RUBEN TARIGAN, SE, 

Calon Bupati Hasil Rakercabsus PDI Perjuangan
Deliserdang

 

          Menjelang perhelatan pergantian kepemimpinan Deli Serdang, Suhu 
politik
semakin hangat. Saat ini gunjang-ganjing siapa yang akan memimpin Deli Serdang
semakin terasa. Bahkan suhunya hampir sama dengan hangatnya suhu PILGUBSU yang
baru kemarin sebab dapat dikatakan Deli Serdang Barometer SUMUT. Kenapa
demikian, karena Deli Serdang di huni beragam suku. Ada Karo, Jawa, Melayu,
Simalungun, Batak Toba, Mandailing dan suku-suku lainnya.

            Bisa saja orang Karo
bilang kami adalah Penduduk Asli, begitu juga orang melayu mengaku Tanah Deli
adalah Tanah Kami jadi kamilah penduduk asli Deli Serdang dan Orang Jawa pun
tak mau ketinggalan, kami penduduk terbanyak di Deli Serdang ujarnya. Begitu 
juga
dengan Mandailing, kami adalah pendiri Deli Serdang, kamilah Bupati pertama DS
( Bahroedin Siregar), dan juga orang Toba merasa mereka penguasa DS sekarang,
kamilah Bupatinya sekarang (H. Amri Tambunan) begitu juga Simalungun, satu
Kecamatan kami yang punya.

            Karena berbagai kultur
yang sudah sangat kental dengan kepluralannya di Deli Serdang sehingga PDI
Perjuangan Deli Serdang mencari figur Calon Bupati yang Pro Rakyat, Lahir dari
Rakyar dan Mau Berjuang Untuk Rakyat. Bisa jadi Bupati untuk semua kalangan,
suku, agama, bahkan Partai. Hal ini diwujudkan dalam penjaringan Calon Bupati
dan Wakil Bupati. Ada 7 Balon Bupati dan 2 Balon Wakil Bupati mendaftar di PDI
Perjuangan. Dari berbagai ragam Suku, Agama dan Partai. Wagirin Arman( Suku
Jawa, Ketua DPRD DS dan Ketua DPD Partai Golkar DS), Ahmad Ta’ala (Suku Melayu,
anggota DPRD DS Golkar, Ketua MABMI DS), Ruben Tarigan, SE (Karo, Anggota DPRD
DS, Ketua DPC PDI Perjuangan DS), Ahmad Raja Nasution (Mandailing, Ketua KNPI
DS, Ketua SPSI SUMUT), Amri Tambunan (Batak Toba, Bupati DS), Semangat
Sembiring Milala ( Karo, Pendiri FORSIMAKA, Harian Bersama), S. Sitangang ( 
Batak
Toba, PNS DS) begitu juga yang mendaftar di Posisi Wakil, Masa Bakti Sitepu
(Karo, Wakil Ketua DPRD DS) dan Timbangan Ginting (Karo, Ketua PPKD, Ketua
Organda Medan).

            Dari 22 PAC PDI
Perjuangan se DS dalam Rakercabsus PDI Perjuangan, 21 PAC merekomendasikan
Ruben Tarigan untuk di pertimbangkan DPP PDI Perjuangan sebagai calon Bupati
yang akan di usung PDIP di Pilkada Deli Serdang Oktober Nanti. Tapi semua
keputusan ada di tangan DPP. Ise ka si bas Partai si deban, uga ka Arah Dairi,
Langkat………..

 

Yah kalak Karo, ise akap kena si dukung bas Pilkada DS enda. Melala ngo
kuidah poster si terpampang jadi calon atena kalak karo. Lit Semangat
Sembiring, HN Serta Ginting, Ruben Tarigan, Masa Bakti Sitepu, Timbangan
Ginting, Dr. Marben Tarigan, Abel Barus dll melala denga. Jenda ula nari kita 
mbuesa
rembuk, “KAI GIA NINA ARHTALAH SI PERSADA” apai kari ndarat gelar bas KPU
sebagai calon Bupati mari radu ras si dukung. Ula nari ACC ta si baba bagi bas
Topik Milis enda rusur. Tapi angkat cangkul cuanken ‘tusuk ‘( ACC). Yahhhhhh
lake!!!!!!!!!!!!!!!!  Hgt 28

 

 







--- On Sat, 7/12/08, shodan purba <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: shodan purba <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [tanahkaro] Re: Maukah Masyarakat Karo Berjuang untuk Persatuan?
To: [email protected], "Kom Karo" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, July 12, 2008, 8:41 AM










