Ali Abidin wrote:
> Barangkali sebenarnya umat islam tidak merasa 1 tubuh
> lagi melihat saudaranya ditindas sedemikian rupa. Barangkali
> selama bukan anak/ istri / famili yang diperlakukan sedemikian
> maka kita tidak mampu merasakan apa-apa. Barangkali
> memang umat islam sudah tidak lagi mempunyai ghirah.
> Barangkali kita semua memang demikian?
Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Saya tidak tahu bagaimana perasaan rekan-rekan milis yang lain saat
membaca berita itu. Tapi terus terang saya sendiri tidak merasakan
apa-apa. Bahkan hingga saat ini saya tidak juga meneteskan air mata
ataupun merasa marah di hati. Mungkin Sdr. Ali benar, setidaknya saya,
sudah kehilangan rasa kekeluargaan terhadap sesama muslim. Dan terus
terang saya heran pada diri saya sendiri, kenapa saya sampai begini?
Bagaimana dengan yang lain?
Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Rizki Herucakra
> -----Original Message-----
> From: Ali Abidin [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Tuesday, March 02, 1999 12:35 PM
> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: RE: [Tasawuf] Oknum Polisi Berondong Jamaah Sholat
>
> Assalaamu 'alaikum wr. wb.
>
> Saya jengkel-sedih campur aduk membaca berita ini. Apalagi jika
> membaca
> komentar orang-orang nasrani ambon mengenai peristiwa ambon ......
> apalagi ditambah membaca laporan TPF Partai Keadilan di Ambon...
> apalagi
> membaca pemutarbalikan fakta yang dilakukan media Indonesia ataupun
> media asing.........apalagi melihat di TV betapa ribuan orang
> berdesakan
> di kapal menjadi pengungsi terusir dari Ambon hanya karena mereka
> orang
> islam.
>
> Barangkali sebenarnya umat islam tidak merasa 1 tubuh lagi melihat
> saudaranya ditindas sedemikian rupa. Barangkali selama bukan anak/
> istri
> / famili yang diperlakukan sedemikian maka kita tidak mampu merasakan
> apa-apa. Barangkali memang umat islam sudah tidak lagi mempunyai
> ghirah.
> Barangkali kita semua memang demikian?
>
> Saya jadi teringat sekilas hadist yang harus saya hapal ketika SD
> dulu:
>
> "Bukan ummatku kecuali hingga seorang mencintai saudara muslim
> sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri". Hadist#?
>
> "Umat islam bagaikan satu tubuh, bila satu anggotanya sakit maka
> anggota
> badan lainnya akan meradang panas dan berjaga semalaman". Hadist#?
>
> "Tidak beriman seseorang sehingga dia mengharapkan saudaranya muslim
> sesuai apa yang diharapkan untuk dirinya sendiri".
> Bukhari, Hadist #12, dari Anas
>
> Saya tiba-tiba berpikir bila saat ini tiba-tiba Rasulullah Muhammad
> SAAW
> menjenguk kita, Apa iya kita masih mampu mengaku umat Muhammad SAAW?
> Apakah saya tidak malu sekali atas apa yang kita lakukan (atau karena
> tidak melakukan apa-apa) atas kejadian yang menimpa saudara kita
> muslim
> di maluku selatan? Apakah Rasulullah SAAW akan bangga atas apa yang
> kita
> lakukan ataukah Rasulullah SAAW justru akan menangis menyaksikan
> perilaku kita, ketidak pedulian kita?
>
> Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
>
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)