Lho, bukannya Pak Sinto sebelumnya ada mengatakan GTBO itu naik karena fundamentalnya yg bagus? Logikanya khan kalau memang demikian, akan banyak pembeli di pasar nego, dan bahkan harga di pasar nego lebih tinggi dari pasar reguler terakhir di suspend. Nah, kenapa koq sepi di pasar nego? Kenapa pula harga di pasar nego lebih rendah dari penutupan di pasar reguler? Yakin, perusahaannya beneran bagus? :)
Jadi, dari kasus ini kita bisa lebih jelas melihat kira2 mana saham yg naiknya cenderung real, dan mana yg cenderung mark up saja. Kalau bapak merasa sudah tidak nyaman pegang saham GTBO, jual saja hari senin di pasar nego. Toh, kalau belinya di harga rendah, masih cuan lumayan toh. Hari ini terjadi transaksi di pasar nego di harga 460. Ikuti saja aturan main yg sudah ada Pak. Mengusulkan untuk dilakukan perubahan sih menurut saya oke2 saja. Tapi ketika kita marah2 sendiri akan peraturan yg sudah ada dari sebelum2nya (peraturan UMA), menurut saya jadi kurang tepat. Toh di BEI masih ada ratusan saham lainnya. Masa kegiatan trading kita hanya digantungkan di satu saham saja seperti GTBO. Khan tidak toh :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/11/25 Sinto Sugiyo <[email protected]> > > > iya Pak saya sudah tau...msalahnya klo saham disuspend,..siapa yg berani > beli di pasar nego dengan byk transaksi seperti biasa? Krn org takut kyk > ckra smmt ga jelsa kpn dibukanya lagi..seharusnya harga diserahkan pada > pasar reguler..biarlah pasar yg menentukan jgn main suspend lama2 ga tau > kpn dibukanya.. > > --- Pada *Jum, 25/11/11, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > * menulis: > > > Dari: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > Judul: [saham] Pasar Negosiasi > Kepada: [email protected] > Tanggal: Jumat, 25 November, 2011, 9:26 PM > > > > > Sekedar pengetahuan saja bagi para trader dan pelaku pasar lainnya, > di BEI itu mengenal tiga pasar: > > 1. Pasar reguler: pasar yg biasanya tempat kita jualan dan beli. > Penyerahan saham dan pembayaran adalah T+3. > 2. Pasar tunai: Hanya sesi 1 saja bukanya. Saham harus sudah tersedia > dan diserahkan hari itu bagi yg jualan. Bagi yg beli, dana sudah harus > tersedia. Alias transaksi perdagangannya adalah T+0. Biasanya yg > melakukan transaksi di pasar tunai adalah karena butuh uang cepat, > atau butuh barang cepat (karena jual melebihi jumlah barang yg > dimiliki). Perdagangan right juga dilakukan di pasar tunai. > 3. Pasar negosiasi: Penyerahan saham dan pembayaran bisa antara T+0 > s.d. T+3, tergantung kesepakatan antara pembeli dan penjual. Harga nya > pun juga bisa diluar ketentuan fraksi. Misalkan saja, kita bisa jualan > harga saham di 1111, kalau pasar reguler bisanya di 1110 atau di 1120. > Pasar negosiasi ini bisa dimanfaatkan bagi beli atau jualan dengan > jumlah odd lot, maupun dengan jumlah block besar, atau bisa juga untuk > transaksi tutup sendiri dimana dealnya sudah terjadi di luar bursa, > tinggal menjalankan "balik nama" kepemilikan saham di lantai bursa. > > Kira2 itu gambaran singkatnya. Untuk detilnya, bisa dicari > informasinya lebih jauh. > > Semoga bermanfaat. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > > > >
