ambil contoh BBRI saat ini Laba Q3 BBRI = 10,5 T sehingga FY 2011 diproyeksikan akan menjadi 14T
nah, asset BBRi sendiri saat ini adalah 402 T kita tinggal kalikan aja 0,75% (karena dalam2 bulan sudah turun dari 6,75% ke 6%) sehingga 400 T x 0,75 % = 3T berarti tahun depan ada POTENSI penambahan profit BBRi sebesar 3T karena skeali lagi bunga tabungan GAMPANG turun, namun bunga kredit SUSAH turun... Tahun 2010 - 2011 BBRI Tumbuh 50%, anggaplah tahun depan agak cooling down, BBRI tumbuh 25% saja sehingga laba BBRI akan menjadi 17,5 T tahun depan ditambah dengan 3 T hasil dari pengurangan bunga maka total menjadi 20,5 T saat ini jumlah saham BBRI ada sekitar 24 Miliar saham sehingga 20,5 T / 24 Miliar = sekitar 800 per saham sehingga EPS BBRI buat tahun depan diprediksi adalah 800 per saham dengan standart PE 15x saja sudah bisa mencpai 12.000 per saham (target harga) atau jika keadaan bagus BBRI bisa dihargai dengan PE 20x atau target harga 16.000 per saham. apalagi jika ternyata tahun depan BBRI bisa tumbuh lebih tinggi lagi.. ======================================= bei5000.com ________________________________ From: Jim SH <[email protected]> To: [email protected] Sent: Saturday, November 12, 2011 6:49 AM Subject: Re: [saham] Dampak Penurunan BI rate ƔάϞƍ jelas sih banking paling diuntungkan. Kemarin saya ke BCA, bunga tabungan kisaran 1,1% - 1,5% Di CIMB Niaga 1,5% Di Mandiri 1,5% Bunga kredit, blom ada ƔάϞƍ turun... Artinya selisih margin keuntungan bertambah 0,5%.. Perbankan pada nunggu dipaksa sama BI baru turunin bunga kredit.. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Lemot Teruuusss...! ________________________________ From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Fri, 11 Nov 2011 01:52:23 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Dampak Penurunan BI rate Kira2 sektor apa saja pak yg diuntungkan sehingga akan naik sahamnya.. Mz Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ________________________________ From: Hendrik Limbono <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 10 Nov 2011 09:44:17 -0800 (PST) To: Dolgado-mIlis<[email protected]>; [email protected]<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Dampak Penurunan BI rate Hari ini ada berita yang menurut saya SANGAT menggemparkan, dimana BI mengambil suatu pilihan menurunkan BI Rate 50 basis Point atau 0,5% dari 6,5% menjadi 6%. Penurunan BI rate berarti BI ke depannya berencana Melakukan PELONGGARAN LIKUIDITAS, dimana BI akan mengucurkan likuditas terus menerus, hingga suku bunga menjadi 6%. Dampaknya : 1. Yang paling kerasa dampak penurunan BI rate adalah industri perbankan, dimana dalam keadaan normal bank – bank akan mengalami peningkatan profit yang signifikan. Perlu diketahui bahwa bisnis bank adalah menerima dana dari masyarakat dan memberi bunga kepada masyarakat serta menyalurkan kredit kepad pihak2 yang membutuhkan serta membebankan suku bunga tertentu kepada si peminjam. Biasanya kalau BI Rate turun, yang pertama kali turun adalah suku bunga tabungan, sementara suku bunga pinjaman turunnya agak susah. Maklum, kesempatan bisa dapat cuan lebih banyak. Saat ini kredit yang disalurkan Bank mencapau 2000 Trilliun rupiah, dengan perbedan 0,5% saja (dengan asumsi bunga tabungan dan deposito turun 0,5% sementara bunga kredit tetap), maka ada potensi profit tambahan yang bisa didapatkan oleh bank adalah 0,5%x2000 T = 10 Trilliun rupiah. Dampak berantainya adalah, kredit macet perbankan juga turun, karena ditopang oleh laba yang meningkat dari selisi bunga tabungan dan bunga kredit. 2. Pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat, sebab beban pinjaman makin ringan (kalau pada akhirnya bank – bank menurunkan suku bunga sesuai suku bunga acuan BI). Sehingga perusahaan akan makin berani untuk meminjam uang kepada bank sebab biaya pinjaman akan makin murah (bunga makin rendah), yang pada akhirnya Earning atau laba perusahaan di BEI juga meningkat. Yang awalnya laba 1T dan beban pinjaman 100 Miliar, bisa jadi laba menjadi 1,05 T dan beban pinjaman turun jadi 50 miliar (contoh saja). 3. Konsumsi masyarakat juga akan meningkat, sebab suku bunga makin murah, masyarakat akan makin berani berhutang untuk beli kendaraan, sekali lagi karena bungnya jadi ringan, dan juga makin berani ambil KPR di bank, yang ujungnya, harga tanah bisa naik. sehingga potensi gagal bayar di bank makin rendah. 4. Masyarakat akan keluarin duit dari bank karena merasa bunganya sangat kecil, dan beralih ke hal lain, misal konsumsi lebih banyak, karena merasa uangnya percuma ditabung, atau beli tanah/properti buat invest atau juga bisa jadi beli obligasi pemerintah yang bunganya lbih tinggi atau beli saham, sehingga harga saham di BEI naik. 5. Perusahaan pun akan bisa menerbitkan obligasi dengan bunga lebih rendah. yang awalnya dulu bunga obligasinya 7% bisa turun jadi 0,5% yang ujungnya2 seperti di atas, meningkatkan earning atau laba perusahaan. apalagi perusahaan yang erat hubungannya dengan keuangan. ======================================= bei5000.com
