Lagi bertanya2 neh dalam hati. Kenapa ya kepadatan populasi burung di disturbed 
habitat (habitat yg terganggu oleh aktivitas atau habitasi manusia, misalnya 
pedesaan atau bahkan perkotaan) seringkali lebih tinggi dibanding di habitat 
asli (hutan alam, yg tak dihuni manusia)? Gw sering masuk hutan, terutama hutan 
sub-montane, bukan hutan pantai atau dataran rendah. Seringnya yg gw alami 
adalah sunyi sepi, tak terlihat atau terdengar ada burung. Kalaupuan ada, jauh 
dan jarang banget terdengar atau terlihat.

Padahal kalo di pedesaan jauh lebih mudah (dan otomatis jauh lebih sering) kita 
bisa liat atau mendengar kehadiran burung. Di perkotaan juga seringkali jauh 
lebih mudah ngeliat burung dibanding di hutan alam. Dan kehadirannya bukan cuma 
satu-dua seperti di hutan alam, tapi sering berpuluh2 sekaligus.

Kenapa yaaa????



      

Kirim email ke