tambahan lex,
ada sebuah teori mengenai edge efek, atau efek tepi, dimana kecenderungan 
keanekaragaman jenis di suatu edge atau perbatasan dua atau lebih tipe habitat 
lebih tinggi dibandingkan dengan keanekaragaman di habitat inti.
penyebabnya diindikasikan karena wilayah perbatasan tersebut mendapatkan 
pengaruh dari habitat-habitat inti disekitarnya.
namun ada beberapa argumen yang menyatakan bahwa populasi jenis yang berada di 
wilayah perbatasan ini cenderung tidak stabil.



--- On Mon, 11/23/09, andhy ps <[email protected]> wrote:

From: andhy ps <[email protected]>
Subject: Re: [SBI-InFo] Kenapa populasi burung di disturbed habitat lebih 
tinggi dibanding di habitat asli?
To: [email protected]
Date: Monday, November 23, 2009, 2:56 PM







 



  


    
      
      
      iya pak hasto, penyebab lainnya seperti
-makanan, seperti burung pemakan
serangga dan pemakan biji yang dengan mudah mendapatkan makanan pada
habitat pedesaan/perkotaan. 
-interaksi antara pemangsa dan satwa mangsa yang sedikit, bahkan tidak ada. 

salam
alex






From: Hasto P Irawan <hpirawan2005@ yahoo.com>
To: sbi-i...@yahoogroup s.com
Sent: Mon, November 23, 2009 5:20:01 PM
Subject: Re: [SBI-InFo] Kenapa populasi burung di disturbed habitat lebih 
tinggi dibanding di habitat asli?









 



    
      
      
      Thanks infonya yg mencerahkan, Mas Andy.. Cukup masuk akal juga:-) Memang 
burung pedesaan dan perkotaan cenderung lebih homogen dan terbatas jenisnya, 
walau jumlah individunya terkadang banyak..

Kalo penyebab/kemungkina n lain apa mungkin ada? Misalnya ketersediaan pakan yg 
lebih banyak? Semisal adanya pakan dari limbah manusia, atau serangga yg hidup 
dari limbah manusia (di kota), atau adanya crop (tanaman pertanian) yg 
menghasilkan buah jauh lebih banyak (dan lebih bernutrisi) dibanding hutan 
alam...dan menyebabkan serangga atau hama pemakan tanaman pertanian juga lebih 
banyak (yg bisa jadi makanan burung juga)?
 Yg mana hal itu bisa mendukung populasi burung lebih banyak dibanding hutan 
alam (walau jenisnya terbatas/homogen) ??

Thx

--- On Sun, 11/22/09, andhy ps
 <manux_...@yahoo. com> wrote:

From: andhy ps <manux_...@yahoo. com>
Subject: Re: [SBI-InFo] Kenapa populasi burung di disturbed habitat lebih 
tinggi dibanding di habitat asli?
To: sbi-i...@yahoogroup s.com
Date: Sunday, November 22, 2009, 8:50 AM







 



    
      
      
      -Pada habitat hutan yang memiliki vegetasi beragam memungkinkan burung 
bersembunyi pada tajuk-tajuk pohon yang tinggi atau tumbuhan bawah dengan 
suasana yang gelap sehingga tak terlihat pada waktu pengamatan, karena 
burung-burung tersebut seperti melakukan adaptasi morfologi seperti burung yang 
hidup di tajuk-tajuk pohon memiliki warna bulu (hijau) menyerupai warna daun, 
sedangkan jenis burung yang hidup dilantai hutan/tumbuhan bawah memiliki warna 
gelap (coklat). Jenis burung hutan sangat peka terhadap kehadiran manusia. 
Sedangkan di pedesaan/perkotaan yang memiliki vegetasi sedikit dan homogen 
sangat mudah untuk melihat burung dan burung-burung tersebut sudah terbiasa 
dengan manusia.

-Burung hutan termasuk
 dalam interior spesies yaitu jenis burung yang hanya bisa hidup di hutan, 
sedangkan burung di pedesaan/perkotaan termasuk dalam exterior spesies yaitu 
jenis burung yang dapat hidup pada beberapa tipe habitat

salam 
alex




From: Hasto P Irawan <hpirawan2005@ yahoo.com>
To: sbi-i...@yahoogroup s.com
Sent: Fri, November 20, 2009 9:16:52 PM
Subject: [SBI-InFo] Kenapa populasi burung di disturbed habitat lebih tinggi 
dibanding di habitat asli?









 



    
      
      
      Lagi bertanya2 neh dalam hati. Kenapa ya kepadatan populasi burung di 
disturbed habitat (habitat yg terganggu oleh aktivitas atau habitasi manusia, 
misalnya pedesaan atau bahkan perkotaan) seringkali lebih tinggi dibanding di 
habitat asli (hutan alam, yg tak dihuni manusia)? Gw sering masuk hutan, 
terutama hutan sub-montane, bukan hutan pantai atau dataran rendah. Seringnya 
yg gw alami adalah sunyi sepi, tak terlihat atau terdengar ada burung. 
Kalaupuan ada, jauh dan jarang banget terdengar atau terlihat.

Padahal kalo di pedesaan jauh lebih mudah (dan otomatis jauh lebih
 sering) kita bisa liat atau mendengar kehadiran burung. Di perkotaan juga 
seringkali jauh lebih mudah ngeliat burung dibanding di hutan alam. Dan 
kehadirannya bukan cuma satu-dua seperti di hutan alam, tapi
 sering berpuluh2 sekaligus.

Kenapa yaaa????





      

    
     









      

    
     



 







      

    
     









      

    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke