yups hampir mirip polanya kayak di hutan primer dan sekunder

--- Pada Sen, 23/11/09, imanuddin <[email protected]> menulis:

Dari: imanuddin <[email protected]>
Judul: Re: [SBI-InFo] Kenapa populasi burung di disturbed habitat lebih tinggi 
dibanding di habitat asli?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 23 November, 2009, 10:19 PM







 



  


    
      
      
      


Ini pertanyaan yang sangat menarik, dan saya pikir ini 
fenomena unik yang juga dijumpai oleh banyak ahli burung. Gangguan yang 
terjadi pada hutan memang betul dapat meningkatkan keanekaragaman spesies 
burung, namun ini juga tergantung pada level gangguan dan juga sensitifitas 
spesies atau famili. Pada gangguan tingkat rendah hingga menengah 
 pada suatu hutan sangat mungkin untuk mningkatkan keanekaragaman spesies. 
Hal ini terjadi karena kondisi habitat menjadi lebih heterogen dengan adanya 
tajuk yang terbuka. Kondisi ini mengakibatkan adanya penambahan spesies yang 
biasanya menyukai daerah terbuka. Namun pada tingkatan gangguan yang parah 
keanekaragaman spesies akan menurun meskipun akan kembali meningkat jika 
terjadi pemulihan habitat. Biasanya spesies yang mengalami penurunan jumlah 
adalah jenis pemakan serangga yang hidup di bawah tajuk. Sebagai contoh 
penelitian yang saya lakukan di TN Bukit Barisan Selatan pada hutan primer dan 
sekunder, terjadi penurunan yang significan pada jumlah spesies anggota famili 
Timaliidae yang merupakan kelompok pemakan serangga. Di hutan primer saya 
menjumpai 13 spesies namun di hutan sekunder hanya terdapat 5 spesies. 
Meskipun demikian secara keseluruhan jumlah spesies di hutan primer dan hutan 
sekunder di lokasi yang saya teliti sama hanya saja komposisi spesies yang 
menyusunnya berbeda. Di hutan primer lebih banyak spesies yang menyukai daerah 
terbuka seperti anggota pycnonotidae dan anggota sylviidae. Sedangkan di hutan 
primer lebih banyak spesies yang menyukai hutan rapat seperti 
Timaliidae.
 
Iman

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Hasto P 
  Irawan 
  To: sbi-i...@yahoogroup s.com 
  Sent: Friday, November 20, 2009 9:16 
  PM
  Subject: [SBI-InFo] Kenapa populasi 
  burung di disturbed habitat lebih tinggi dibanding di habitat asli?
  
  
  
  
  
    
    
      Lagi bertanya2 neh dalam hati. Kenapa ya kepadatan 
        populasi burung di disturbed 
        habitat (habitat yg terganggu oleh aktivitas atau habitasi 
        manusia, misalnya pedesaan atau bahkan perkotaan) seringkali lebih 
        tinggi dibanding di habitat asli (hutan alam, yg tak dihuni manusia)? 
Gw 
        sering masuk hutan, terutama hutan sub-montane, bukan hutan pantai atau 
        dataran rendah. Seringnya yg gw alami adalah sunyi sepi, tak terlihat 
        atau terdengar ada burung. Kalaupuan ada, jauh dan jarang banget 
        terdengar atau terlihat.

Padahal kalo di pedesaan jauh lebih 
        mudah (dan otomatis jauh lebih sering) kita bisa liat atau mendengar 
        kehadiran burung. Di perkotaan juga seringkali jauh lebih mudah ngeliat 
        burung dibanding di hutan alam. Dan kehadirannya bukan cuma satu-dua 
        seperti di hutan alam, tapi sering berpuluh2 sekaligus.

Kenapa 
        yaaa????




    
     

    
    


 



  






      Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? Temukan 
jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke