Assalamualaikum wbt,

Saya sangat bersetuju dengan pendapat saudara Satria Iman Pribadi.
Saya berpendapat orang yang hanya berfikiran dangkal sahaja suka
memikirkan bab yang remeh temeh.

Apakah matlamat tasawuf itu mempertikaikan kenabian dan kerasulan?
Saya merasakan ianya sesuai diperbincangkan di tempat lain.

Sekian, wassalam.




---Satria Iman Pribadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum w.w.
> 
> Tulisan Nadri dibawah ini banyak yang mengaburkan masalah menurut
saya.
> Mohon ma'af saya ingin mengkritiknya.
> 
> ----------
> > From: Nadri Saadudin <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: '[EMAIL PROTECTED]'
> > Subject: [Tasawuf] BAGAIMANAKAH MENURUT PENDAPAT ANDA?
> > Date: Monday, February 22, 1999 6:44 PM
> > 
> > 
> > Bismillahirrahmanirrahim,
> > Assalamu'alaikum wr.wb.
> > 
> >      BAGAIMANAKAH MENURUT PENDAPAT ANDA?
> >      
> >      Menurut sebahagian besar  Ulama-Ulama Mainstream Islam, Nabi
Isa al
> >      Masih  masih  hidup dilangit, atau di planet (Arman dan
Junarto...)
> >      sampai  sekarang dan belum mati-mati juga, dan usianya
diperkirakan
> >      telah  mencapai  1999 tahun untuk ukuran waktu dibumi... 
Sementara
> >      Nabi  Muhammad  SAW  yang mereka sebut sebagai Nabi  Penutup 
telah
> >      wafat  dibumi  dan  dimakamkan  di  Madinah  dalam  usia 
hanya  63
> >      tahun...Begitu  panjang  usia  Nabi Isa  ,  melebihi  usia 
manusia
> >      manapun yang telah pernah hidup dibumi ini....!
> 
> Rasanya saya belum pernah mendengar ada pernyataan umur Nabi Isa lebih
> panjang ini. Ini kesimpulan yang tidak populer. Yang ada hanya
"Allah telah
> mengangkat Nabi Isa". Selama ini pemahaman umum adalah jika Allah yang
> "mengangkat" nya, maka persoalan selesai. Tidak perlu
dipermasalahkan lagi
> umurnya berapa sekarang dan apakah itu jadi istimewa.
> >      
> >      Tidak  ada  satu orang pun yang mengatakan bahwa Nabi
Muhammad  SAW
> >      masih  hidup  hingga  kini. Karena Nabi Isa  masih  hidup  
apalagi
> >      sekarang  lagi   sedang  "merantau" ke  planet  ,  sementara 
 nabi
> >      Muhammad SAW sudah lama sekali wafat  di bumi, maka dengan
demikian
> >      nampaknya  Nabi  Isa lebih mulia dari Nabi Muhammad  SAW... 
Banyak
> >      orang mengatakan bahwa yang hidup tentu saja lebih mulia dari
 yang
> >      mati.....Yang  masih  hidup di dua buah planet,  tentu  saja 
lebih
> >      mulia dari yang telah mati  disatu planet.....
> 
> Cerita Nabi-Nabi hidup di Planet-planet adalah tafsiran spekulatif
dari
> orang yang tidak mengerti ilmu alam. Setahu saya tidak ada Nash
Al-Qur-an
> maupun hadits yang mendukungnya. Cerita ini juga tidak populer. Entah
> dikalangan Ahmadiyah.
> 
> Kemudian walaupun jika benar Nabi Isa AS. masih "hidup" dan dan nabi
> Muhammad SAW telah wafat, maka kenapa mesti Nabi Isa AS lebih mulia ?.
> Dalam Al-Qur-an dan hadits Nabi tidak pernah dianggap umur jadi
parameter
> mengukur kemuliaan seseorang. Jelas sekali bahwa AL-Qura-an
mengatakan 
> bahwa yang lebih mulia diantara "kamu" adalah yang paling bertaqwa. 
> 
> >      
> >      Nabi Isa konon bisa pula menghidupkan orang-orang mati,
maksud saya
> >      orang-orang  yang sudah jadi jenazah, bahkan telah  menjadi 
tulang
> >      belulang  kembali  dihidupkan  oleh  Nabi  Isa...  Betapa 
hebatnya
> >      kekuasaan  dan mukjizat beliau itu! Karena menghidupkan orang
 mati
> >      adalah  salah satu mukjizat Nabi Isa yang tidak dimiliki oleh
 nabi
> >      manapun  termasuk  Nabi Muhammad SAW, maka dengan
kelebihannya  itu
> >      telah  menjadikan beliau semakin istimewa dimata Ulama-Ulama
Islam.
> >      Menghidupkan  orang  mati adalah salah satu sifat  dan  kuasa
 dari
> >      Allah,  dan  itu  nampaknya  telah dimiliki  oleh  Nabi  Isa 
lewat
> >      mukjizatnya...sementara Nabi Muhammad SAW tidak memiliki
mukjizat ,
> >      sifat dan kuasa seperti itu.
> 
> Tidak pernah dalam Islam kita mengenal bahwa Nabi itu lebih hebat
dan lebih
> mulia karena mukjizat yang seperti itu. Apakah Nabi Sulaiman yang bisa
> berbicara bahasa burung lebih mulia dari Nabi Isa atau Nabi Isa
lebih mulia
> dari nabi Musa yang bisa membelah laut ?. Semuanya itu hanya karena
izin
> Allah, dan itu juga kasus per kasus, dan tidak seterusnya. Tidak
pernah
> kita mempelajari perbedaan mukjizat ini menjadi perbedaan kemuliaan
Nabi.
> Yang kita kenal misalnya Nabi yang Ulul Azmi.
> 
> Saya tidak tahu apa gunanya kita memperbandingkan dan menjadikan sifat
> cemburu kenabian itu dalam diri kita, apalagi dalam milis rtasawuf
ini. Toh
> kita kenal bahwa Nabi Isa AS, Nabi Musa AS, dan Nabi-Nabi lainnya
adalah
> Nabi-Nabi kita juga, bukan Nabi orang lain. Bagi ummat kristiani,
Nabi Isa
> bukan Nabi bagi mereka, tetapi "Tuhan". Jadi dengan banyaknya mukjizat
> Nabi-Nabi tersebut, termasuk Nabi Isa AS, maka seharusnya makin tambah
> keyakinan kita akan Islam. Bukan untuk dibanding-bandingkan.
> 
> >      
> >      Dengan  demikian  menjadi semakin jelaslah, bahwa  Nabi  Isa 
lebih
> >      hebat  katimbang  Nabi  Muhammad SAW, dengan  adanya  kuasa 
beliau
> >      tersebut. Karena Isa mempunyai sifat dan kuasa Allah maka 
Isa  ada
> >      kemungkinan  bahwa  Isa itu juga  Allah... Dan orang-orang 
Kristen
> >      yang  mempertuhan  Isa tidak bisa disalahkan begitu  saja. 
Mungkin
> >      juga  mereka itu benar karena dengan sifat dan kuasa Isa itu 
sulit
> >      juga  buat  dibantah  bahwa  Isa  tidak   identik  dengan 
Allah...
> >      Bagaimana  kita  bisa  menyalahkan  mereka  bukankah  kita 
sendiri
> >      meyakini  bahwa Isa itu bisa menghidupkan orang mati....? Dan
 yang
> >      demikian juga kita yakini sebagai sifat dan kuasa Allah?
> 
> Sekali lagi ini sudah keluar dari konteks sifat pembahasan Islam,
karena
> jelas kemampuan itu semua hanya karena Allah mengizinkan, bukan atas
> kemampuan diri Nabi itu sendiri. Kalau mau memperbandingkan, apakah
Nabi
> Muhammad SAW "bertemu" langsung dengan ALLAH waktu Isra' Mi'raj bukan
> mukjizat yang istimewa dan tidak dipunyai Nabi-Nabi lain ?. Tapi
sebenarnya
> ini tidak perlu diperbandingkan, karena mukjizat mereka berbeda. Ini
sama
> saja dengan menanyakan lebih hebat mana orang yang makan buah pisang
dengan
> makan buah apel ?. Bagi sebagian orang Indonesia mungkin lebih
bergengsi
> makan buah apel, tapi bagi orang Eropa, lebih bergengsi makan buah
pisang,
> karena mahal dan jarang di Eropa. Dan urusan gengsi ini bukankah
harus kita
> buang jauh-jauh dari sifat seorang yang ingin belajar menjalani
kehidupan
> tasawuf ?.
> 
> 
> >      Nanti  diakhir zaman Nabi Isa akan datang lagi, turun kebumi 
untuk
> >      memberesi umat Nabi Muhammad SAW, yang konon kacau balau dan
saling
> >      berpecah  belah...  Ummat Nabi Muhammad SAW yang  kacau 
balau  itu
> >      nampaknya  perlu  dibereskan oleh salah seorang  Nabi  yang 
diutus
> >      kepada  Bani Israel dahulu, yakni Nabi Isa .  Tidak ada 
seorangpun
> >      dipilih  oleh  Allah diantara orang-orang Islam  untuk 
membereskan
> >      ummat  Islam  itu... Allah ternyata mendatangkan Nabi  lama 
diluar
> >      orang-orang  Islam  umat  Nabi  Muhammad  SAW  untuk 
menyelesaikan
> >      persoalan-persoalan orang Islam... Nabi Isa akan menjadi
hakim yang
> >      adil...Betapa agung dan hebatnya Nabi Bani Israel itu...
> 
> Cerita ini banyak versi dan tidak ada cerita yang mutlak
kebenarannya. Saya
> rasa tidak perlu kita membesar-besarkan cerita ini dan tidak perlu
juga
> menghantam orang yang memiliki pemahaman ini seperti saudara kita dari
> Ahmadiyah yang sengaja menghantam pemahaman ini sebagai alat awal
dakwah
> mereka, karena mereka merasa bisa membuktikan bahwa Nabi Isa
sebenarnya
> wafat dan dimakamkan di daerah Asia Tengah sana. 
> 
> Saya sendiri merasa tidak perlu hal ini kita perdebatkan, karena
bukan hal
> pokok dalam Islam, dan mengkin tidak terlalu relevan membahasnya dalam
> milis tasawuf ini.
> 
> >      Dan  diantara orang-orang Islam nampaknya tidak akan muncul
seorang
> >      hakim  yang  adil. Allah sendiri memilihkannya dari  seorang 
Rasul
> >      Bani Israel yang telah disimpanNya berabad-abad diatas langit
untuk
> >      diturunkanNya  ke bumi ini. Dengan datangnya Nabi Isa  Bani 
Israel
> >      itu  ketengah-tengah  umat Islam sebelum  hari  kiamat,  maka
 Nabi
> >      Muhammad  SAW  pun tidak menjadi Nabi Penutup lagi  ,  karena
 yang
> >      menjadi Nabi Penutup adalah Nabi Isa karena dia yang datang 
paling
> >      akhir....
> >      
> >      Memang Nabi Isa itu lebih hebat katimbang Nabi Muhammad
SAW...  Dan
> >      tidak  salah  orang-orang Kristen mempertuhan Nabi Isa... 
Dan  apa
> >      yang  diyakini Ulama-Ulama Islam ini tentang nabi Isa  adalah
 sama
> >      dengan apa yang diyakini oleh orang-orang Kristen itu......
> >           
> >      Kasihan....!
> >      
> >      Bagaimanakah menurut pendapat anda?  
>     
> Menurut pendapat saya hal itu tidak benar dan orang juga tidak atau
jarang
> memahami seperti yang disangka oleh Nadri tersebut. Saya kira banyak
> pembaca milis yang baru tahu bahwa itu seperti menjadi masalah setelah
> saudara Nadri mengungkapkannya.
> 
> Saya sarankan tidak perlu meneruskan pambahasan ini, karena nanti
saudara
> nadri mengirim lagi puluhan tulisan berisi bukti wafatnya nabi Isa
didaerah
> Asia tengah sana, dan lain-lain tulisan propaganda Ahmadiyah lainnya.
> Padahal ini mungkin bukan hal penting untuk dibahas dalam milis ini.
> mungkin cukup saudara Nadri propaganda Ahmadiyahnya di ISNET (kabarnya
> sudah dikeluarkan juga), Apakabar, dll. Nanti disini kita jadi
terjebak
> membahas yang tidak pokok.
> 
> Karena saudara nadri menanyakan pendapat, maka inilah pendapat saya.
> 
> Mungkin kalau ada metode-metode tasawuf dalam Ahmadiyah, bolehlah
> dikemukakan, bukan propaganda seperti ini. Saya sendiri sudah pernah
baca
> brosur Ahmadiyah tentang ini.
> 
> Wassalamu'alaikum w.w.
> Satria Iman Pribadi
> (Yang sudah bosan membaca propaganda saudara Nadri di Rantau-net dan
> Apakabar, juga sudah kenal dengan isi propaganda ini sejak SMA
dahulu di
> Padang, yang menjadi salah satu pusat Ahmadiyah penting di
Indonesia. Salah
> satu "selling point" Ahmadiyah adalah serangan terhadap
Kristenisasi. Hal
> ini bisa dibaca sekarang hampir tiap hari di Apakabar, dimana
saudara Nadri
> disediakan kolom khusus oleh administratornya)
> 
> > Wassalamu'alaikum wr.wb.
> > Nadri Saaduddin,
> > Jalan Rambutan B-32
> > Telp. (+62-0765) 93072
> > Duri 28884,
> > Riau Daratan, INDONESIA
> >
>
----------------------------------------------------------------------------
> 
> > ---------------------------
> > THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
> > LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
> > Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
> > For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the
world.
> >
>
----------------------------------------------------------------------------
> 
> > ---------------------------
> > 
> > 
> > 
> >
---------------------------------------------------------------------
> > Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
> > Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
> 
=== message truncated ===

_________________________________________________________
DO YOU YAHOO!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke