Kalu orang Khe dibandingkan dengan orang Hakka,apa bedanya????
Kalu orang Khe dari Singkawang dan orang Khe dan Pulau Jawa apa bedanya juga.
Kalu orang Khe dibandingkan dengan orang Hakka dari daerah Sze Yap,Sam Yap, di China Selatan apa bedanya juga??

willy julius <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya sependapat dengan apa yang dikatakan Winny.  kalo
generasi muda spt kami sedikit demi sedikit mulai
kehilangan kata-kata dari bahasa leluhur kita.

Pertama kali saya datang ke Skw saya sempat kaget
mendengar orang bicara. Kasar sekali pikir saya.
Terus terang walaupun tidak bisa bahasa khek tapi saya
sering mendengar percakapan bapak saya dengan
kawan-kawannya dengan bhs khek. mereka berbicara lebih
lembut dibandingkan dengan khek Skw. kebetulan saya
berasal dari Lampung.

Sejak saya kuliah di Jakarta, saya merasa lebih cepat
akrab dengan sesama orang khek walaupun bukan satu
daerah. Bahkan kalo diejek sama orang tionghoa yang
bukan kek kita sudah punya ilmu simpanan untuk
membalas (hahahaha..kenangan masa kuliah). Tapi bukan
berarti tidak berteman dengan yang lain.

Walaupun bukan berasal dari Skw, Bapak saya selalu
bercerita pada kami (anak2nya) saat kecil tentang Low
Phan Pak (tolong betulkan kalo salah tulis). Pendiri
Rep. Lan Fang. ia memuji kepemimpina & keberaniannya.
kebetulan kami satu marga. terlepas dari itu semua
saya sebagai generasi muda khek tetap merasa orang
khek. Dan sebagai orang tionghoa yang menganut asal
patrilineal (ikut keturunan ayah), maka saya akan
menanamkan budaya leluhur pada keturunan saya. Tentu
saja dengan memberi kebebasan mereka untuk memilih.
tapi rasa memiliki akan budaya leluhur itu yang perlu
kita tanamkan. jangan sampai generasi berikutnya makin
"terhilang" akar budaya leluhur.

Sebagai generasi muda khek, sudah saatnya kita
memikirkan adanya suatu wadah untuk kita berkumpul,
berdiskusi dan memberi solusi bagi permasalahan sedang
kita hadapi. jangan biarkan pemikiran dan visi yang
briliant untuk memajukan masyarakat khek dari generasi
kita, hilang begitu saja ditelan waktu.

Saya ingin masukan dari saudara-saudara yang lain.  

SAlam

Willy


--- Winny - <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ngga kepikiran sama sekali bahasa hakka-nya cemburu
> atau turut berduka cita. Memang sekarang dalam
> pergaulan sehari2, bahasa hakka di singkawang banyak
> dicampur dengan bahasa indonesia. Kalo ada yg
> ngomong hakka seratus persen, seringkali saya tidak
> mengerti. Bahkan dulu kalo ngomong sama nenek
> rasanya minder karena ada kata2 yang ngga tau (cuman
> tau bahasa indo-nya doank). Pernah waktu itu, saya
> dikasi tau nenek soal tsunami di aceh. Tapi karena
> ngga ngerti kata 'tsunami' itu, saya cuman oo..
> doank. Setelah baca berita di koran, baru kepikiran
> kalo yang dimaksudkan nenek itu soal tsunami.
> (malunya...)
>   Sekarang saya lagi kuliah di sacramento,
> california, tetapi masih di college. Di kota saya
> (posesif banget), orang indo-nya ngga banyak. Di
> gereja sih ada beberapa keluarga hakka cuman mereka
> dari sumatra. Karena ngga pd ngomong hakka (soalnya
> beda sendiri), kadang2 saya menjawab dalam bahasa
> indo. Sekarang sih rasanya malu.. harusnya bangga
> donk ama hakka singkawang (barang langka). hehehe..
>   mungkin saya bisa cerita dikit soal chinese di
> sini. Banyak sekali orang canton, jadi rata2 mereka
> bisa cantonese. Ada juga komunitas dari china
> daratan yang cuman bisa ngomong mandarin. Tetapi
> sepertinya yang lebih populer di sini adalah
> cantonese. Setau saya kalo di china, karakter
> hurufnya itu sudah yang disederhanakan. Tetapi kalo
> di sini ke restoran cina ato china town, karakter
> hurufnya itu memang yang masih tradisional.
> Sebenarnya kita bisa hidup di amerika tanpa bahasa
> inggris sama sekali, khususnya yang komunitasnya
> banyak seperti chinese, mexican, ... Bayangkan kalo
> tinggal di china town, mo apa az uda ada. Mereka
> banyak buka usaha seperti toko dan restoran. Kalo
> perlu barang lain, tinggal beli di supermarket yang
> bisa ngga pakai ngomong karena kita melayani diri
> sendiri.
>   Namun, generasi2 selanjutnya fasih bahasa inggris
> karena sekolah pakai bahasa inggris. mereka
> seringkali hanya memakai bahasa ibu di keluarga dan
> menurut saya kalo pada generasi yg selanjutnya lagi,
> mereka mungkin akan melupakan bahasa ibu yang
> dipakai nenek ato kakeknya. (cuman ini tergantung
> sih..)
>   sekian dulu dari sacramento (cow town. hahaha)
>
>            
> ---------------------------------
> New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones
> from your PC and save big.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com





How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low PC-to-Phone call rates.


=====================================================
Hapus bagian email yang tidak perlu sebelum me-reply
United Singkawang - [www.singkawang.us]
=====================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke