Mjj Bung Medi, 
Seruan moral guna mpersada gegeh kalak Karo jelang pemilu 2009 kuakap enda sada 
upaya si patut diapresiasi. Saja, cakap kede kopi arah enda lain ka 
kesimpulenna. Mesera nge, bali bagi ndarami kikik nipe, nina. Egia geraken 
piga-piga elemen si turikenndu enda, adi berhasil kuakap merupakan keberhasilan 
masyarakat Karo secara keseluruhan. 
 
Untuk DPD/DPR apakah jumlah komunitas kalak Karo sudah cukup diperhitungkan? 
Anggap saja kerina kalak Karo pagi milih kandidat si ni usung. Padahal menurut 
pendapat saya, keinginan kandidat lain untuk maju menjadi calon pasti  besar. 
Tahun 2004 ada lima orang Karo calon DPD. Hanya Valentino yang memiliki peluang 
(hampir masuk gitu). Alasan saya, bisa jadi dia merangkul orang Karo, namun 
selain itu popularitasnya lewat BIMA, publisitas di media, serta aktif di 
beberapa organisasi cukup memberi arti. Perlu dicatat juga, sumbangannya 
melumbar  termasuk kepada non Karo.  Untuk variabel non Karo ini saya kira 
justru lebih perlu di keker istilah kede kopi Pa Ngersak (minjam istilah Morat 
ras Luam). Jadi la saja kita terpaku kepada suara orang Karo. (Eak, sora kaipe 
adi banci irangkul termasuk Sora Sora sideban, kecuali sora kurung ras kirik) 
Hehehe...
 
Tapi bage gia, ise pe kin pagi 'ijagoken', aku siap mendukung. Lagia ikut 
nyoblos i kuta, toto lah gia ibas aku nari. 
 
Bujur 
MP
--- On Thu, 7/10/08, medi sembiring <[EMAIL PROTECTED]> wrote:












 

SERUAN MORAL UNTUK MASYARAKAT KARO
 
1. MASYARAKAT KARO HARUS BERSATU
2. MASYARAKAT KARO HARUS BANGKIT KE DEPAN
3. KALAU BUKAN SEKARANG, KAPAN LAGI !!!!!
4. MARI BERCERMIN PADA PEMILIHAN ANGGOTA DPD PADA 
    PEMILIHAN UMUM  YANG LALU
5. KENAPA ORANG KARO MESTI BERSATU ?????
6. INGAT ANAK, CUCU, CICIT KITA. RAKYAT MISKIN SEDANG MENANGIS
 
 
 
Sayang Bangun
DPP ASKI

 
Gelora Alam Raya Bangun
Sarjani Tarigan
DPP PMS

 
Medi Juna Sembiring
Forum Rembuk Karo

Catatan-catatan (ini tidak ada dalam selebaran tsb) :
 
1. Jelang pemilu 2004, sebuah elemen masyarakat Karo telah  berupaya 
untuk memfasilitasi negosiasi diantara sesama mereka  yang mau  maju di kancah 
Pemilihan DPD. Namun kenyataannya, kerina kalak Karo si calon ndai, tetap maju.

2. Dari evaluasi ini, kita juga tidak mengharapkan sekali. Maka yang mungkin 
dapat dilakukan, sebatas seruan moral.  Namun, bilamana memungkinkan satu kalak 
Karo yang maju pada satu titik momentum publik tersebut, maka alangkah indahnya.

3. Bilamana ada perorangan/organisa si Karo yang memiliki cita-cita/pengharap 
an yang sama, maka  pintu untuk sama-sama bekerja terkait merealisasikan 
pengharapan tersebut, sangatlah terbuka.

4. Tidak tertutup kemungkinan, bila nantinya gerakan ini hanya sebatas 
melaksanakan seruan moral. Tetapi, tidak tertutup juga kemungkinan, eskalasinya 
akan naik, melakukan gerakan menuju pengkerucutan sehingga diperoleh hasil 
satu. Permasalahannya sekarang, apa tolak ukur yang rasional bagi 
publik, sehingga dapat dijadikan cermin  perihal ketokohan mereka ???
 
 
 
 
S`tabi
 
MJS

** Perban jarang sitek mbuka email, maka untuk memperlancar komunikasi, danci 
kita saling call/SMS via 0813-9648-3666
 

--- On Mon, 7/7/08, shodan purba <shodanpurba@ yahoo.com> wrote:

From: shodan purba <shodanpurba@ yahoo.com>
Subject: Re: [tanahkaro] Re: Maukah Masyarakat Karo Berjuang untuk Persatuan?
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com, "Kom Karo" <komunitaskaro@ yahoogroups. com>
Date: Monday, July 7, 2008, 11:57 PM






MJJ:
Barangkali "persatuan" yang dimaksud disini lebih merupakan proses perubahan 
'mindset' melalui media pemilihan DPD yang akan segera berlangsung. Ini bacaan 
saya dan bacaan banyak orang dimilis maupun di keseharian di masyarakat: "kalau 
tidak ada benefit langsung, sangat berat untuk turut berpartisipasi" , 
istilahna "labo aku kurang cameten", "If ain't nothing in it for me why should 
I care" rsd......

Di sisi lain patriotisme Karo lumayan 'mekelek' bas kebanyakan pemilis, baik 
yang nyaring tersurat maupun yang dalam tersirat. Ajakan ini pada dasarnya 
mencoba bergerak dari semangat yang ada di hati dan mewujudkannya melalui suatu 
agenda kerja. Perjuangan ini juga memiliki milis ini sebagai media yang akan 
sangat banyak mendukung realisasi agenda kerja.

Agenda kerja yang 'nyata' ada sekarang adalah bagaimana memastikan adanya hanya 
1 orang kandidat Karo untuk melaju ke perlombaan wakil DPD Sumut. Perjuangannya 
adalah mengorganisir dan merumuskan metode sejenis pemilihan pendahuluan 
(informal) yang disinkronkan dengan jadwal pemilihan resmi DPD. Kalau umpanya 
info dari Erwin bahwa batasan akhir 17 Juli 2008 benar, maka kita akan  
nama-nama Karo yang mendaftar dan memenuhi persyaratan admin. Kita mencari 
metode bagaimana proses dan melaksanakan pengerucutan beberapa calon menjadi 
hanya satu. Ajakan ditujukan kepada semua anggota masyarakat Karo, kecuali 
mereka yang akan ikut maju sebagai calon. 

ETIKA PERJUANGAN: Selama masa tahapan persiapan, sebaiknya kita tidak berbicara 
mengenai nama.  Sampai pada masa pengerucutan, akan banyak waktu bagi 
masing-masing individu untuk memamerkan jagonya masing-masing. Mereka yang 
terlibat langsung dalam mengorganisir pengerucutan, juga diharapkan tidak 
memperlihatkan kecenderungannya.  tempa-tempa KPU informal, nake....

Sentabi,
Bp. Nona Sampaguita.     

  



----- Original Message ----
From: nomi sinulingga <[EMAIL PROTECTED] com>
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Sent: Monday, July 7, 2008 10:56:30 AM
Subject: Re: [tanahkaro] Re: Maukah Mayarakat Karo Berjuang untuk Persatuan?







Persatuan macam apakah yang dimaksudkan yang mau diperjuangkan?

Nomi





 














      

Kirim email ke