Kebetulan waktu saya baca posting dari mbak vita ini, pas lagi pegang buku "Get 
better or Get Beaten, 29 Leadership secrets from GE's Jack Welch" karya Robert 
Slater. Budaya kita yang nrimo kalau bisa disejajarkan dalam budaya organisasi 
bisa berarti seni menerima dan menghadapi realitas perihal manusia dan situasi. 
Inilah tiang pondasi yang menjadi pandangan strategis Jack Welch. Terima kasih 
mbak Vita. it's heading in the right path
   
  So, what next? Kalau ada yang sempet baca bukunya Robert S.Kaplan sama David 
P.Norton, dalam Strategy Maps, converting intagible assets into tangible 
outcomes, ada tawaran menarik untuk creating value atau membangun/menciptakan 
nilai. Dalam kasus wacana " banjir itu musibah", berarti 'case closed' artinya 
ya sudah kita sama-sama empati dan simpati kalau perlu menangis sejadi-jadinya 
dan mengharapkan bantuan..sukur-sukur ada yang perhatian, kalau gak..kita 
rame-rame ke gedung parlemen untuk demo. hal itu seperti itu sangat manusiawi, 
tapi tidak ada perubahan yang significant.
   
  Dalam kasus wacana " banjir itu nikmat" berarti case still open ..masih ada 
ruang untuk melakukan investigasi atas pilihan-pilihan lain yang ada. 
contohnya, saya coba lontarkan ke beberapa orang wacana itu dan hasilnya 
positif. Kebetulan sepupu saya yg di kemang bekasi kebanjiran, pas ketemu saya 
bilang, kebetulan namanya dahlia, "mbak lia, orang kebanjiran itu, katanya 
orang china, kalau banjirnya besar berarti tandanya bisnisnya bakalan besar" 
dan dia jawab "amiiin" sambil senyum senang. padahal rumahnya kebanjiran hampir 
seleher. Sama kayak orang makan duren..nikmat.. sampe lupa ngebukanya susah.
   
  itu cuma sekedar contoh kecil, selebihnya anda kembangkan sendiri "creating 
value"-nya.

"Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Kalau urusan ngadepin musibah, sepertinya orang Indonesia paling 
bisa tuh (atau kebal??). Dalam artian bahwa kita bangsa 
yang 'sangat' bisa menerima (nrimo) apa-apa kejadian yang menimpa. 
Sebagian besar lho ya..

seorang teman yang pernah aktif di crisis center (bidang psikologi) 
menemukan kenyataan di lapangan bahwa mereka, para korban (apapun 
musibahnya) cenderung bisa mengatasi penderitaan, dan tidak berlarut-
larut. Mengenai bahwa ada juga yang terguncang jiwanya, trauma 
bahkan sampai sakit jiwa sih itu sebagian kecil saja. Rata-rata 
masyarakat kita ini cukup tangguh kok... mungkin ada hubungannya 
dengan 'berpikir positif' yang dimaksud dalam diskusi ini.
"Masih mending sedengkul nggak seleher"
"masih mending seleher, kampung sebelah sampai atap..." dst..

Di kantor, seorang teman yang kebnjiran 'dahsyat' masih bisa cerita 
degnan tenang bagaimana dia bergumul dengan arus derasnya banjir, 
karena hampir kebawa.. ck..ck..ck.. saya sampe nganga. Itu cerita 
tahun 2002 lalu. Mungkin dia punya pikiran, "masih mending saya 
selamet, ada yang kebawa arus dan nggak ketemu sampe sekarang.."

Dan masih banyak cerita, "masing mendingan begini daripada begitu.." 
yang lain. Mungkin dalam hal ini iman masih ada di depan, berperan 
untuk mensyukuri apapun kejadian yang menimpa... atau sudah jadi 
filosofi hidup? terutama buat orang jawa yang punya 
stereotype 'nrimo'.

