MJJ:
Ajakan ini muncul karna adanya 'kiniKaron' (lihat saja keaktifan milis, media 
dan lembaga Karo lainnya), yang bertolakbelakang dengan latar dan faktor 
apatisnya masyarakat Karo akan kepimimpinan Karo, susahnya masy Karo 
me-nokoh-kan seseorang Karo lainnya. Ajakan ini muncul dalam kerangka 
memperkokoh segala aspek 'kiniKaron' yang berarti bergeser dari kemasabodohan, 
dan keengganan menghargai sisi positif orang (Karo) lain. Ajakan ini muncul 
karena 'segera' ada test case, dalam rangka pemilihan anggota DPD. Saya tidak 
tahu, ada berapa kalak Karo yang mendaftar dan lulus administrasi sampai 
batasnya minggu ini. Kalau lebih dari 1, akan terulang kasus 2004, kecuali 
dilakukan 'pengerucutan.'  Ya, nuansa 'politik praktis'nya kental, tapi bidikan 
utamanya lebih kepada pergeseran/perubahan mind-set.

Ciri sederhana pemimpin adalah yang melakukan terlebih dahulu sesuatu untuk 
kepentingan umum. Mereka yang berani mengumpulkan 2500 (?) tandatangan dan 
fotokopi KTP sudah memiliki ciri utama ini. Masyarakat Karo dapat membantu 
me-nokoh-kan petarung ini. Seseorang yang menjadi tokoh karena adanya dukungan 
masyarakat Karo akan lebih memperhatikan kepentingan umum mayarakat Karo, dari 
pada mereka yang kurang memperoleh dukungan.

Ajakan ini bertopeng pada kenyataan/sinyalemen bahwa dibalik semua 
ketidakyakinan akan persatuan dan kepeminpinan Karo, ada kerinduan untuk 
bergeser menjadi orang yang making things happen, instead of watching, let 
alone asking: "what happen?"  

Sentabi teh bagi khotbah isi tulisen enda, aku sendiri pe ikut i khotbahi.
Bujur,
Bp Nona Sampaguita      



----- Original Message ----
From: nomi sinulingga <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, July 14, 2008 12:46:31 PM
Subject: Re: [tanahkaro] Re: Maukah Masyarakat Karo Berjuang untuk Persatuan?


Ketika persatuan karo yang diperjuangkan sudah dijelaskan oleh teman2 di milis 
ini. AKu makin jelas...bahwa tujuannya adalah pengerucutan orang karo yang akan 
diusung menjadi pemimpin. Untuk mewujudkan ini, Medi sduah menceritakan apa 
yang dikerjakan saat ini.

Sebagai orang yang awam politik dan hanya menjadi pengamat saja...sori kalau 
aku sedikit pesimis dengan usaha menyatukan Karo seperti itu. Terlalu praktis 
dan politis apa yang dikerjakan untuk mewujudkan kesatuan tersebut...sehingga 
kami rakyat biasa ini akan sulit untuk percaya. Mengusung hanya satu calon 
untuk pemimpin hanya memanfaatkan topeng kata persatuan dan tentunya untuk 
kepentingan sekelompok orang yang sudah melakukan perjuangannya ini. Sedangkan 
perjuma2 di Tanah KAro...belum tentu ada yang peduli.

Pengalaman hidup masyarakat Karo yang sering dibohongi oleh penguasa akan 
membuat mereka pesimis dengan kata "berjuang untuk karo".  Sudah jelas 
sekali...dalan2 i tanah Karo ceda kerina...dan janji-janji untuk KARO sudah 
tidak asing lagi ditelinga ketika jelang pemilu.  

Belum ada satu model pribadi sampai saat ini yang muncul yang benar2 dipercaya 
oleh masyarakat Karo. Tanpa diminta pun masyarakat akan meminta orang yang 
berintegritas dan memperjuangkan KARO (kalau ada) untuk memimpin masyarakat 
Karo...

e saja pendapatku sebagai masyarakat awam...

Bujur
Nomi
  
    


      

Kirim email ke