Assalamualaikum ww,
Sangat menarik permasalahan yang Mas Reda lontarkan.
Nampaknya dangkal, tapi sebenarnya sangat dalam.
Bak laut yang dalam akan tampak biru dan tenang,
Kalau menilik dari masalah yang dilontarkan, yang tampak "hampang" tapi
"abot", tampaknya Mas Reda ini paling tidak sudah pada maqam tertentu di
tasawuf. Nampak-nampaknya lontaran ini merupakan suatu umpan untuk
masing-masing individu agar menyadar hal ini.
Rasa-rasanya, jawaban dari BOTOL-KOSONG inilah merupakan jalan tasawuf
yang harus dilalui untuk mengisi dan membersihkan botoltersebut.
Maaf ini pendapat saya pribadi.
Kalau boleh dimisalkan botol, maka ada dua botol. Yaitu botol-raga dan
botol-jiwa.
Sekali lagi ini, menurut pendapat saya, mohon koreksi.
Tapi kedua botol ini tidak berdiri masing-masing, mereka merupakan
satu-kesatuan yang saling interaksi.Jadi botol tersebut terdiri dari dau
lapisan yaitu lapisan botol raga dan lapisan botol jiwa.
Isi dari kedua lapis botol ini ada sesuatu mungkin saja hati.....?
Uniknya botol ini,
Dengan mengisi botol ini,............ maka sekaligus mencucinya.
Memang uraian saya ini bukan menjawab permintaan Mas Reda, tapi saya
hanya coba menggambarkan botol yang ada dalam angan Mas.
Mudah-mudahan ada rekan lain yang akan menambah dan megoreksi.
Wassalam
SKK.
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)