Mau share aja mudah-mudahan bermanfaat ..kalaupun benar ..Alhaqu Mirabikka 
..kalaupun salah, please advise!
   
  Kalau memahami Islam secara utuh, Islam, khususnya di Indonesia, saat ini 
berkembang lebih banyak berkaitan dengan isu-isu yang membahas definisi Islam 
dengan batas-batas (boundaries) vertikal (qualitative analysis) ketimbang 
definisi Islam dengan batas-batas horizontal (time-series analysis).
   
  Dalam pemahaman saat ini, banyak orang Islam melihat Islam adalah Islam yang 
dianut oleh umat Nabi Muhammad SAW. Di dalam suatu hadist yang diriwayatkan 
Umar bin Khatab di Shahih Muslim atau bisa dibaca di 
http://en.wikipedia.org/wiki/Islam, Islam adalah sahadat, sholat, zakat, puasa 
dan haji. Dalam definisi ini sebenarnya Islam juga dianut oleh Nabi Adam AS 
hingga Nabi Muhammad SAW, termasuk Nabi Ibrahim, Nabi Isa dan Nabi Musa adalah 
Islam (lihat hadist tentang Isra Miraj, dimana nabi Muhammas SAW diperintahkan 
sholat sebagaimana nabi dari umat terdahulu, dan hadist tentang Haji-nya Nabi 
Adam ke Kabah)  Sedangkan Islam yang dibawa oleh Nabi Ibrahim dari segi ibadah 
yang paling dekat atau mirip dengan Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, 
bahkan kita dianjurkan untuk  mengikutinya, anittabiĀ’ millata ibraahim hanifan, 
hendaklah kamu mengikut agama Ibrahim yang lurus, atau tidak menyimpang (tidak 
sirik), namun demikian Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW adalah
 Islam yang sempurna. Pemahaman ini adalah pemahaman Islam dengan batas-batas 
horizontal(time series analysis)
   
  Dalam pemahamam Islam dengan batas-batas horizontal ini, semua nabi dari 
zaman nabi Adam hingga Nabi Muhammad Rasulullah SAW, termasuk ribuan-an nabi 
diantaranya 4000-an lebih yang  berasal dari bangsa yahudi mereka adalah Islam 
dan masuk ke surga. Adapun Umat dari nabi masing-masing sebagaimana dijelaskan 
dalam  Al-Baqarah 62 ;  " Sesungguhnya orang-orang beriman, dan orang-orang 
yang jadi Yahudi dan Nasrani dan Shabi'in, barangsiapa yang beriman kepada 
Allah dan Hari Kemudian dan beramal yang shalih, maka untuk mereka adalah 
ganjaran dari sisi Tuhan mereka, dan tidak ada ketakutan atas mereka dan 
tidaklah mereka akan berdukacita " dan  Al-Maidah 69. Ayat ini menjadi mansukh 
( Lex Generalis) ketika Nabi Muhammad SAW diutus ke manusia sebagai rasulullah  
( A'raf :158)  dan nasikh-nya ( lex specialis) adalah surat Al Imran: 85 "  Dan 
barangsiapa yang mencari selain dari Islam menjadi agama, sekali-kali tidaklah 
tidaklah akan diterima daripadanya. Dan di Hari Akhirat akan
 termasuk orang-orang yang rugi. Ayat ini juga diperkuat dengan ayat lainnya 
seperti ;QS 4:136, QS 4: 80, QS 3:31, QS 52: 2-4, QS 4:59-60.
   
  Adapun pemahamam Islam dengan batas-batas vertikal (qualitative analysis)  
melihat standar nilai-nilai Islam yang terendah dan tertinggi dan hubungannya 
dengan derajat kehidupan di Akhirat kelak. Di dalam pemahaman ini kedudukan 
orang Islam di akhirat kelak akan mulya tergantung seberapa tinggi standar 
nilai dan prilakunya, semakin tinggi standar nilai dan prilakunya semakin 
tinggi kedudukannya atau derajatnya di akhirat kelak, contoh dalam kategori ini 
adalah Imam yang adil, aris dan bijaksana kedudukannya adalah bersama dengan 
para nabi dalam pemahaman ini exclusive lebih tepat didefiniskan bagi kategori 
ini, karena gak semua orang Islam bisa mencapai kedudukan ini.  Sedangkan 
derajat paling rendah adalah orang Islam yang dalam hatinya masih ada kebaikan 
meskipun seberat biji sawi tapi ketika mati mengucapkan tidak ada tuhan selain 
Allah.Dalam suatu hadis, ada seorang wanita pelacur bisa masuk surga, sebab dia 
memberikan air minum kepada anjing yang kehausan.
   
  btw, buat Kang Opik, Kita memang satu angkatan, Ane sekelas dengan vivi 
fajar, kapan-kapan kita main basket lagi, kali ini ane main, Insaallah bisa 
menang :D. 
   
  NB: Untuk masalah ngepel/mengepel, masih mending gak disuruh ngepel!  : D - 
buat referensi aja, kalau sempet baca hadist bab tentang Thoharoh.
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  

Ardian Pettrucci <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Maaf bukan ingin menggelindingkan bola panas lagi
nih...saya sepakat dengan Imbar, tapi kalo wacana ini
ditarik dari perspektif Al-Quran dan Hadist maka
berhentilah diskusi ini, tafsir-tafsir dalam Al-quran
pun banyak juga yang masih multitafsir...
menurut saya, biarkan lah topik ini menjadi
luas,karena selama ini banyak orang berpandangan
membicarakan agama adalah hal yang tidak perlu, dan
agama seharusnya diamalkan.Dan pengetahuan agama,
sebagaimana ilmu lainya haruslah berkembang dan
mengalami evolusi agar tidak mengalami stagnasi dan
beku.

kembali ke topik masalah, kenapa ada pengkotak-kotakan
di dalam tubuh umat Islam yang kali ini saya
melihatnya dari sub yang lebih kecil ,yaitu Indonesia
dan baru meluas ke dunia...
sebenarnya untuk secara umum kita memandang nya
haruslah memusatkan kepada aspek-aspek kultural dan
politik kepemimpinan mereka...terutama kultural tiap
daerah yang berbeda...

terlepas dari adanya Islam Abangan dan Santri merek
Geertz (walaupun pada akhirnya kurang tepat dalam
pengelompokan di tubuh umat muslim Jawa), serta Islam
Borjuis dan Proletar milik Nu Khalik Ridwan...juga ada
dikotomi kelompok tradisionalis dan modernis yang
diwakili oleh NU dan Muhammadiyah.

pada kelompok tradisional mereka merujuk kepada
Al-Quran,hadist, ijma' ulama, dan qiyas serta 
pengikut salah satu Mazhab. 
sedangkan kelompok modern mendasarkan amalan
keislamannya kepada Al-Quran dan Hadist serta
penalaran, dalam menetapkan hukum satu masalah
biasanya kelompok modernis tidak merujuk pada
karya-karya ulama salaf dan khalaf untuk
menjustifikasi keputusan hukum...
karakteristik dari dua kelompok ini berbeda karena
memang dari dua sisi sosiologis yang beda...

sebenarnya saya sendiri tidak terlalu paham dengan
permasalahan ini, saya hanya mencoba menuangkan
pikiran saya biar ga "butek" di ubun-ubun...maaf kalo
meluas masalahnya...

Rock On aja deh...
Are-The-And (Ardian99,pelajar dunia)
baru belajar nulis...hehehe 

--- imbar budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Maaf, karena saya juga masih belajar dan mencari
> ilmu, jadi saya keluar dari diskusi ini dan berlepas
> diri dari apa yang diperbincangkan dalam diskusi
> ini. Bagi saya agama Islam itu sudah jelas
> sebagaimana dalam Al-Quran dan Hadist yang shahih,
> tidak perlu diperdebatkan lagi. 
> 
> Maaf kalo ada kata2 yang kurang berkenan. Terakhir
> saya kutipkan Quran Surat Ali Imron : 7.
> 
> 7. Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran)
> kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang
> muhkamaat[183], itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan
> yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat[184]. Adapun
> orang-orang yang dalam hatinya condong kepada
> kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian
> ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk
> menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya,
> padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya
> melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam
> ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang
> mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami."
> Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)
> melainkan orang-orang yang berakal. 
> 
> 
> [183]. Ayat yang muhkamaat ialah ayat-ayat yang
> terang dan tegas maksudnya, dapat dipahami dengan
> mudah. 
> 
> [184]. Termasuk dalam pengertian ayat-ayat
> mutasyaabihaat: ayat-ayat yang mengandung beberapa
> pengertian dan tidak dapat ditentukan arti mana yang
> dimaksud kecuali sesudah diselidiki secara mendalam;
> atau ayat-ayat yang pengertiannya hanya Allah yang
> mengetahui seperti ayat-ayat yang berhubungan dengan
> yang ghaib-ghaib misalnya ayat-ayat yang mengenai
> hari kiamat, surga, neraka dan lain-lain. 

__________________________________________________________
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
http://new.mail.yahoo.com


         

        
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

Kirim email ke