vita

--- In [email protected], Dicky Kurniawan 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sapa bilang sulit melihat hal yang positif???
> Seorang warga di Pondok Karya, Kawasan Mampang mensyukuri nikmat 
banjir dan melihat dari sudut berbeda.
> 
> Dia bilang " Yaah, daripada dikasih tsunami, kalo cuman banjir 
gini aja si ga apa-apa..."
> 
> Dan semakin positif ketika Posko-Posko dari berbagai bendera 
berdiri di kawasan banjir. membawa kepentingan masing-masing. Juga 
semakin positif kalo ternyata Indonesia dan Jakarta tentunya adalah 
langganan musibah!
> 
> 
> It's only a transition...
> 
> Dicky Kurniawan
> News Camera Person
> NEWS DIVISION
> PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
> Gd. Trans TV 3rd Fl.
> Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
> Jakarta Selatan 12790
> +628174964705
> [EMAIL PROTECTED]
> [EMAIL PROTECTED]
> omongkosongku.blogspot.com 
> 
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: QiDHiR Abdul Salam <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Monday, February 5, 2007 11:01:57 PM
> Subject: RE: [sma1bks] Banjir itu nikmat
> 
> itulah tipikal orang Indonesia kebanyakan.. sulit
> untuk mencoba melihat sesuatu yg positif....
> 
> --- "Ismail, Achmad"
> <Achmad.Ismail@ id.standardchart ered.com> wrote:
> 
> > Dikasih.. kering n panas... manusia protes... n
> > complaint ke YME...
> > kenapa sih kekeringan dimana 2...????
> > 
> > Dikasih... hujan n dingin.. manusia tetep aja
> > protes... n complaint ke
> > Yang Diatas... kenapa sih.. air dimana2..??? ?
> > 
> > n..
> > 
> > beruntunglah kalian orang Indonesia... bila musim
> > kemarau or kering
> > tiba.... Tinggal bergumam dalam hati..
> > 
> > "nanti juga hujan... ".. sabar..:P
> > 
> > N begitu pula ,, jika musim penghujan tiba... "
> > nanti juga kering... "..
> > :P
> > 
> > 
> > 
> > Orang Indonesia itu bisanya Cuma Protes n Nyalahin
> > tanpa pernah
> > b'pikir... ( masih mending kalo b'terima Kasih )
> > 
> > Latar belakang, alur n tujuan dari apa yg telah Di
> > berikan Oleh-Nya.. (
> > 4JJ I )
> > 
> > 
> > 
> > Thanx
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ____________ _________ _________ __
> > 
> > From: [EMAIL PROTECTED] .com
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] .com] On Behalf
> > Of rahma lestari
> > Sent: Monday, February 05, 2007 7:52 PM
> > To: [EMAIL PROTECTED] .com
> > Subject: Re: [sma1bks] Banjir itu nikmat
> > 
> > 
> > 
> > u're a really wierd guy...
> > 
> > QiDHiR Abdul Salam <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: 
> > 
> > Kalau banjir itu bikin susah jelas tapi siapa
> > bilang
> > banjir itu bukan nikmat ?
> > 
> > Kayak orang mau makan duren ...pertama-tama emang
> > susah ngebukanya ..kalau bukan penjual
> > durennya...tapi
> > setelah dibuka ternyata nikmat....
> > 
> > gimana kalau banjir ? ..ada yang ngasih komentar
> > atau
> > saran ?
> > 
> > 
> >
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> > No need to miss a message. Get email on-the-go 
> > with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
> > http://mobile. yahoo.com/ mail
> > <http://mobile. yahoo.com/ mail> 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ____________ _________ _________ __
> > 
> > Have a burning question? Go to Yahoo! Answers
> >
> <http://answers. yahoo.com/ ;_ylc=X3oDMTFvbG NhMGE3BF9TAzM5Nj 
U0NTEwOARfcwMz
> >
> OTY1NDUxMDMEc2VjA21 haWxfdGFnbGluZQR zbGsDbWFpbF90YWc x>
> > and get answers
> > from real people who know.
> > 
> > 
> > 
> > This email is confidential. If you are not the
> > addressee tell the sender immediately and destroy
> > this email without using, sending or storing it.
> > Emails are not secure and may suffer errors,
> > viruses, delay, interception and amendment. Standard
> > Chartered PLC and subsidiaries ("SCGroup") do not
> > accept liability for damage caused by this email and
> > may monitor email traffic.
> > 
> > 
> 
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> TV dinner still cooling? 
> Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
> http://tv.yahoo. com/
> 
> 
> 
> 
> 
__________________________________________________________
_______________
> Don't get soaked. Take a quick peak at the forecast
> with the Yahoo! Search weather shortcut.
> http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather
>



         

 
---------------------------------
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.

Kirim email ke