He he... adi surung kin pagi pemekaran Kota Berastagi, lanai sah Terong Berastagi kkkk www.terongdotak.com..... koq jadi masalah.... Ula nai pegedang Impal Darius...bas kam sambar kang kari reh na kkkkkk.
________________________________ From: kontan tarigan <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, August 26, 2010 3:42:56 PM Subject: Re: [tanahkaro] Re: Jangan Lagi Sebut Terong Belanda Salut kepada Calon Bupati kita ini, orang lain masih wacana, dia sudah praktek, berbuat dan berhasil. Mejuah-juah kita kerina! Bang KT --- On Thu, 8/26/10, karo karositepu <[email protected]> wrote: >From: karo karositepu <[email protected]> >Subject: Re: [tanahkaro] Re: Jangan Lagi Sebut Terong Belanda >To: [email protected] >Date: Thursday, August 26, 2010, 4:22 AM > > > >Di gundaling farm, kami juga menanam terong itu dan sudah 2 tahun ini kami >perkenalkan dengan nama Terong Berastagi, contoh tanaman yg sudah berbuah ada >di >depan kantor kami.... dan memang banyak yang menanyakan......dan yg penting >membeli... dan mencoba. Yang kami perkenalkan juga hasil farm kami >sunkist-berastagi, Susu murni berastagi. >Bujur, >Per"Baroeng"Peceren > > >--- Pada Sel, 24/8/10, robinson g munthe <[email protected]> menulis: > > >>Dari: robinson g munthe <[email protected]> >>Judul: Re: [tanahkaro] Re: Jangan Lagi Sebut Terong Belanda >>Kepada: [email protected] >>Tanggal: Selasa, 24 Agustus, 2010, 4:37 AM >> >> >> >>Emaka mejingkat ningen rusur e, gelah ula ketadingen. >> >>--- On Mon, 8/23/10, [email protected] <[email protected]> wrote: >> >> >>>From: [email protected] <[email protected]> >>>Subject: Re: [tanahkaro] Re: Jangan Lagi Sebut Terong Belanda >>>To: [email protected] >>>Date: Monday, August 23, 2010, 3:13 PM >>> >>> >>> >>>Kalau di Makassar dan beberapa kota di Sulawesi Selatan, mereka sudah >>>berupaya >>>mengganti namanya bukan lagi terong belanda, tapi bukan juga terong >>>berastagi/tanah karo, melainkan terong toraja dan didukung penuh oleh >>>pemerintah >>>setempat (diklaim berasal dari dataran tinggi toraja). Padahal di makassar >>>dan >>>sekitarnya terong ini baru muncul sekitar 10 tahun terakhir ini (demikian >>>juga >>>di toraja belum terlalu populer) sedangkan setahu saya sejak saya lahir >>>sudah >>>ada terong berastagi di tanah karo. >>> >>> >>>Saya setuju semua anggota milis ini mulai menggunakan kata terong berastagi >>>dalam setiap kesempatan. Para web master buatkan juga situs2 tentang terong >>>berastagi ini biar bisa go national dan international. >>> >>> >>>Bujur, >>>-eddy- >>> >>>Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ >>>From: "gintingmu" <[email protected]> >>>Sender: [email protected] >>>Date: Mon, 23 Aug 2010 19:42:27 -0000 >>>To: <[email protected]> >>>ReplyTo: [email protected] >>>Subject: [tanahkaro] Re: Jangan Lagi Sebut Terong Belanda >>> >>> >>> >>>Sangat setuju dengan Ibu LT Djamin Ginting, mari kita rame-rame mengganti >>>nama >>>'terong penjajah' itu dengan nama Terong Berastagi. Patutnya memang harus >>>kita >>>juga yang memulai, terutama orang-orang Karo yang tinggal di luar Berastagi >>>atau >>>diluar Karo. >>> >>>Nama-nama buah lainnya juga perlu disertakan untuk diubah, seperti jeruk >>>Berastagi, markisah Berastagi dan juga sayur-sayurannya. >>> >>>Penggantian nama ini berpengaruh besar juga terhadap perkembangan industri >>>turism di Karo dan Sumut dan bahkan terhadap Indonesia umumnya, dan semakin >>>populer semakin tinggi juga harganya. >>> >>>Bujur >>>MUG >>> >>>--- In [email protected], Alexander Firdaust <daustco...@...> wrote: >>>TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Di usianya yang kini 86 tahun, istri pejuang >>>kemerdekaan >>>yang menentang Pemerintah Hindia Belanda di Tanah Karo, Ny LT Djamin Ginting >>>masih menyimpan rasa kekecewaan dan masih tersirat di dalam hatinya. >>> >>> >>>Kekecewaan itu terkait dengan penyebutan nama hasil tanaman dari Kabupaten >>>Karo >>>yang dinilainya tidak cocok. Yakni, Terong Berastagi yang di pasaran akrab >>>disebut Terong Belanda. >>> >>>Unik memang, tapi jika dicermati lebih dalam masuk akal juga apa yang selama >>>ini >>>dikeluhkan istri mantan Pangdam I Bukit Barisan, Letjen Djamin Ginting itu. >>>Waktu itu, Ny.LT Djamin Ginting bersama keluarga makan di sebuah restoran. >>>Seorang pelayan datang menghampiri dan menanyakan menu apa yang hendak >>>dipesan. >>>Setelah memesan makanan, pelayan itu pun menawarkan berbagai aneka minuman >>>juice >>>buah-buahan kepadanya. Pelayan itu menawarkan jus Terong Belanda kepadanya. >>> >>>Wanita yang pernah menjadi anggota MPR RI dua periode dari Partai Golkar >>>(1978-1983, 1983-1988) itu pun terkejut mendengarnya, lalu tersirat dalam >>>hatinya, mengapa buah yang dihasilkan dari dataran tinggi Karo tersebut >>>diberi >>>nama terong Penjajah, yaitu Terong Belanda dan Terong Jepang. >>> >>>"Buah itu kan dihasilkan dari Tanah Karo, mengapa tidak diberi nama Terong >>>Tanah >>>karo atau Terong Berastagi. Mengapa harus Terong penjajah (Belanda-Jepang >>>red)," >>>ucapnya kepada Tribun Medan. >>> >>>Seorang wanita pejuang yang berangkat dari pribadi guru sederhana itu kini >>>berharap agar masyarakat jangan lagi menyebut Terong Belanda maupun Terong >>>Jepang. Tambahnya lagi, perusahaan yang memproduksi buah tersebut menjadi >>>aneka >>>minuman segar agar kiranya mulai mempopulerkannya dengan nama Terong >>>Berastagi >>>atau Terong Tanah Karo. >>> >>>Terong Berastagi adalah buah yang banyak ditemukan di dataran tinggi yang >>>dingin. Buah ini banyak ditemukan di Sumut, terutama Kota Berastagi, >>>Kabupaten >>>Karo. Bentuknya oval sebesar telur ayam. Waktu muda warnanya kuning, saat >>>matang >>>warnanya berubah menjadi keunguan. Rasanya asam, biasanya dibuat jus, namun >>>bisa >>>juga dikonsumsi langsung sebagai buah segar. >>> >>>Selain kaya akan air, buah tersebut mengandung provitamin A yang bagus untuk >>>kesehatan mata dan Vitamin C untuk mengobati sariawan dan meningkatkan daya >>>tahan tubuh. Di pasar buah Kota Berastagi, buah tersebut banyak dijual, >>>harganya >>>juga beraneka macam, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 15 ribu. Jika Anda sedang >>>bertandang ke daerah dataran tinggi Karo, tepatnya Berastagi, jangan lupa >>>singgah dan cicipi Terong Berastagi. (*) >>> >>>Sumber: http://www.tribunnews.com/2010/08/23/jangan-lagi-sebut-terong-belanda >>> >>>Salam Mejuah Juah >>> >>>Karo Cyber Community >>> >>> >> >
