--- On Fri, 6/20/08, Dinas Ginting`s <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Dinas Ginting`s <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [tanahkaro] Re: Berita gereja ditutup di BEKASI
To: [email protected]
Date: Friday, June 20, 2008, 8:29 PM










    
            --- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, Anthony Malem Ukur 

<gurukinayan@ ...> wrote:

>

> MJJ.........

>  

> Kayak nya gak tepat di posting di milis ini ...

>  

> Bujur

> Nayan-Batam

>  

> 

> 

> --- On Wed, 6/18/08, renaldi ananta <reyjanmer_a@ ...> wrote:

> 

> From: renaldi ananta <reyjanmer_a@ ...>

> Subject: [tanahkaro] Berita gereja ditutup di BEKASI

> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com

> Date: Wednesday, June 18, 2008, 3:32 PM

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> --- 

> 

> 

> 

> 

> 

> BUPATI BEKASI TOLAK JELASKAN PEMBONGKARAN GEREJA

> Minggu, 15 Juni 2008 - 17:25 wib, Siswanto - news.okezone. com

> 

> JAKARTA - Bupati Bekasi, Sa'aduddin, menolak memberikan penjelasan 

> kepada masyarakat menyangkut pembongkaran paksa tiga bangunan 

gereja, 

> gereja HKBP, Gekindo dan GPDI di Perumahan Jatimulya, Tambun, 

> Kabupaten Bekasi.

> Berkali-kali dihubungi melalui nomor telepon pribadi, Sa'aduddin 

> tidak bersedia mengangkat. Karena yang bersangkutan menolak 

> mengangkat telepon, okezone dua kali mengirimkan pesan singkat 

untuk 

> menjelaskan pentingnya konfirmasi terkait kasus pembongkaran itu.

> Tapi, tetap saja Sa'aduddin yang diusung Partai Keadilan Sejahtera 

> itu tidak bersedia memberikan tanggapan.

> Diwartakan sebelumnya, umat Kristen dari ketiga gereja menggelar 

doa 

> bersama untuk menyikapi pembongkaran itu tadi. Sejak disegel, 

mereka 

> beribadah di luar bangunan.

> Koordinator Tim Pembela Kebebasan Beragama Saor Siagian 

> mengungkapkan, pembongkaran dilakukan pemerintah daerah dalam hal 

ini 

> petugas Trantib secara sepihak.(sis)

> 

> * * * * *

> 

> GEREJA DI BEKASI DIANGGAP SALAHI ATURAN

> Minggu, 15 Juni 2008 - 17:51 wib, Siswanto - news.okezone. com

> 

> JAKARTA - Camat Tambun Selatan, Tustana menegaskan, tindakan 

aparat 

> terhadap gereja di Perumahan Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten 

> Bekasi, sudah berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan Pemerintah 

> kabupaten Bekasi.

> "Kalau gereja mau gugat ua sah-sah saja karena kita sudah sesuai 

> dengan peraturan. Pihak gereja yang melanggarnya, " kata Tustana, 

> Minggu (15/6/2008).

> Ketentuan yang dimaksud Tustana ialah Surat Keputusan (SK) Bupati 

> Bekasi tahun 2005 mengenai larangan beribadah dirumah 

tinggal. "Itu 

> dilanggar karena itu dilarang di tempat itu," katanya.

> Persoalan keberadaan tempat ibadah ini sudah berlangsung sejak 

2003 

> lalu. Menurut pihak kecamatan, ijin tempat itu sebagai rumah 

tinggal, 

> namun menjadi tempat ibadah. (sis)

> 

> * * * * *

> 

> KORBAN PEMBONGKARAN GEREJA MENGGUGAT PEMKAB BEKASI

> Minggu, 15 Juni 2008 - 17:21 wib, Siswanto - news.okezone. com

> 

> JAKARTA - Korban pembongkaran gereja di Perumahan Jatimulya, 

Tambun 

> Selatan, Kabupaten Bekasi, menilai pemerintah setempat melakukan 

> pelanggaran kesepakatan untuk tidak melakukan bongkar paksa. 

> Rencananya, pihak gereja akan melakukan gugatan terhadap kasus ini.

> "Pemkab daerah melanggar kesepakatan yang sudah kita 30 Oktober 

2005 

> yang berisi pernyataan tidak akan membongkar bangunan," kata 

Pendeta 

> HKBP Getsemani, Erwin Marbun, kepada wartawan, Minggu (15/6/2008).

> Saat ini, HKBP Getsemani telah melaporkan hal itu kepada pihak 

> kepolisian. Selanjutnya, mereka akan mempersiapkan gugatan hukum 

> terhadap Pemerintah Kabupaten Bekasi.

> Kesekapakatan lain yang dilanggar ialah pemerintah mengingkari 

> perjanjian untuk memfasilitasi mencari lokasi baru untuk 

pembangunan gereja.

> Erwin mengaku heran, keberadaan bangunan gereja itu sebenarnya 

tidak 

> bermasalah. Tetapi, tiba-tiba dianggap melakukan alih fungsi 

> peruntukan, yaitu dari tempat tinggal menjadi tempat ibadah.

> "Selama ini tidak bermasalah, tapi kenapa disegel. Alasannya alih 

> fungsi bahkan tidak ada pemberitahuan pembongkaran sebelumnya," 

katanya.

> Sebelumnya, petugas dari Pemerintah Kabupaten Bekasi membongkar 

paksa 

> tiga bangunan gereja, gereja HKBP, Gekindo dan GPDI.

> Ssecara terpisah, Bupati Bekasi Sa'aduddin menolak untuk 

memberikan 

> penjelasan. Berkali-kali telepon pribadinya dihubungi, dia sama 

> sekali tidak bersedia mengangkat. Bahkan, pesan singkat yang 

> dikirimkan ke nomor telpon milik bupati yang diusung Partai 

Keadilan 

> Sejahtera ini juga tidak direspon.(sis)

> 

> * * * * *

> 

> 3 GEREJA DI BEKASI DIBONGKAR, DOA BERSAMA DIGELAR

> Minggu, 15 Juni 2008 - 08:27 wib, Fitra Iskandar - news.okezone. 

com

> 

> JAKARTA - Jemaat tiga gereja dari HKBP,Gekindo dan GPDI di Jalan 

> Melati Ujung, Tambun, Bekasi Timur akan menggelar doa bersama 

> menyikapi pembongkaran secara paksa tiga bangunan gereja di 

wilayah 

> itu Sabtu kemarin (14/6).

> "Kami akan mengadakan doa bersama pukul 11.00 WIB menyikapi 

> pembongkaran itu," kata koordinator Tim Pembela Kebebasan Beragama 

> Saor Siagian, kepada okezone, Minggu (15/6/2008).

> Pembongkaran yang dilakukan Trantib itu dinilai Saor dilakukan 

> sepihak. Sebab meski sebelumnya pihak Kecamatan, mengeluarkan 

surat 

> penutupan kepada pengurus gereja, namun pembongkaran dianggap 

> menyalahi kesepakatan yang sebelumnya ditandatangai pihak 

kecamatan 

> dan gereja yang difasilitasi Kapolda Firman Gani.

> Pembongkaran, menurut Saor, terkait dengan adanya desakan sebagian 

> kelompok orang yang mengatasnamakan warga sekitar untuk menutup 

tiga 

> gereja tersebut dua tahun lalu. Pada saat itu jemaatpun sempat 

> menggelar ibadah di jalanan selama 8 pekan.

> Melihat kondisi itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Adang Firman sempat 

> turun menangani persoalan tersebut dan meminta jemaat gereja tidak 

> menggelar ibadahnya di jalanan karena khawatir terjadi hal-hal 

yang 

> tidak diinginkan. Kemudian kesepakatan antara pengurus gereja dan 

> kecamatan pun dibuat isinya gereja tersebut tidak boleh dibongkar 

> sebelum ada bangunan pengganti.

> "Bangunan itu tidak boleh diutak-atik sebelum ada bangunan gereja 

> yang baru, tapi pihak kecamatan tanpa alasan yang jelas langsung 

> mengeluarkan surat pada Senin kemarin dan membongkar gereja," 

jelas Saor.

> Untuk itu menurut Saor, pihaknya akan membawa kasus tersebut ke 

> Komnas HAM dan akan menggugat secara hukum pihak 

kecamatan. "Karena 

> ini kan domain hukum, kami akan mengajukan gugatan mengenai 

perusakan 

> ini," jelas Saor.

> Sementara itu pembongkaran gereja menurut Saor belum selesai 

karena 

> petugas tidak menurunkan alat berat. Saor khawatir pembongkaran 

akan 

> kembali dilakukan hari ini. (sis)

> 

> * * * * *

> 

> SELAMA SBY PRESIDEN, 108 GEREJA DITUTUP

> Sabtu, 22 Desember 2007 - 15:19 wib, Muhammad Hasits - 

news.okezone. com

> 

> JAKARTA - Sekretaris Eksekutif Persekutuan Gereja-gereja 

Indonesia, 

> Gumar Gultom mengungkapkan selama SBY menjadi Presiden RI tahun 

2004 

> lalu sebanyak 108 geraja di Indonesia ditutup.

> "Pemerintah dalam hal ini seolah tinggal diam dalam menangani 

kasus 

> kekerasan agama," kata Gumar dalam diskusi Evaluasi Toleransi 

> Beragama dalam Pemerintahan SBY-JK di Radio 68h, Utan Kayu, 

Jakarta, 

> Sabtu (22/12/2007) .

> Sebagaimana diketahui, penutupan gereja yang paling marak terjadi 

di 

> Bandung yang dilakukan salah satu ormas Islam.

> Selain itu, kata Gumar, aparat cenderung menangkap orang-orang 

yang 

> dianggap sesat, bukan orang atau kelompok yang merusak atas nama 

> agama. "Kekerasan agama masih berlangsung karena penegakan hukum 

> kurang dan adanya fatwa dari organisasi-organisa si tertentu,"" 

jelasnya.

> Menurutnya, kalau kejadian ini terus berlangsung dikhawatirkan 

> sendi-sendi kebangsaan tidak bisa ditegakkan.

> 

> --Pesan kepada sesama umat kristen,kita semua tau selama 

pemerintahan SBY 108 gereja telah ditutup.Kita tidak tau apa sebab 

dan akibat,contoh dibekasi baru-baru ini.Dikatakan dlam SK bupati 

kalau dilarang beribadah dirumah tinggal.Yang jadi pertanyaan bagi 

saya,kenapa yang umat islam yg membangun disetiap sudut/kawasan 

perumahan bebas tanpa ada yg melarang.Akan tetapi kalau gereja 

begitu banyak yg membuat larangan.Pesan saya pada sesama umat Tuhan 

agar jgn mau kita terus dijatuhkan,mari kita satukan semua 

hati,berdoa bersama.Agar siapapun yg terlibat dalam semua ini 

diampuni.Karena saya percaya kita semua orang yang penuh kasih.Penuh 

pengampunan. Saya percaya Allah bapa akan menunjukkan keadilan.

    --Kepada umat kristen waspada akan setiap orang yg ingin adu 

domba kita.Saya mendpat kabar kalau ormas qedar akan menjatuhkan 

kita terus,.Gerakan merka sudah dimulai.Terutama pemimpin bangsa 

yang akan datang.Semoga saja kita mendapat pemimpin yang akan datang 

yang penuh keadilan,yang peduli akan umat kristen.Selama 

pemerintahan SBY banyak umat Tuhan yang dijatuhkan.Semoga Tuhan 

memberkati kita semua....

> No virus found in this outgoing message.

> Checked by AVG. 

> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1498 - Release Date: 

6/11/2008 7:13 PM

>




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke