Betul Vi, Yang salah di sini adalah, tokoh Dokter Dasilva rupanya lupa kalau ketika menciptakan seorang 'Leonardo' masa kini ia tidak memerhatikan masalah perasaan dan sisi kemanusiaan lainnya.
--- In [email protected], vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Wah,.. > jadi kangen niy ma performance nya Koma,..sejak si > bayi lahir sampe' skarang, saya belum sempet lagi > ngintip pementasan mreka,.. > > Btw,..kalo yang pernah saya baca tentang Leonardo..kok > rada beda ya Mbak Vit,.. > Leonardo (Da Vinci)..sangat manusiawi..dia dianugerahi > perasaan yang sangat halus hingga sebagai seniman dia > menjadi salah satu 'yang besar'.. > Kategori 'super' yang disandangnya salah satu nya > adalah karena kecerdasannya yang dianggap lebih > dibanding kebanyakan manusia yang terlahir > dijamannya..padahal menurut riset2 ilmiah (seperti > juga pada penelitian tentang seberapa besar otak > Einstein) terbukti volume otaknya biasa2 saja..yang > hebat dari seorang Leonardo adalah interkoneksi sel2 > kelabunya yang menjadikan ia mampu menemukan koneksi > dari berbagai ilmu yang ia pelajari..sementara > sebagian besar orang hidup yang belajar lebih menjadi > 'text booker'..alias pede aje ngeliat ilmu dari satu > kaca mata teori..sehingga kadang buta bahwa sebenarnya > apa yang tercipta di atas bumi ini saling berkaitan.. > > Leonardo menjadi 'super' karena dianggap bisa melihat > sesuatu dari berbagai sisi (keilmuan)..plus memadu > padankan dengan prasaan halusnya yang terkenal > itu..dan pengalaman ini memang jarang ditemukan pada > manusia 'biasa'.. > > So, kalo' Koma mengangkat tema manusia super yang 'tak > berperasaan'..wah,..gejala 'penyakit gila nomer ke > sekian' (merujuk Hirata) keliatannya memang sudah > makin kronis diantara kita ya? > > > --- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Kenapa Leonardo? > > > > Konon Leonardo adalah manusia super, seniman serba > > bisa. Dan hidup di masa sekarang, manusia dituntut > > untuk serba bisa, tahan banting dan kalau perlu > > `mati > > rasa' heheheĀ > > > > Tidak mudah memahami pementasan Koma kali ini. > > Sedikit > > tidak biasa. Tidak ada hingar bingar musik yang > > biasa > > mengiringi sepanjang pertunjukkan. Tidak ada > > lagu-lagu, permainan lampu, layar, setting panggung > > bahkan kostum yang biasanya selalu spektakuler dan > > mencuri perhatian. Kali ini penonton, setidaknya > > saya, > > harus mengerutkan kening mencerna dialog, jalan > > cerita > > termasuk perilaku yang diperankan para pemainnya. > > Kisahnya sarat dengan metafor tapi hebatnya nyaris > > tidak ada yang membosankan. Padahal dialognya > > panjang-panjang. > > > > Kisahnya dimulai dari sekelompok pasien di sebuah > > lembaga syaraf. Masing-masing menunjukkan beragam > > perilaku aneh. Mewakili persoalannya masing-masing. > > Ironis, tragis namun kocak. Sampai pada akhirnya > > Dokter Dasilva (Cornelia Agatha), bereksperimen > > untuk > > tesis Ph.D-nya. Ia memilih satu dari para pasien itu > > untuk dijadikan kelinci percobaan, membuat sosok > > manusia super. Berhasilkan? Lumayan berhasil. Hanya > > saja manusia ini bergerak sangat mekanis, seperti > > mesin. Tidak bisa merasa sebagaimana manusia, walau > > dia hebat dan menjadi `sangat sempurna'. Alih-alih > > menjadi manusia terhebat, makhluk ini jadi tega > > `membunuh' sesama. > > > > Dokter Hopman (N. Riantiarno) sebagai ketua dan > > dokter > > di lembaga syaraf itu punya anggapan berbeda. > > Manusia > > super tanpa perasaan bukanlah manusia. Manusia yang > > utuh adalah manusia yang mampu menentukan nasibnya > > sendiri untuk mencapai kebahagiaan. Manusia yang > > bisa > > tertawa, menangis, merasaakan cinta, sakit hati dan > > lain-lain. Dia memanfaatkan sajak-sajak Shakespeare > > untuk melatih rasa para pasien itu. Singkat cerita, > > manusia super itu mencapai titik `jenuh'nya yang > > membuat ia berbalik dan kembali menjadi manusia. > > Tiba-tiba saja suasana panggung seolah kembali pada > > kehidupan normal yang biasa. Penontonpun seolah > > dibangunkan dari mimpi, atau diturunkan kembali ke > > bumi setelah selama sekian jam dibawa ke alam khayal > > para pasien lembaga syaraf itu. > > > > Penonton jadi ikutan `gila' karena hanyut pada > > perilaku aneh para pasien yang selalu mengundang > > tawa. > > Ada Bu Risah yang selalu melontarkan lelocon garing, > > ada Profesor yang otaknya penuh dengan hafalan nggak > > penting (seperti misalnya tanggal 23 April 3456 akan > > jatuh pada hari Jumat!), ada Pak Ndus yang mengalami > > delusi sehingga memercayai adanya sinar kosmis yang > > berkekuatan jahat, ada Pak Miring yang mengalami > > gangguan secara katatonik sehingga selalu miring ke > > kanan (dan butuh kaca mata lengkap dengan pendulum > > di > > ujung kanan-kiri frame-nya sekedar membantu Pak > > Miring > > berjalan tegak), serta Pak Martin dan Rebeka (ia > > terobsesi menari dengan sepatu mungil-nya). > > > > So guys, kalau ada yang mengalami salah satu dari > > sekian contoh gangguan jiwa yang diwakili karakter > > tokoh Kenapa Leonardo? di atas, jangan-jangan kita > > kena gangguan jiwa juga..hiiyyyy..:)) :)) > > > > Have a nice Monday! > > > > > > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > > Be a better friend, newshound, and > > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. > > > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ > > > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Looking for last minute shopping deals? > Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping > -------------------------------------------------- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
