Noon Coffee Break
   
      Sekedar ‘bocoran’ ya :D Setiap tahun ada 800.000 bisnis baru di dunia 
ini, dan self-employment adalah karir yang banyak dipilih. Bisnis di e-bay juga 
menggiurkan. Kalau kita mau sedikit usaha, bisa untung besar. Di sisi lain, 
para investor Timur-Tengah konon ‘segera’ akan mengalihkan modalnya dari AS ke 
Asia, khususnya Indonesia dan denger-denger bisa mencapai Trilyunan dollar!
   
  Tapi semua ‘kabar seru dan meriah’ itu Cuma ada di luar sana, di depan mata 
saya, kenyataannya sangat sangat sangat berbeda. Di mana-mana tukang asongan, 
tiap berapa menit sekali tukang ngamen lewat, yang bersaing ketat dengan tukang 
ngemis. Di pinggir jalan toko-toko kelontong ‘terpaksa’ tutup. Sulit mereka 
bertahan di tengah ‘gurita’ hypermarket yang mewabah, seganas wabah flu burung. 
Nggak Cuma toko malah, pasar-pasar tradisional yang berumur puluhan tahun bisa 
ikut tutup juga, berarti jauh lebih ganas dari flu burung ya. Kalau flu burung 
bisa dicegah dengan gaya hidup bersih, lha kalau hypermarket? 
   
  Belum lagi kebijakan pemerintah yang mengeluarkan seribu satu aturan dan SK 
pengenai pengadaan barang, jasa dll yang kudu lewat sejumlah prosedur tender 
yang memusingkan. Maksudnya sih untuk mencegah tindakan KKN kali ya. Tapi 
dampaknya, mana ada pengusaha kecil (dan kecil-kecilan atau perusahan yang baru 
merangkak) bisa menang tender?
   
  Sementara itu daya beli masyarakat makin rendah, kemiskinan terus melonjak. 
Dari 30 jt ke angka 40-50jt, itu baru versi kita. Versi Bank Dunia bisa beda 
lagi, 100jt malah. Kalau penduduk Indonesia 200jt, berarti separuhnya miskin. 
SEPARUH! Separuh itu artinya bisa 50%, atau kalau di kampung (kampung?) kita 
adan100 orang, 50 orang yang miskin. Miskin itu bisa jadi anak-anaknya tidak 
sekolah karena tidak ada biaya. Sakit berkepanjangan karena tidak mampu 
membayar ongkos dokter dan obat, bahkan sampai tidak bisa makan karena harga 
beras, minyak dll tidak terjangkau.
   
  Saya kok yakin ya, diantara kita pastinya belum pernah ada yang ngerasain 
kayak apa nasi aking itu. Saya sendiri juga belum pernah. Nasi aking pada 
kondisi normal Cuma dimakan oleh ayam atau bebek. Kita? Boro-boro…nasi bau 
sedikit aja mau muntah makannya. Sayangnya, berita macam ini, yang selalu bisa 
bikin sesak nafas (bukan karena flu burung lho) selalu bisa tertutupi dengan 
berita-berita meriah dari para selebritis kita. Ketinggalan berita selebritis 
yang pagi? Siang dan sore masih ada, atau kalau mau  ganti channel, pasti 
sedikitpun kita nggak akan ketinggalan gosip tentang Tamara yang dikabarkan 
hamil atau Maria Eva yang menangis tersedu (dan tetap terlihat cantik) di layar 
kaca.
   
  Have a nice day dan Peace……….;)










 
---------------------------------
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke