karena merasa bunganya sangat
> kecil, dan beralih ke hal lain, misal konsumsi lebih banyak, karena merasa
> uangnya percuma ditabung, atau beli tanah/properti buat invest atau juga
> bisa jadi beli obligasi pemerintah yang bunganya lbih tinggi atau beli
> saham, sehingga harga saham di BEI naik.
> 5. Perusahaan pun akan bisa menerbitkan obligasi dengan bunga lebih
> rendah. yang awalnya dulu bunga obligasinya 7% bisa turun jadi 0,5% yang
> ujungnya2 seperti di atas, meningkatkan earning atau laba perusahaan.
> apalagi perusahaan yang erat hubungannya dengan keuangan.
>
> =======================================
> bei5000.com
>
>   
>

Kirim email ke