Pak Frans, saya belum baca dan teliti lapkeu nya KARK. Sekedar catatan saja, 
mengenai lapkeu, bukan hanya soal EPS ataupun BV, tapi ada banyak hal yang 
perlu dipelajar dan dipahami khususnya untuk melihat dan menilai suatu 
perusahaan layak atau tidaknya untuk investasi.

Setelah dilakukan riset, lalu kita ukur kira2 risk dan rewardnya seperti apa 
agar bisa menentukan MM (money management) yang sesuai dengan risk profile kita 
dimana setiap orang bisa tidak sama..

WB berpesan, risk comes from not knowing what you're doing.

Saran saya, lakukanlah sesuatu yang kita kuasai dengan baik. Bila belum begitu 
menguasai, hindarilah, bila tetap ingin lakukan maka kurangi resiko dengan cara 
mengatur MM yang baik.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


Sent from my BlackBerry®


-----Original Message-----
From: frans suwardi <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 17 Aug 2012 15:17:17 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc engineering



Bang Irwan, 

Mohon agar bisa di share kenapa ada beberapa saham bisa
terjebak di  50. Saya membeli KARK pada
harga 50, namun pada waktu itu tiap hari masih ada transaksi, masih ada bid di
50. Sebelum membeli saya lihat laporan keuangan terakhir semampu saya karena
pengetahuan saya hanyalah otodidak, PER rendah, harga buku lebih tinggi, arus 
kas
sepertinya tidak buruk2 sekali, tetapi beberapa saat setelah saya beli, saya
tidak bisa jual lagi.

Terakhir diberitakan eps 2011 tidak sebesar 2010, karena tidak
memasukkan earning dari anak perusahaan yang akan IPO. Apakah mengeluarkan
pendapatan dari suatu anak perusahaan dapat dilakukan begitu saja ? Kalau tidak 
salah harus melalui proses spin off, kalau tidak hal itu akan
merugikan pemegang saham non pengendali termasuk pemegang saham retail.

Mohon pencerahannya Bang, agar lain kali tidak terjebak
lagi, terus terang sejak kasus KARK saya skeptic sekali terhadap laporan
keuangan, apalagi ada beberapa perusahaan yang bisa mengalami kerugian selisih
kurs setiap tahun dalam jumlah cukup besar, bahkan kadang-kadang kerugian 
selisih
kursnya lebih besar dari laba bruto. 



--- On Fri, 8/17/12, Irwan <[email protected]> wrote:

From: Irwan <[email protected]>
Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc engineering
To: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Friday, August 17, 2012, 1:44 AM
















 



  


    
      
      
      Ada yg bisa informasikan disini, bagian mana dari lapkeu GTBO yg tidak 
sesuai dengan prinsip pelaporan maupun adanya financial engineering?Atau 
tentang apanya yang dianggap tidak sesuai?
Dengan adanya lapkeu GTBO yg seperti itu, terus terang malah saya jadi curiga 
denga perusahaan batubara lainnya yg mencatatkan laba yg kecil, bahkan ada yg 
merugi. Justru diperusahaan batubara yg seperti ini yg patut dicurigai adanya 
kecurangan seperti misal terjadinya tranfer pricing. 
Transfer pricingnya bisa dengan dua cara. pertama, dengan cara biaya2    
dibengkakkan dgn teknik beberapa pekerjaan disub khan ke perusahaan lain (bukan 
perusahaan go public) yg sebenarnya masih kelompoknya dan dgn biaya yg tingg, 
atau suplier menggunakan perusahaan kelompoknya sendiri ( bukan perusahaan go 
public) sehingga perusahaan batubara tsb untungnya jadi kecil.  Cara kedua 
adalah dengan menjual batubara ke perusahaan perantara (bukan end userr) dgn 
harga kontrak yg rendah dgn jangka waktu yg panjang (biasanya kontrak jangka 
panjang dibuat saat harga batubara lagi rendah). Perusahaan perantara itu yg 
nantinya menjual ke end user dgn harga normal. Cara ini membuat pendapatan 
perusahaan batubara yg sudah go public itu menjadi rendah sehingga laba 
perusahaan menjadi rendah.
Untuk GTBO, saya melihat justru mereka tidak aneh2, sangat simple saja 
bisnisnya. Orang pajak justru jadi senang karena laba yg tinggi berarti bayar 
pajaknya juga jadi besar. GTBO jual batubaranya denga teknik yg tidak biasanya. 
Dia menjual batubara dgn cara menjual hak memperoleh sejumlah volume tertentu 
dimana pembeli yg harus menggali sendiri dengan biaya sendiri, segala pajak yg 
berhubungan dengan batubara tsb jadi tanggungan pembeli. Pembayaran dilakukan 
untuk kontrak per 12 bulan, dimana tidak bisa dibatalkan. Sehingga secara 
akuntansi situasi seperti ini sudah bisa diakui sebagai pendapatan perusahaan.
Jadi sejauh ini saya belum melihat ada keanehan di laporan keuangan GTBO. 
Memang lapkeunya cukup mengejutkan krn tidak seperti biasanya lapkeu perusahaan 
batubara lainnya, tapi secara akuntansi, belum ada prinsip akuntansinyg 
dilanggar juga logika transaksinya saya lihat masih wajar dan malah menarik 
ygnseharusnya bisa dicontoh oleh perusahaan batubara lainnya yg sudah go public 
tapi tidak mampu mencetak laba yg baik. Entah karena manajemennya yang 
kinerjanya payah,matau malah mungkin otak manajernya yg terlalu jenius sehingga 
sangat pintar melakukan financial engineering untuk membuat labanya jadi kecil.
Itulah yg saya lihat sejauh ini. Bila ada yang melihat lain, silakan 
disharingkan saja opininya disini. :)
catatan: Saya sudah tidak memiliki saham GTBO saat ini.
jabat erat,Irwan Ariston Napitupulu

Sent from my iPad2
On Aug 17, 2012, at 10:58 AM, frans suwardi <[email protected]> wrote:


Memang Mss Katrin, BEI atau Bapepam atau instansi manapun yang seharusnya 
berkewajiban melindungi investor retail, entah dgn suatu tujuan tertentu entah 
dgn suatu alasan tertentu, menutup mata atau sangat toleran atau kuatir 
terganggu eksistensinya atau ngapain susah2, nggak kerja aja gaji masuk terus. 
Financial statement/ Accounting engineering seperti ini menjadi legal. Paradox, 
mau meningkatkan jumlah investor pasar modal, namun rekayasa laporan keuangan 
dibiarkan. Berapa banyak korban PSMD, MYOH, TMPI dulu, KARK, STAR dll ?         
  

--- On Tue, 8/14/12, katrin <[email protected]> wrote:

From: katrin <[email protected]>
Subject: Re: [saham] GTBO
To:
 [email protected]
Date: Tuesday, August 14, 2012, 11:23 PM
















 



    
      
      
      












Hehehehe he one of the trickiest financial/accounting engineering :d

Maybe only in IDX, only in Indonesia....:d
sent with love®From:  "hakitrader" <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Wed, 15 Aug 2012 10:13:55 +0700To: <[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: Re: [saham] GTBO

 



    
      
      
      


GTBO FA nya bagus ROE > 148% EPS 
> 751
<fa2012-08-13-14-50-32.png>
 

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Harry 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, August 15, 2012 9:58 
  AM
  Subject: Re: [saham] Kark
  
  
  
  GTBO hebat juga sampai sekarang masih di atas 5000, kirain bakal bernasib 
  sama seperti MYOH.


  2012/8/15 hakitrader <[email protected]>

  
      
    
    
    
    
    Kalo ngomongin Kark ganti 
    judulnya
    Smmt hari ini naik lagi > 3%, confirm 
    jadi the next 
  GTBO


  


    
     

    










    
     











    
     

    
    






  









Kirim email ke