Gila apa gak ukuranya gampang. ...........ngaca aza! ...tapi cerminnya....hati nurani dan Ilahi....kalo pas nah itu dia 'manusia super' sebodo teing itu Leonardo, Ronaldo atawa di si Edo.....
gitu aza koq repot...... On 2/5/08, vivi fajar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Wah,.. > jadi kangen niy ma performance nya Koma,..sejak si > bayi lahir sampe' skarang, saya belum sempet lagi > ngintip pementasan mreka,.. > > Btw,..kalo yang pernah saya baca tentang Leonardo..kok > rada beda ya Mbak Vit,.. > Leonardo (Da Vinci)..sangat manusiawi..dia dianugerahi > perasaan yang sangat halus hingga sebagai seniman dia > menjadi salah satu 'yang besar'.. > Kategori 'super' yang disandangnya salah satu nya > adalah karena kecerdasannya yang dianggap lebih > dibanding kebanyakan manusia yang terlahir > dijamannya..padahal menurut riset2 ilmiah (seperti > juga pada penelitian tentang seberapa besar otak > Einstein) terbukti volume otaknya biasa2 saja..yang > hebat dari seorang Leonardo adalah interkoneksi sel2 > kelabunya yang menjadikan ia mampu menemukan koneksi > dari berbagai ilmu yang ia pelajari..sementara > sebagian besar orang hidup yang belajar lebih menjadi > 'text booker'..alias pede aje ngeliat ilmu dari satu > kaca mata teori..sehingga kadang buta bahwa sebenarnya > apa yang tercipta di atas bumi ini saling berkaitan.. > > Leonardo menjadi 'super' karena dianggap bisa melihat > sesuatu dari berbagai sisi (keilmuan)..plus memadu > padankan dengan prasaan halusnya yang terkenal > itu..dan pengalaman ini memang jarang ditemukan pada > manusia 'biasa'.. > > So, kalo' Koma mengangkat tema manusia super yang 'tak > berperasaan'..wah,..gejala 'penyakit gila nomer ke > sekian' (merujuk Hirata) keliatannya memang sudah > makin kronis diantara kita ya? > > > --- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Kenapa Leonardo? > > > > Konon Leonardo adalah manusia super, seniman serba > > bisa. Dan hidup di masa sekarang, manusia dituntut > > untuk serba bisa, tahan banting dan kalau perlu > > 'mati > > rasa' hehehe⦠> > > > Tidak mudah memahami pementasan Koma kali ini. > > Sedikit > > tidak biasa. Tidak ada hingar bingar musik yang > > biasa > > mengiringi sepanjang pertunjukkan. Tidak ada > > lagu-lagu, permainan lampu, layar, setting panggung > > bahkan kostum yang biasanya selalu spektakuler dan > > mencuri perhatian. Kali ini penonton, setidaknya > > saya, > > harus mengerutkan kening mencerna dialog, jalan > > cerita > > termasuk perilaku yang diperankan para pemainnya. > > Kisahnya sarat dengan metafor tapi hebatnya nyaris > > tidak ada yang membosankan. Padahal dialognya > > panjang-panjang. > > > > Kisahnya dimulai dari sekelompok pasien di sebuah > > lembaga syaraf. Masing-masing menunjukkan beragam > > perilaku aneh. Mewakili persoalannya masing-masing. > > Ironis, tragis namun kocak. Sampai pada akhirnya > > Dokter Dasilva (Cornelia Agatha), bereksperimen > > untuk > > tesis Ph.D-nya. Ia memilih satu dari para pasien itu > > untuk dijadikan kelinci percobaan, membuat sosok > > manusia super. Berhasilkan? Lumayan berhasil. Hanya > > saja manusia ini bergerak sangat mekanis, seperti > > mesin. Tidak bisa merasa sebagaimana manusia, walau > > dia hebat dan menjadi 'sangat sempurna'. Alih-alih > > menjadi manusia terhebat, makhluk ini jadi tega > > 'membunuh' sesama. > > > > Dokter Hopman (N. Riantiarno) sebagai ketua dan > > dokter > > di lembaga syaraf itu punya anggapan berbeda. > > Manusia > > super tanpa perasaan bukanlah manusia. Manusia yang > > utuh adalah manusia yang mampu menentukan nasibnya > > sendiri untuk mencapai kebahagiaan. Manusia yang > > bisa > > tertawa, menangis, merasaakan cinta, sakit hati dan > > lain-lain. Dia memanfaatkan sajak-sajak Shakespeare > > untuk melatih rasa para pasien itu. Singkat cerita, > > manusia super itu mencapai titik 'jenuh'nya yang > > membuat ia berbalik dan kembali menjadi manusia. > > Tiba-tiba saja suasana panggung seolah kembali pada > > kehidupan normal yang biasa. Penontonpun seolah > > dibangunkan dari mimpi, atau diturunkan kembali ke > > bumi setelah selama sekian jam dibawa ke alam khayal > > para pasien lembaga syaraf itu. > > > > Penonton jadi ikutan 'gila' karena hanyut pada > > perilaku aneh para pasien yang selalu mengundang > > tawa. > > Ada Bu Risah yang selalu melontarkan lelocon garing, > > ada Profesor yang otaknya penuh dengan hafalan nggak > > penting (seperti misalnya tanggal 23 April 3456 akan > > jatuh pada hari Jumat!), ada Pak Ndus yang mengalami > > delusi sehingga memercayai adanya sinar kosmis yang > > berkekuatan jahat, ada Pak Miring yang mengalami > > gangguan secara katatonik sehingga selalu miring ke > > kanan (dan butuh kaca mata lengkap dengan pendulum > > di > > ujung kanan-kiri frame-nya sekedar membantu Pak > > Miring > > berjalan tegak), serta Pak Martin dan Rebeka (ia > > terobsesi menari dengan sepatu mungil-nya). > > > > So guys, kalau ada yang mengalami salah satu dari > > sekian contoh gangguan jiwa yang diwakili karakter > > tokoh Kenapa Leonardo? di atas, jangan-jangan kita > > kena gangguan jiwa juga..hiiyyyy..:)) :)) > > > > Have a nice Monday! > > > > > > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > > Be a better friend, newshound, and > > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. > > > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ > > > > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Looking for last minute shopping deals? > Find them fast with Yahoo! Search. > http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping > -- Komarudin Ibnu Mikam WTS - Writer Trainer Speaker komarmikam.multiply.com 0818721014 karya-karya ; sekuntum cinta untuk istriku (GIP) prahara buddenovsky (GIP) dinda izinkan aku melamarmu (KBP) sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat) nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat) merit yuk! (qultum media) rahasia dan keutamaan jumat (qultum media) -------------------------------------------------- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
