pokoknya apapun ceritanya....bagi yang mau masuk trading ataupun invest GTBO di 
harga 5000 an coba dipikir dengan akal sehat....supaya ga LOSS besar



________________________________
 From: hakitrader <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Friday, August 17, 2012 5:32 PM
Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc engineering
 

  
Betul bang, 
Saya masuk keluar GTBO puluhan 
kali sejak harganya masih seratusan, yg penting selalu cuan hanya pernah jual 
loss satu kali, terakhir masuk di 5400 dan masih 
dihold.   
----- Original Message ----- 
>From: Irwan  Ariston Napitupulu 
>To: [email protected] 
>Sent: Friday, August 17, 2012 5:18  PM
>Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi  fin statement orc acc engineering
>
>  
>
>Transaksi seperti GTBO, pajaknya hanya soal pajak 
  pendapatan/penghasilan. Perhitungannya akan dilakukan akhir tahun 
  buku/fiskal.
>
>Tahun 2003, saham BUMI waktu itu disekitar 100 perak. BUMI 
  melakukan transaksi akuisisi yang waktu itu tidak lazim. Mengakuisisi 
  perusahaan besar yang bisa dibilang melakukannya tanpa modal. Pendanaannya 
pun 
  dengan bunga tinggi dan dalam mata uang dollar. 
>
>Ada beberapa orang 
  yang tipenya berani masuk dan besar bersama dengan perusahaan, ada juga orang 
  yang menunggu tunggu perusahaannya besar dulu baru masuk agar resikonya 
  berkurang walaupun potensi keuntungannya pun juga jauh berkurang.
>
>Yang 
  manapun pilihan anda, silakan sesuaikan dengan gaya investasi masing2 
  saja.
>
>Tak ada soal benar atau salah dalam hal investasi/trading. Yang 
  ada hanyalah profit atau loss :)
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston 
  Napitupulu
>
>Sent from my BlackBerry®
>
>________________________________
> 
>From: Kelinci Akol <[email protected]> 
>Sender: [email protected] 
>Date: Fri, 17 Aug 2012 16:00:59 +0700
>To: <[email protected]>
>ReplyTo: [email protected] 
>Subject: Re: [saham] GTBO dan legalisasi fin statement orc acc  engineering
>
>
>GTBO secara PSAK legal koq.. Cuman tidak "umum"
>Secara hukum masih ditinjau.. Apakah tidakan pejualan seperti itu "LEGAL"  
>secara hukum Indonesia
>Secara "PAJAK" tidak bisa dinilai karena perusahaan tidak membukukan pajak  di 
>first half 2012
>Jadi dari 3 sisi (pajak, akutansi, hukum) gtbo score 1-0
>Karena yang 
  PAJAK dan HUKUM masih nunggu
>Kalau buat invest.. Tunggu 3 tahun lagi aja.. Tunggu historical eps  stabil.
>Buat trading.. Tunggu TA cakep
>Note: pengalaman pribadi.. Kalau pake ilmu aneh-aneh.. Biasanya sahamnya  
>cuman sanggup bertahan max 9 bulan.. Setelah itu downtrend abadi
>
>On Aug 17, 2012 12:44 PM, "Irwan" <[email protected]> wrote:
>
> 
>>  
>>Ada yg bisa informasikan disini, bagian mana dari lapkeu GTBO yg tidak  
>>sesuai dengan prinsip pelaporan maupun adanya financial engineering?
>>Atau tentang apanya yang dianggap tidak sesuai?
>>
>>
>>Dengan adanya lapkeu GTBO yg seperti itu, terus terang malah saya jadi  
>>curiga denga perusahaan batubara lainnya yg mencatatkan laba yg kecil,  
>>bahkan ada yg merugi. Justru diperusahaan batubara yg seperti ini yg patut  
>>dicurigai adanya kecurangan seperti misal terjadinya tranfer  pricing. 
>>
>>
>>Transfer pricingnya bisa dengan dua cara. pertama, dengan cara biaya2     
>>dibengkakkan dgn teknik beberapa pekerjaan disub khan ke  perusahaan lain 
>>(bukan perusahaan go public) yg sebenarnya masih kelompoknya  dan dgn biaya 
>>yg tingg, atau suplier menggunakan perusahaan kelompoknya  sendiri ( bukan 
>>perusahaan go public) sehingga perusahaan batubara tsb  untungnya jadi kecil. 
>> Cara kedua adalah dengan menjual batubara ke  perusahaan perantara (bukan 
>>end userr) dgn harga kontrak yg rendah dgn  jangka waktu yg panjang (biasanya 
>>kontrak jangka panjang dibuat saat harga  batubara lagi rendah). Perusahaan 
>>perantara itu yg nantinya menjual ke end  user dgn harga normal. Cara ini 
>>membuat pendapatan perusahaan batubara yg  sudah go public itu menjadi rendah 
>>sehingga laba perusahaan menjadi  rendah.
>>
>>
>>Untuk GTBO, saya melihat justru mereka tidak aneh2, sangat simple saja  
>>bisnisnya. Orang pajak justru jadi senang karena laba yg tinggi berarti  
>>bayar pajaknya juga jadi besar. GTBO jual batubaranya denga teknik yg tidak  
>>biasanya. Dia menjual batubara dgn cara menjual hak memperoleh sejumlah  
>>volume tertentu dimana pembeli yg harus menggali sendiri dengan biaya  
>>sendiri, segala pajak yg berhubungan dengan batubara tsb jadi tanggungan  
>>pembeli. Pembayaran dilakukan untuk kontrak per 12 bulan, dimana tidak bisa  
>>dibatalkan. Sehingga secara akuntansi situasi seperti ini sudah bisa diakui  
>>sebagai pendapatan perusahaan.
>>
>>
>>Jadi sejauh ini saya belum melihat ada keanehan di laporan keuangan  GTBO. 
>>Memang lapkeunya cukup mengejutkan krn tidak seperti biasanya lapkeu  
>>perusahaan batubara lainnya, tapi secara akuntansi, belum ada prinsip  
>>akuntansinyg dilanggar juga logika transaksinya saya lihat masih wajar dan  
>>malah menarik ygnseharusnya bisa dicontoh oleh perusahaan batubara lainnya  
>>yg sudah go public tapi tidak mampu mencetak laba yg baik. Entah karena  
>>manajemennya yang kinerjanya payah,matau malah mungkin otak manajernya yg  
>>terlalu jenius sehingga sangat pintar melakukan financial engineering untuk  
>>membuat labanya jadi kecil.
>>
>>
>>Itulah yg saya lihat sejauh ini. Bila ada yang melihat lain, silakan  
>>disharingkan saja opininya disini. :)
>>
>>
>>catatan: Saya sudah tidak memiliki saham GTBO saat ini.
>>
>>
>>jabat erat,
>>Irwan Ariston Napitupulu
>>
>>
>>
>>Sent from my iPad2
>>
>>On Aug 17, 2012, at 10:58 AM, frans suwardi <[email protected]> wrote:
>>
>>
>>
>>>Memang Mss Katrin, BEI atau Bapepam atau instansi 
            manapun yang seharusnya berkewajiban melindungi investor retail, 
            entah dgn suatu tujuan tertentu entah dgn suatu alasan tertentu, 
            menutup mata atau sangat toleran atau kuatir terganggu 
eksistensinya 
            atau ngapain susah2, nggak kerja aja gaji masuk terus. Financial 
            statement/ Accounting engineering seperti ini menjadi legal. 
            Paradox, mau meningkatkan jumlah investor pasar modal, namun 
            rekayasa laporan keuangan dibiarkan. Berapa banyak korban PSMD, 
            MYOH, TMPI dulu, KARK, STAR dll ? 
                      
>>>
>>>--- 
            On Tue, 8/14/12, katrin <[email protected]> wrote:
>>>
>>>
>>>>From: katrin 
              <[email protected]>
>>>>Subject: Re: [saham] 
              GTBO
>>>>To: [email protected]
>>>>Date: Tuesday, August 
              14, 2012, 11:23 PM
>>>>
>>>>
>>>>  
>>>>Hehehehe he one of the trickiest financial/accounting  engineering :d
>>>>
>>>>Maybe only in IDX, only in 
              Indonesia....:d
>>>>
>>>>sent with love®
>>>>________________________________
>>>> 
>>>>From: "hakitrader" <[email protected]> 
>>>>Sender: [email protected] 
>>>>Date: Wed, 15 Aug 2012 10:13:55 +0700
>>>>To: <[email protected]>
>>>>ReplyTo: [email protected] 
>>>>Subject: Re: [saham] GTBO
>>>>
>>>>  
>>>>GTBO FA nya bagus ROE >  148% EPS > 751
>>>><fa2012-08-13-14-50-32.png>
>>>> 
>>>>----- Original Message ----- 
>>>>>From: Harry 
>>>>>To: [email protected] 
>>>>>Sent: Wednesday, August 15,  2012 9:58 AM
>>>>>Subject: Re: [saham]  Kark
>>>>>
>>>>>  
>>>>>GTBO hebat juga sampai sekarang masih di atas 5000, kirain  bakal bernasib 
>>>>>sama seperti MYOH.
>>>>>
>>>>>
>>>>>2012/8/15 hakitrader <[email protected]>
>>>>>
>>>>> 
>>>>>>  
>>>>>>Kalo ngomongin Kark ganti  judulnya
>>>>>>Smmt hari ini naik lagi >  3%, confirm jadi the next  GTBO
>>>>>>
>>>>> 
 

Kirim email ke