Assalamualaikum wr. wb,
Saya juga sangat setuju, bahwa perdebatan itu tidak akan
menyelesaikan masalah apa-apa. Tujuan kita kan bukan memenanggkan perdebatan
tapi berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan hati yang bersih dan
ihklas.
Wassalam
Welly
> -----Original Message-----
> From: sham mz [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Tuesday, February 23, 1999 5:09 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Tasawuf] BAGAIMANAKAH MENURUT PENDAPAT ANDA?
>
> Assalamualaikum wbt,
>
> Saya sangat bersetuju dengan pendapat saudara Satria Iman Pribadi.
> Saya berpendapat orang yang hanya berfikiran dangkal sahaja suka
> memikirkan bab yang remeh temeh.
>
> Apakah matlamat tasawuf itu mempertikaikan kenabian dan kerasulan?
> Saya merasakan ianya sesuai diperbincangkan di tempat lain.
>
> Sekian, wassalam.
>
>
>
>
> ---Satria Iman Pribadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Assalamu'alaikum w.w.
> >
> > Tulisan Nadri dibawah ini banyak yang mengaburkan masalah menurut
> saya.
> > Mohon ma'af saya ingin mengkritiknya.
> >
> > ----------
> > > From: Nadri Saadudin <[EMAIL PROTECTED]>
> > > To: '[EMAIL PROTECTED]'
> > > Subject: [Tasawuf] BAGAIMANAKAH MENURUT PENDAPAT ANDA?
> > > Date: Monday, February 22, 1999 6:44 PM
> > >
> > >
> > > Bismillahirrahmanirrahim,
> > > Assalamu'alaikum wr.wb.
> > >
> > > BAGAIMANAKAH MENURUT PENDAPAT ANDA?
> > >
> > > Menurut sebahagian besar Ulama-Ulama Mainstream Islam, Nabi
> Isa al
> > > Masih masih hidup dilangit, atau di planet (Arman dan
> Junarto...)
> > > sampai sekarang dan belum mati-mati juga, dan usianya
> diperkirakan
> > > telah mencapai 1999 tahun untuk ukuran waktu dibumi...
> Sementara
> > > Nabi Muhammad SAW yang mereka sebut sebagai Nabi Penutup
> telah
> > > wafat dibumi dan dimakamkan di Madinah dalam usia
> hanya 63
> > > tahun...Begitu panjang usia Nabi Isa , melebihi usia
> manusia
> > > manapun yang telah pernah hidup dibumi ini....!
> >
> > Rasanya saya belum pernah mendengar ada pernyataan umur Nabi Isa lebih
> > panjang ini. Ini kesimpulan yang tidak populer. Yang ada hanya
> "Allah telah
> > mengangkat Nabi Isa". Selama ini pemahaman umum adalah jika Allah yang
> > "mengangkat" nya, maka persoalan selesai. Tidak perlu
> dipermasalahkan lagi
> > umurnya berapa sekarang dan apakah itu jadi istimewa.
> > >
> > > Tidak ada satu orang pun yang mengatakan bahwa Nabi
> Muhammad SAW
> > > masih hidup hingga kini. Karena Nabi Isa masih hidup
> apalagi
> > > sekarang lagi sedang "merantau" ke planet , sementara
> nabi
> > > Muhammad SAW sudah lama sekali wafat di bumi, maka dengan
> demikian
> > > nampaknya Nabi Isa lebih mulia dari Nabi Muhammad SAW...
> Banyak
> > > orang mengatakan bahwa yang hidup tentu saja lebih mulia dari
> yang
> > > mati.....Yang masih hidup di dua buah planet, tentu saja
> lebih
> > > mulia dari yang telah mati disatu planet.....
> >
> > Cerita Nabi-Nabi hidup di Planet-planet adalah tafsiran spekulatif
> dari
> > orang yang tidak mengerti ilmu alam. Setahu saya tidak ada Nash
> Al-Qur-an
> > maupun hadits yang mendukungnya. Cerita ini juga tidak populer. Entah
> > dikalangan Ahmadiyah.
> >
> > Kemudian walaupun jika benar Nabi Isa AS. masih "hidup" dan dan nabi
> > Muhammad SAW telah wafat, maka kenapa mesti Nabi Isa AS lebih mulia ?.
> > Dalam Al-Qur-an dan hadits Nabi tidak pernah dianggap umur jadi
> parameter
> > mengukur kemuliaan seseorang. Jelas sekali bahwa AL-Qura-an
> mengatakan
> > bahwa yang lebih mulia diantara "kamu" adalah yang paling bertaqwa.
> >
> > >
> > > Nabi Isa konon bisa pula menghidupkan orang-orang mati,
> maksud saya
> > > orang-orang yang sudah jadi jenazah, bahkan telah menjadi
> tulang
> > > belulang kembali dihidupkan oleh Nabi Isa... Betapa
> hebatnya
> > > kekuasaan dan mukjizat beliau itu! Karena menghidupkan orang
> mati
> > > adalah salah satu mukjizat Nabi Isa yang tidak dimiliki oleh
> nabi
> > > manapun termasuk Nabi Muhammad SAW, maka dengan
> kelebihannya itu
> > > telah menjadikan beliau semakin istimewa dimata Ulama-Ulama
> Islam.
> > > Menghidupkan orang mati adalah salah satu sifat dan kuasa
> dari
> > > Allah, dan itu nampaknya telah dimiliki oleh Nabi Isa
> lewat
> > > mukjizatnya...sementara Nabi Muhammad SAW tidak memiliki
> mukjizat ,
> > > sifat dan kuasa seperti itu.
> >
> > Tidak pernah dalam Islam kita mengenal bahwa Nabi itu lebih hebat
> dan lebih
> > mulia karena mukjizat yang seperti itu. Apakah Nabi Sulaiman yang bisa
> > berbicara bahasa burung lebih mulia dari Nabi Isa atau Nabi Isa
> lebih mulia
> > dari nabi Musa yang bisa membelah laut ?. Semuanya itu hanya karena
> izin
> > Allah, dan itu juga kasus per kasus, dan tidak seterusnya. Tidak
> pernah
> > kita mempelajari perbedaan mukjizat ini menjadi perbedaan kemuliaan
> Nabi.
> > Yang kita kenal misalnya Nabi yang Ulul Azmi.
> >
> > Saya tidak tahu apa gunanya kita memperbandingkan dan menjadikan sifat
> > cemburu kenabian itu dalam diri kita, apalagi dalam milis rtasawuf
> ini. Toh
> > kita kenal bahwa Nabi Isa AS, Nabi Musa AS, dan Nabi-Nabi lainnya
> adalah
> > Nabi-Nabi kita juga, bukan Nabi orang lain. Bagi ummat kristiani,
> Nabi Isa
> > bukan Nabi bagi mereka, tetapi "Tuhan". Jadi dengan banyaknya mukjizat
> > Nabi-Nabi tersebut, termasuk Nabi Isa AS, maka seharusnya makin tambah
> > keyakinan kita akan Islam. Bukan untuk dibanding-bandingkan.
> >
> > >
> > > Dengan demikian menjadi semakin jelaslah, bahwa Nabi Isa
> lebih
> > > hebat katimbang Nabi Muhammad SAW, dengan adanya kuasa
> beliau
> > > tersebut. Karena Isa mempunyai sifat dan kuasa Allah maka
> Isa ada
> > > kemungkinan bahwa Isa itu juga Allah... Dan orang-orang
> Kristen
> > > yang mempertuhan Isa tidak bisa disalahkan begitu saja.
> Mungkin
> > > juga mereka itu benar karena dengan sifat dan kuasa Isa itu
> sulit
> > > juga buat dibantah bahwa Isa tidak identik dengan
> Allah...
> > > Bagaimana kita bisa menyalahkan mereka bukankah kita
> sendiri
> > > meyakini bahwa Isa itu bisa menghidupkan orang mati....? Dan
> yang
> > > demikian juga kita yakini sebagai sifat dan kuasa Allah?
> >
> > Sekali lagi ini sudah keluar dari konteks sifat pembahasan Islam,
> karena
> > jelas kemampuan itu semua hanya karena Allah mengizinkan, bukan atas
> > kemampuan diri Nabi itu sendiri. Kalau mau memperbandingkan, apakah
> Nabi
> > Muhammad SAW "bertemu" langsung dengan ALLAH waktu Isra' Mi'raj bukan
> > mukjizat yang istimewa dan tidak dipunyai Nabi-Nabi lain ?. Tapi
> sebenarnya
> > ini tidak perlu diperbandingkan, karena mukjizat mereka berbeda. Ini
> sama
> > saja dengan menanyakan lebih hebat mana orang yang makan buah pisang
> dengan
> > makan buah apel ?. Bagi sebagian orang Indonesia mungkin lebih
> bergengsi
> > makan buah apel, tapi bagi orang Eropa, lebih bergengsi makan buah
> pisang,
> > karena mahal dan jarang di Eropa. Dan urusan gengsi ini bukankah
> harus kita
> > buang jauh-jauh dari sifat seorang yang ingin belajar menjalani
> kehidupan
> > tasawuf ?.
> >
> >
> > > Nanti diakhir zaman Nabi Isa akan datang lagi, turun kebumi
> untuk
> > > memberesi umat Nabi Muhammad SAW, yang konon kacau balau dan
> saling
> > > berpecah belah... Ummat Nabi Muhammad SAW yang kacau
> balau itu
> > > nampaknya perlu dibereskan oleh salah seorang Nabi yang
> diutus
> > > kepada Bani Israel dahulu, yakni Nabi Isa . Tidak ada
> seorangpun
> > > dipilih oleh Allah diantara orang-orang Islam untuk
> membereskan
> > > ummat Islam itu... Allah ternyata mendatangkan Nabi lama
> diluar
> > > orang-orang Islam umat Nabi Muhammad SAW untuk
> menyelesaikan
> > > persoalan-persoalan orang Islam... Nabi Isa akan menjadi
> hakim yang
> > > adil...Betapa agung dan hebatnya Nabi Bani Israel itu...
> >
> > Cerita ini banyak versi dan tidak ada cerita yang mutlak
> kebenarannya. Saya
> > rasa tidak perlu kita membesar-besarkan cerita ini dan tidak perlu
> juga
> > menghantam orang yang memiliki pemahaman ini seperti saudara kita dari
> > Ahmadiyah yang sengaja menghantam pemahaman ini sebagai alat awal
> dakwah
> > mereka, karena mereka merasa bisa membuktikan bahwa Nabi Isa
> sebenarnya
> > wafat dan dimakamkan di daerah Asia Tengah sana.
> >
> > Saya sendiri merasa tidak perlu hal ini kita perdebatkan, karena
> bukan hal
> > pokok dalam Islam, dan mengkin tidak terlalu relevan membahasnya dalam
> > milis tasawuf ini.
> >
> > > Dan diantara orang-orang Islam nampaknya tidak akan muncul
> seorang
> > > hakim yang adil. Allah sendiri memilihkannya dari seorang
> Rasul
> > > Bani Israel yang telah disimpanNya berabad-abad diatas langit
> untuk
> > > diturunkanNya ke bumi ini. Dengan datangnya Nabi Isa Bani
> Israel
> > > itu ketengah-tengah umat Islam sebelum hari kiamat, maka
> Nabi
> > > Muhammad SAW pun tidak menjadi Nabi Penutup lagi , karena
> yang
> > > menjadi Nabi Penutup adalah Nabi Isa karena dia yang datang
> paling
> > > akhir....
> > >
> > > Memang Nabi Isa itu lebih hebat katimbang Nabi Muhammad
> SAW... Dan
> > > tidak salah orang-orang Kristen mempertuhan Nabi Isa...
> Dan apa
> > > yang diyakini Ulama-Ulama Islam ini tentang nabi Isa adalah
> sama
> > > dengan apa yang diyakini oleh orang-orang Kristen itu......
> > >
> > > Kasihan....!
> > >
> > > Bagaimanakah menurut pendapat anda?
> >
> > Menurut pendapat saya hal itu tidak benar dan orang juga tidak atau
> jarang
> > memahami seperti yang disangka oleh Nadri tersebut. Saya kira banyak
> > pembaca milis yang baru tahu bahwa itu seperti menjadi masalah setelah
> > saudara Nadri mengungkapkannya.
> >
> > Saya sarankan tidak perlu meneruskan pambahasan ini, karena nanti
> saudara
> > nadri mengirim lagi puluhan tulisan berisi bukti wafatnya nabi Isa
> didaerah
> > Asia tengah sana, dan lain-lain tulisan propaganda Ahmadiyah lainnya.
> > Padahal ini mungkin bukan hal penting untuk dibahas dalam milis ini.
> > mungkin cukup saudara Nadri propaganda Ahmadiyahnya di ISNET (kabarnya
> > sudah dikeluarkan juga), Apakabar, dll. Nanti disini kita jadi
> terjebak
> > membahas yang tidak pokok.
> >
> > Karena saudara nadri menanyakan pendapat, maka inilah pendapat saya.
> >
> > Mungkin kalau ada metode-metode tasawuf dalam Ahmadiyah, bolehlah
> > dikemukakan, bukan propaganda seperti ini. Saya sendiri sudah pernah
> baca
> > brosur Ahmadiyah tentang ini.
> >
> > Wassalamu'alaikum w.w.
> > Satria Iman Pribadi
> > (Yang sudah bosan membaca propaganda saudara Nadri di Rantau-net dan
> > Apakabar, juga sudah kenal dengan isi propaganda ini sejak SMA
> dahulu di
> > Padang, yang menjadi salah satu pusat Ahmadiyah penting di
> Indonesia. Salah
> > satu "selling point" Ahmadiyah adalah serangan terhadap
> Kristenisasi. Hal
> > ini bisa dibaca sekarang hampir tiap hari di Apakabar, dimana
> saudara Nadri
> > disediakan kolom khusus oleh administratornya)
> >
> > > Wassalamu'alaikum wr.wb.
> > > Nadri Saaduddin,
> > > Jalan Rambutan B-32
> > > Telp. (+62-0765) 93072
> > > Duri 28884,
> > > Riau Daratan, INDONESIA
> > >
> >
> --------------------------------------------------------------------------
> --
> >
> > > ---------------------------
> > > THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
> > > LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
> > > Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
> > > For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the
> world.
> > >
> >
> --------------------------------------------------------------------------
> --
> >
> > > ---------------------------
> > >
> > >
> > >
> > >
> ---------------------------------------------------------------------
> > > Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> > > Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> >
> === message truncated ===
>
> _________________________________________________________
> DO YOU YAHOO!?
> Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)