GTBO dalam posisi sideways panjang,primary trend rasanya sudah usai walaupun tak tertutup kemungkinan breakout lagi. Sekarang lagi hot SMMT dan TMPI,buat yang ingin ikutan harus siap BHSH gak bisa tawar menawar. Trading aja sesuai peak through/darvas box/fractal,exit ketika support jebol Sent from my phone® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: "hakitrader" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 17 Aug 2012 19:29:58 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc engineering Tentu sudah dipikir masak masak beberapa hari yg lalu saya jual sebagian di 5500 dan 5650, masih tetap cuan. ----- Original Message ----- From: D.J Ohan To: [email protected] Sent: Friday, August 17, 2012 7:23 PM Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc engineering pokoknya apapun ceritanya....bagi yang mau masuk trading ataupun invest GTBO di harga 5000 an coba dipikir dengan akal sehat....supaya ga LOSS besar ------------------------------------------------------------------------------ From: hakitrader <[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, August 17, 2012 5:32 PM Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc engineering Betul bang, Saya masuk keluar GTBO puluhan kali sejak harganya masih seratusan, yg penting selalu cuan hanya pernah jual loss satu kali, terakhir masuk di 5400 dan masih dihold. ----- Original Message ----- From: Irwan Ariston Napitupulu To: [email protected] Sent: Friday, August 17, 2012 5:18 PM Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc engineering Transaksi seperti GTBO, pajaknya hanya soal pajak pendapatan/penghasilan. Perhitungannya akan dilakukan akhir tahun buku/fiskal. Tahun 2003, saham BUMI waktu itu disekitar 100 perak. BUMI melakukan transaksi akuisisi yang waktu itu tidak lazim. Mengakuisisi perusahaan besar yang bisa dibilang melakukannya tanpa modal. Pendanaannya pun dengan bunga tinggi dan dalam mata uang dollar. Ada beberapa orang yang tipenya berani masuk dan besar bersama dengan perusahaan, ada juga orang yang menunggu tunggu perusahaannya besar dulu baru masuk agar resikonya berkurang walaupun potensi keuntungannya pun juga jauh berkurang. Yang manapun pilihan anda, silakan sesuaikan dengan gaya investasi masing2 saja. Tak ada soal benar atau salah dalam hal investasi/trading. Yang ada hanyalah profit atau loss :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu Sent from my BlackBerry® ---------------------------------------------------------------------------- From: Kelinci Akol <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 17 Aug 2012 16:00:59 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc engineering GTBO secara PSAK legal koq.. Cuman tidak "umum" Secara hukum masih ditinjau.. Apakah tidakan pejualan seperti itu "LEGAL" secara hukum Indonesia Secara "PAJAK" tidak bisa dinilai karena perusahaan tidak membukukan pajak di first half 2012 Jadi dari 3 sisi (pajak, akutansi, hukum) gtbo score 1-0 Karena yang PAJAK dan HUKUM masih nunggu Kalau buat invest.. Tunggu 3 tahun lagi aja.. Tunggu historical eps stabil. Buat trading.. Tunggu TA cakep Note: pengalaman pribadi.. Kalau pake ilmu aneh-aneh.. Biasanya sahamnya cuman sanggup bertahan max 9 bulan.. Setelah itu downtrend abadi On Aug 17, 2012 12:44 PM, "Irwan" <[email protected]> wrote: Ada yg bisa informasikan disini, bagian mana dari lapkeu GTBO yg tidak sesuai dengan prinsip pelaporan maupun adanya financial engineering? Atau tentang apanya yang dianggap tidak sesuai? Dengan adanya lapkeu GTBO yg seperti itu, terus terang malah saya jadi curiga denga perusahaan batubara lainnya yg mencatatkan laba yg kecil, bahkan ada yg merugi. Justru diperusahaan batubara yg seperti ini yg patut dicurigai adanya kecurangan seperti misal terjadinya tranfer pricing. Transfer pricingnya bisa dengan dua cara. pertama, dengan cara biaya2 dibengkakkan dgn teknik beberapa pekerjaan disub khan ke perusahaan lain (bukan perusahaan go public) yg sebenarnya masih kelompoknya dan dgn biaya yg tingg, atau suplier menggunakan perusahaan kelompoknya sendiri ( bukan perusahaan go public) sehingga perusahaan batubara tsb untungnya jadi kecil. Cara kedua adalah dengan menjual batubara ke perusahaan perantara (bukan end userr) dgn harga kontrak yg rendah dgn jangka waktu yg panjang (biasanya kontrak jangka panjang dibuat saat harga batubara lagi rendah). Perusahaan perantara itu yg nantinya menjual ke end user dgn harga normal. Cara ini membuat pendapatan perusahaan batubara yg sudah go public itu menjadi rendah sehingga laba perusahaan menjadi rendah. Untuk GTBO, saya melihat justru mereka tidak aneh2, sangat simple saja bisnisnya. Orang pajak justru jadi senang karena laba yg tinggi berarti bayar pajaknya juga jadi besar. GTBO jual batubaranya denga teknik yg tidak biasanya. Dia menjual batubara dgn cara menjual hak memperoleh sejumlah volume tertentu dimana pembeli yg harus menggali sendiri dengan biaya sendiri, segala pajak yg berhubungan dengan batubara tsb jadi tanggungan pembeli. Pembayaran dilakukan untuk kontrak per 12 bulan, dimana tidak bisa dibatalkan. Sehingga secara akuntansi situasi seperti ini sudah bisa diakui sebagai pendapatan perusahaan. Jadi sejauh ini saya belum melihat ada keanehan di laporan keuangan GTBO. Memang lapkeunya cukup mengejutkan krn tidak seperti biasanya lapkeu perusahaan batubara lainnya, tapi secara akuntansi, belum ada prinsip akuntansinyg dilanggar juga logika transaksinya saya lihat masih wajar dan malah menarik ygnseharusnya bisa dicontoh oleh perusahaan batubara lainnya yg sudah go public tapi tidak mampu mencetak laba yg baik. Entah karena manajemennya yang kinerjanya payah,matau malah mungkin otak manajernya yg terlalu jenius sehingga sangat pintar melakukan financial engineering untuk membuat labanya jadi kecil. Itulah yg saya lihat sejauh ini. Bila ada yang melihat lain, silakan disharingkan saja opininya disini. :) catatan: Saya sudah tidak memiliki saham GTBO saat ini. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu Sent from my iPad2 On Aug 17, 2012, at 10:58 AM, frans suwardi <[email protected]> wrote: Memang Mss Katrin, BEI atau Bapepam atau instansi manapun yang seharusnya berkewajiban melindungi investor retail, entah dgn suatu tujuan tertentu entah dgn suatu alasan tertentu, menutup mata atau sangat toleran atau kuatir terganggu eksistensinya atau ngapain susah2, nggak kerja aja gaji masuk terus. Financial statement/ Accounting engineering seperti ini menjadi legal. Paradox, mau meningkatkan jumlah investor pasar modal, namun rekayasa laporan keuangan dibiarkan. Berapa banyak korban PSMD, MYOH, TMPI dulu, KARK, STAR dll ? --- On Tue, 8/14/12, katrin <[email protected]> wrote: From: katrin <[email protected]> Subject: Re: [saham] GTBO To: [email protected] Date: Tuesday, August 14, 2012, 11:23 PM Hehehehe he one of the trickiest financial/accounting engineering :d Maybe only in IDX, only in Indonesia....:d sent with love® ---------------------------------------------------------------- From: "hakitrader" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 15 Aug 2012 10:13:55 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] GTBO GTBO FA nya bagus ROE > 148% EPS > 751 <fa2012-08-13-14-50-32.png> ----- Original Message ----- From: Harry To: [email protected] Sent: Wednesday, August 15, 2012 9:58 AM Subject: Re: [saham] Kark GTBO hebat juga sampai sekarang masih di atas 5000, kirain bakal bernasib sama seperti MYOH. 2012/8/15 hakitrader <[email protected]> Kalo ngomongin Kark ganti judulnya Smmt hari ini naik lagi > 3%, confirm jadi the next GTBO