    
            MJJ:
Arah keseluruhen tanggapendu, labo kam 'bingung.' Yang dibingungkan barangkali 
lebih kepada "bagaimana caranya" atau "kemustahilan" (kata sebagian) mengingat 
kecenderungan keengganan masyarakat Karo untuk melihat orang lain lebih sukses 
dari pada diri sendiri, seperti yang kam dan JG serta banyak pemilis setir. 
Ajakan ini dengan sendirinya juga merupakan gugahan bagi jiwa2 untuk menjadi 
gelisah karena tidak rela menghargai atau melihat orang lain, apalagi sesama 
Karo, maju. Untuk mencapai jiwa yang gelisah juga memerlukan perjuangan, belum 
lagi perjuangan menerjemahkan kegelisahan menjadi kegairahan menghargai orang 
lain yang "making things happen" (as opposed to those who "watch things happen" 
and those who ask "what happen?")  Sehingga, diajuken judul "Maukah berjuang?"
 

Tersingetna, mulih-ulih Rizal Malarangeng ngingetken sada kata si kuinget i 
Metro TV: "If there is a will, there is always a way."  Kininggiten rehna ibas 
pusuh nari, adi nggo reh ibas pusuh peraten, makana i cinggur ras perukuren. 

Sentabi, teh bagi cakap Pengerana2 gia akapndu sekali tulisen enda, aku sendiri 
pe ikut nge i khotbahi. Bujur 
Bp Nona Sampaguita.

----- Original Message ----
From: sanggaruruk <sanggaruruk@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Sent: Friday, July 11, 2008 7:57:30 PM
Subject: [tanahkaro] Re: Maukah Masyarakat Karo Berjuang untuk Persatuan?

saya juga masih binggung tentang persatuan yang dimaksud?.padahal kita

 semua tau sangat sulit menyatukan kalak karo.menurut saya orang karo

sangat sulit menghargai orang lain, termasuk orang karo sendiri.jadi

saya pikir,yang pertama perlu kita lakukan adalah bagaimana cara agar

kalak karo bisa menghargai orang lain./umumnya kalak karo hanya

menilai kelemahan jelma sideban,tanpa pernah melihat eksitensinya

kedepan.lit nge masuken si banci ndukung?


romy


--- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, medi sembiring <medy_sembiring@ ...>

wrote:

>

> Mjj ma,

>  

> Menarik kidah paparendu ma. Gundari i daraten enda, lit urun rembuk

kalak Karo si sangana berlangsung (meski dalam skala kitik-kitik lah

gia lebe), dengan topik/pengharapan si bali ras si i paparken mama, S.

Purba. Diskusi enda  dihadiri kalak-kalak Karo dari lintas

perorangan/organisa si.

>  

> Lit sangana dua gendang publik si sangana berlangsung i Sumut enda.

Pemilihan DPD ras Pilkada (Bupati/Wakil) , khusus yang erat kaitan

denga Karo Enda Ndai, emkap Kab. Deli Serdang, Kab. Langkat dan Kab.

Dairi. 

>  

> Dari piga-piga kali urun rembuk, akhirnya dibuatlah apa yang paling

mungkin untuk dilakukan sementara enda. Gerakan  enda emkap, membuat

selebaran. Kemudian, mereka yang terlibat dalam diskusi-diskusi ini

mendaulat empat orang untuk membubuhkan tanda tangan pada selebaran

tersebut. Mereka-mereka adalah :

>  

> - Sayang Bangun 

>   mewakili Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Seniman Karo

Indonesia (DPP-ASKI)

>  

> -Gelora Alam Raya Bangun dan Sarjani Tarigan 

>  mewakili Dewan Pimpinan Pusat Pemuda  Merga Silima (DPP PMS)

>  

> -Medi Juna Sembiring 

>  mewakili Forum Rembuk Karo (FRK). 

> 

> Bagenda isi selebaran e (yang telah dicetak dan beredar dalam

beberapa rim) :

> 

> SERUAN MORAL UNTUK MASYARAKAT KARO

>  

> 1. MASYARAKAT KARO HARUS BERSATU

> 2. MASYARAKAT KARO HARUS BANGKIT KE DEPAN

> 3. KALAU BUKAN SEKARANG, KAPAN LAGI !!!!!

> 4. MARI BERCERMIN PADA PEMILIHAN ANGGOTA DPD PADA 

>     PEMILIHAN UMUM  YANG LALU

> 5. KENAPA ORANG KARO MESTI BERSATU ?????

> 6. INGAT ANAK, CUCU, CICIT KITA. RAKYAT MISKIN SEDANG MENANGIS

>  

>  

>  

> Sayang Bangun

> DPP ASKI

> 

>  

> Gelora Alam Raya Bangun

> Sarjani Tarigan

> DPP PMS

> 

>  

> Medi Juna Sembiring

> Forum Rembuk Karo

> 

> Catatan-catatan (ini tidak ada dalam selebaran tsb) :

>  

> 1. Jelang pemilu 2004, sebuah elemen masyarakat Karo telah  berupaya

untuk memfasilitasi negosiasi diantara sesama mereka  yang mau  maju

di kancah Pemilihan DPD. Namun kenyataannya, kerina kalak Karo si

calon ndai, tetap maju.

> 

> 2. Dari evaluasi ini, kita juga tidak mengharapkan sekali. Maka yang

mungkin dapat dilakukan, sebatas seruan moral.  Namun, bilamana

memungkinkan satu kalak Karo yang maju pada satu titik momentum publik

tersebut, maka alangkah indahnya.

> 

> 3. Bilamana ada perorangan/organisa si Karo yang memiliki

cita-cita/pengharap an yang sama, maka  pintu untuk sama-sama bekerja

terkait merealisasikan pengharapan tersebut, sangatlah terbuka.

> 

> 4. Tidak tertutup kemungkinan, bila nantinya gerakan ini hanya

sebatas melaksanakan seruan moral. Tetapi, tidak tertutup juga

kemungkinan, eskalasinya akan naik, melakukan gerakan menuju

pengkerucutan sehingga diperoleh hasil satu. Permasalahannya sekarang,

apa tolak ukur yang rasional bagi publik, sehingga dapat dijadikan

cermin  perihal ketokohan mereka ???

>  

>  

>  

>  

> S`tabi

>  

> MJS

> 

> ** Perban jarang sitek mbuka email, maka untuk memperlancar

komunikasi, danci kita saling call/SMS via 0813-9648-3666

>  

> 

> --- On Mon, 7/7/08, shodan purba <shodanpurba@ ...> wrote:

> 

> From: shodan purba <shodanpurba@ ...>

> Subject: Re: [tanahkaro] Re: Maukah Masyarakat Karo Berjuang untuk

Persatuan?

> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com, "Kom Karo"

<komunitaskaro@ yahoogroups. com>

> Date: Monday, July 7, 2008, 11:57 PM

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> MJJ:

> Barangkali "persatuan" yang dimaksud disini lebih merupakan proses

perubahan 'mindset' melalui media pemilihan DPD yang akan segera

berlangsung. Ini bacaan saya dan bacaan banyak orang dimilis maupun di

keseharian di masyarakat: "kalau tidak ada benefit langsung, sangat

berat untuk turut berpartisipasi" , istilahna "labo aku kurang

cameten", "If ain't nothing in it for me why should I care" rsd......

> 

> Di sisi lain patriotisme Karo lumayan 'mekelek' bas kebanyakan

pemilis, baik yang nyaring tersurat maupun yang dalam tersirat. Ajakan

ini pada dasarnya mencoba bergerak dari semangat yang ada di hati dan

mewujudkannya melalui suatu agenda kerja. Perjuangan ini juga memiliki

milis ini sebagai media yang akan sangat banyak mendukung realisasi

agenda kerja.

> 

> Agenda kerja yang 'nyata' ada sekarang adalah bagaimana memastikan

adanya hanya 1 orang kandidat Karo untuk melaju ke perlombaan wakil

DPD Sumut. Perjuangannya adalah mengorganisir dan merumuskan metode

sejenis pemilihan pendahuluan (informal) yang disinkronkan dengan

jadwal pemilihan resmi DPD. Kalau umpanya info dari Erwin bahwa

batasan akhir 17 Juli 2008 benar, maka kita akan  nama-nama Karo yang

mendaftar dan memenuhi persyaratan admin. Kita mencari metode

bagaimana proses dan melaksanakan pengerucutan beberapa calon menjadi

hanya satu. Ajakan ditujukan kepada semua anggota masyarakat Karo,

kecuali mereka yang akan ikut maju sebagai calon. 

> 

> ETIKA PERJUANGAN: Selama masa tahapan persiapan, sebaiknya kita

tidak berbicara mengenai nama.  Sampai pada masa pengerucutan, akan

banyak waktu bagi masing-masing individu untuk memamerkan jagonya

masing-masing. Mereka yang terlibat langsung dalam mengorganisir

pengerucutan, juga diharapkan tidak memperlihatkan kecenderungannya. 

tempa-tempa KPU informal, nake....

> 

> Sentabi,

> Bp. Nona Sampaguita.     

> 

>   

> 

> 

> 

> ----- Original Message ----

> From: nomi sinulingga <[EMAIL PROTECTED] com>

> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com

> Sent: Monday, July 7, 2008 10:56:30 AM

> Subject: Re: [tanahkaro] Re: Maukah Mayarakat Karo Berjuang untuk

Persatuan?

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> Persatuan macam apakah yang dimaksudkan yang mau diperjuangkan?

> 

> Nomi

>






      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke