Kalau informasi valid apanya yg rumor yah? Lebih baik dikasih tau jadi beres. Kalaupun anda sok salahin bapepam pemerintah? Sendiri saja ada info valid perusahaan melakukan kebohongan public tidak berani lapor.
Pantesan aja mereka makin berkembang. Gimana maju nya ini negara. Org yg ngaku dapet info valid aja masi ga berani. Info aja kalau bener berita nya nama nya bukan rumor tapi fakta. Jadi tergantung ini fakta atau emang cuman rumor. Soal dividen, Alesan ga masuk akal. Perusahaan mau bagi dividen atau tidak tergantung cara strategis itu berkembang. Ga suka cara nya jangan beli saham nya. Banyak saham lain yg bisa di pilih. Jadi bukan perusahaan di dikte cara bisnis. Memangnya sapa yang lebih ngerti bisnis nya? Sama soal right issue, perusahaan kalau right issue di gunakan untuk hal yg benar tentu akan balik lg modal nya. Karena emang lg butuh dana extra.. Jadi jangan sok pinter menyalakan semua perusahaan yang melakukan right issue. Asal boleh tau kalau right issue, juga pasti ada pihak yang beranu beli semua right nya. Dan itu jg pake duit. Bukan cuman harepin minority yg tebus. Soal ratio yah sesuai kebutuhan dan strategi perusahaan. Ada jg masyarakat di edukasi. Kalau ga percaya dengan perusahaan nya yah jgn di beli saham nya. Sent from my BlackBerry® -----Original Message----- From: Oguds <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 4 Mar 2012 12:07:23 To: PH<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Sectoral Tidak perlu saya sebutkan emitennya, nanti malah membuat rumor baru. Namun informasinya cukup valid, karena orangnya kenal secara personal. Mereka mengakui sendiri melakukan money game. Setelah perush yg dipoles laku dijual, mereka mencari saham tidur lain. Modusnya sama. Bapepam pasti tahu, karena mereka mencari informasi dari situ juga. Saya sih gak beli saham itu, cuma memberi gambaran praktek2 semacam itu nyata. Lagipula, bagaimana bisa tahu lapkeu fiktif atau tidak? Harus bisa masuk ke manajemen, yg sulit dilakukan investor umumnya. Namun saya sependapat, ada cara2 sederhana menyeleksi emiten, lihat dari sejarah pembagian dividen. Ini tidak bisa dimanipulasi. Sebab itu, saya sebenarnya sangat berharap soal dividen diintegrasikan ke aturan main. Misalnya 2th berturut2 tidak setor dividen, dengan besar minimal tertentu, sahamnya disuspend, 2th berikutnya di-delisting. Perush dinyatakan bangkrut, asetnya dijual bagi pemegang saham. Jadi emiten tidak main2 dalam berbisnis. Kita seringkali teriak bila pemerintah lalai mengelola APBN, tapi bisnis yg dijalankan swasta diserahkan begitu saja pada mekanisme pasar. Pasar di mana yg berlaku adalah hukum rimba. Nah, kalau Bapepamnya juga curut, right issue 1:10 saja dibolehkan, bagaimana bisa? Tunggu saja hukum neraka dari Tuhan. Sunday, March 4, 2012, 10:10:02 AM, you wrote: P> Perusahaan batubara yang mana? P> Sebutin aja nama nya... Rumor? P> Dan jg kalau sudah tau bermasalah fiktif kenapa masi di beli? Jadi yang salah sapa? P> Banyak tuh perusahaan yang jelas besar product nya mudah di liat. P> Jalan dikit eh ini produknya PT ini jalan dikit nah itu produk PT P> itu. semua gua ada saham nya. Maklum investor, semua di manage P> professional. Gua tinggal tunggu dividen aja goyang kaki nih mau jalan2 di mall kayak sekarang. P> Sent from my BlackBerry® P> -----Original Message----- P> From: Oguds <[email protected]> P> Sender: [email protected] P> Date: Sun, 4 Mar 2012 02:41:37 P> To: [email protected]<[email protected]> P> Reply-To: [email protected] P> Subject: Re: [saham] Re: Sectoral P> Saya ingin urun pendapat di sini. Mengetahui apa yg kita lakukan, P> sayangnya tidak cukup untuk menghadapi apa yg (akan) mereka lakukan. P> Contoh mudahnya, aksi korporasi, semisal right issue. Secara teknikal P> oke, fundamental yes, harga digiring naik, untuk kemudian dibanting P> ketika muncul rencana right issue. Ini terjadi berulang2. P> Lihat sebuah saham batubara kelas curut yg naik tajam akhir2 ini. P> Informasi ini dari orang dalam dan cukup mengejutkan. Bahwa perush P> tersebut hanya papan nama, alias tidak punya tambang. Lalu bagaimana P> lapkeu-nya? Fiktif. Apa tidak disidik oleh Bapepam? Dibayar, beres. P> Tujuan mereka memang semata2 money game, dengan kedok investasi. P> So, semakin ruwet untuk mengkategorikan mengetahui apa yg kita P> lakukan. Lapkeu saja tidak bisa dipercaya. Apalagi regulator ikut P> bermain. Market tidak pernah salah, price discount everything, bla bla P> bla... yg terjadi ya devil in the details. Banyak setannya. :-) P> Saturday, March 3, 2012, 9:37:36 PM, you wrote: dyc>> Thanks buat effort dan waktunya bang ian. dyc>> Sedikit menambah wawasan saya bang Ian. Ada bbrp faktor lg yg kl dyc>> saya jabarkan secara detail, akan terlalu panjang. Ada benarnya yang bang Ian katakan. dyc>> Saya sangat menghargai diskusi ini bang Ian, adanya kontra dan dyc>> penjelasan detail sangat saya senangi :). dyc>> Yah, jalani aja apa yg kita yakini, betul. Makanya saya tulis dyc>> diending email saya, smua kembali ke keputusan masing2. Saya tdk dyc>> ada niat memaksa. Hanya memang sampai sekrg saya jg mencari dyc>> alasan yg bisa menghilangkan penolakan nurani saya. Sejujurnya dyc>> saya jg seorg trader dan investor as well. dyc>> Thx buat insightnya bang Ian. dyc>> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> dyc>> Sender: [email protected] dyc>> Date: Sat, 3 Mar 2012 21:02:50 +0700 dyc>> To: <[email protected]> dyc>> ReplyTo: [email protected] dyc>> Subject: Re: [saham] Re: Sectoral dyc>> dyc>> "Risk comes from not knowing what you're doing." dyc>> Begitu kata Warren Buffett. dyc>> Saya coba jelaskan pernyataan2 dari email [email protected] yg tidak saya setujui semuanya. -- Tertanda, Oguds [960000031] ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
