The Power of 'mikir'..
Meski sudah memasuki tahun baru, ternyata cuti saya tahun kemarin masih
ada delapan hari. DELAPAN hari! Wah seneng banget, jarang-jarang cuti bersisa
gitu, yang ada juga biasanya malah minus
hihi Untungnya kebijakan kantor, sisa
cuti tahun lalu bisa diambil tahun selanjutnya maksimal sampai akhir Februari.
Jadi, meski masih dijejali peer dan kerjaan yang nggak kelar-kelar, rencana
liburan ngabisin cuti (yang sekarang cuma bisa dipikirin di kepala) bisa bikin
hati jadi nggak bete-bete amat, happy malah.
Emang biasanya, kalo kita lagi males, jenuh, bosen, bete etc.. membayangkan
dan merencanakan sesuatu yang menyenangkan bisa bikin hati sedikit terhibur.
Saya pernah membaca di salah satu buku tentang seorang lelaki yang selama
beberapa tahun harus tinggal di dalam rumah dan nggak bisa kemana-mana. Di saat
bosan, dia selalu membayangkan dirinya sedang bermain golf, bahkan sampai
detail, bagaimana strateginya, cara memukul, dan seterusnya. Dan itu
terus-menerus dia lakukan eh
dia pikirkan :) Sampai, ketika pada akhirnya dia
diperbolehkan kembali keluar dan bermain golf, semua teori tentang bermain
golf yang pernah ia rencanakan dan pikirkan di kepalanya, dia praktekan dan
hasilnya di luar dugaan. Lelaki itu berhasil mengumpulkan skor yang tinggi
dibanding teman-temannya!
Cerita dosen saya lain lagi. Waktu beliau dan Istrinya melanjutkan sekolah di
Amerika, dosen saya punya kebiasaan yang menarik. Setiap akhir pekan, ketika
dia mengunjungi istrinya yang kebetulan sekolah di negara bagian yang berbeda
dan bermil-mil jaraknya (butuh waktu berjam-jam), sepanjang perjalanan dia
mencoba berpikir dan merencanakan apa dan bagaimana tesis doktornya kelak, juga
sampai detail. Itu terus-menerus dia lakukan sambil menyetir. Dan ketika
kemudian ia menunjukkan karya setebal ratusan halaman itu saat saya datang ke
ruangannya, saya baru tahu kalau kegiatan sepele yang dilakukan saat itu
benar-benar luar biasa.(Pernah sih nyoba ngikutin si Bapak saat melanjutkan
kuliah S2 kemarin. Sekali dua kali sih bisa, selanjutnya, boro-boro sempet
mikir, baru duduk di bis aja saya udah langsung tertidur pulas hehehe
Tapi itu
kan karena disetirin pak supir bus, coba kalo nyetir sendiri, siapa tau bisa..
bisa meleng maksudnya ;p)
Kekuatan pikir itu bisa hebat kalau manusia mau sedikit mengusahakannya kali
ya. Semua karya besar, pastinya tidak semata-mata cuma kreativitas, ide or
inspirasi semata. Tapi juga butuh kekuatan pikir (sampai detail) yang kemudian
mendorong kita merealisasikannya. Soal ide sih kita mungkin punya segudang,
tapi berapa banyak yang bisa terwujud, tergantung seberapa kuat (dan detail)
kita mau memikirkannya. Lucunya, sebagian kita suka males mikir (ingat: emang
gue pikirin) dan sekalinya ada yang mau mikir, cuma sampe sebatas mikir, males
bertindak. Ya jadi mendingan tidur, kayak saya tadi kalo di bus
hehehe..
Happy thinking!
p.s. sekarang saya lagi belajar mikir (sampe detail) tentang bisnis apa yang
akan saya lakukan beberapa tahun ke depan. Mikir dulu boleh dong, soal modal
dll-nya mah belakangan :))
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com