Bismillahirrahmanirahim,
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saya masih penasaran tentang 'Pendamping Gaib' ini.
Salah seorang paman saya semasa hidupnya tidak pernah malaksanakan
perkawinan.
Sewaktu kecil saya sering melihat dia bertingkah laku aneh, 
seperti ngomong sendiri, memarahi atau menyumpah seolah ada seseorang
didepannya.
Datuk saya (panggilan buat nenek dari orang tua) mengatakan bahwa paman saya
tersebut
sedang memarahi anaknya yang sedang melakukan sesuatu yang tidak dia
inginkan.
Dan kata datuk saya tersebut dia telah menikah dengan orang gaib. (dan
disini yang masih saya bingungkan)
Pembaringannya ditutupi oleh kelambu kuning dan kadang-kadang pada malam
hari 
sewaktu dia berbicara ada terdengar suara perempuan dan anak-anak yang
sedang asyik membalas pembicaraan tersebut.

Yang ingin saya tanyakan adalah :
1. Termasuk makhluk apakah yang dikawini oleh paman saya tersebut?
2. Perempuan yang dikawininya mengaku berasal dari daerah Kalimantan Selatan
dan hilang sewaktu belum dilahirkan (masih didalam rahim).
3. Kejadian ini juga terjadi pada salah seorang tetangga saya yang setelah
menikah tidak dapat kembali bertemu dengan orang tuanya karena sudah berada
dilain alam
manusia (seperti halnya kita).
4. Dan saya pernah mendengar cerita seorang teman di Madura bahwa ada
seorang lelaki yang sudah sangat alimnya sehingga dengan sekejap saja dia
bisa melakukan 
apa-apa yang dia inginkan. Hanya istrinya saja yang bisa bertemu dengan dia
dan selalu datang dan berkumpul seperti sebelumnya. Tetapi lelaki tersebut
tidak pernah
terlihat oleh orang-orang sekitarnya. 

Alam apakah yang dimasuki oleh kedua orang diatas?
Terima kasih,

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

D. Iskandar





> -----Original Message-----
> From: Abah Hilmy [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Saturday, May 22, 1999 1:21 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      Re: [Tasawuf] Pendamping Ghaib
> 
> Bismillahirrahmaanirrahiim
> 
> Menurut pengetahuan saya, alam itu berlapis-lapis. Dalam bukunya Ibn Arabi
> mengatakan ada 7 lapis.
> 
> Masing-masing alam sejajar. Tidak ada yang lebih mulia.
> 
> Jasad Manusia tidak dapat menembus alam tersebut. Tetapi Jiwa manusia
> (bukan ruh) dapat menembus seluruh lapis alam tersebut. Namun jiwa yang
> dapat menembus adalah Jiwa yang telah bersih, ia menembus lapisan-lapisan
> sesuai dengan kebersihannya. Jiwa inilah yang tidak terbatas dalam dimensi
> ruang dan waktu. 
> 
> Menembus alam tersebut, bukan tiada maksud (sia-sia). Hal tersebut
> dikaruniakan Allah kepada manusia, sebagai bukti agar ia beriman dengan
> haqqul yakin. 
> 
> Karena itu ciri dari orang yang Taqwa.
> 
> (yaitu) mereka yang BERIMAN KEPADA YANG GHAIB, yang mendirikan shalat, dan
> menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, (QS. 2:3)
> 
> Wallahu'alam
> 
> 
> 
> At 01:29 PM 5/21/99 +0700, you wrote: 
> 
> 
> Boleh nanya ?
> Antara alam ghaib (Jin) dan alam dunia (manusia) mana yang lebih tinggi
> tingkatannya ? 
> Jika alam ghaib lebih tinggi tingkatnya maka mungkin saja manusia ditemani
> oleh Jin.
> Atau, apakah keduanya memiliki tingkatan yang sama  ? Jika keduanya
> memiliki tingkatan yang sama, maka bisa saja ada Jin dan manusia saling
> menemani.
> Atau bisa juga alam ghaib lebih rendah tingkatnya dari alam dunia,
> sehingga bisa saja ada Jin yang ditemani Manusia.
> Salam
> Suhendri
> 
> ----------
> > From: Abah Hilmy <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [Tasawuf] Pendamping Ghaib
> > Date: 21 Mei 1999 18:14
> > 
> > Bismillahirrahmaanirrahiim
> > 
> > Assalamu'alaikum Wr. Wb
> > 
> > Banyak "pejalan Tasawuf" yang berjalan menuju Allah berdasarkan apa yang
> > mereka katakan "Guru Ghaib". Ada yang mengatakan guru gahib tsb adalah
> > Malaikat atau Jiwa Orang shalih.
> > 
> > Memang "pendamping" ini banyak memberikan panduan dalam beribadah...
> > peringatan kalau berbuat salah... Penjelasan Al Qur'an, Informasi ghaib
> > tentang suatu hal, dsb. Namun apakah benar mereka adalah malaikat atau
> jiwa
> > orang shalih... Biasanya dampingan dari sang pendamping bersifat terus
> > menerus dan atau dapat dipanggil (diundang).
> > 
> > Ketahuilah bahwa Malaikat Jibril pun tidak mendampingi terus menerus
> > Rasulullah SAW. Rasulullah SAW juga tidak dapat (tidak melakukan)
> > pengundangan terhadap malaikat jibril untuk menghadapi sebuah
> permasalahan. 
> > 
> > Demikian juga dengan jiwa orang-orang shalih. Mereka tidak mendampingi
> > terus menerus juga tidak dapat dipanggil.
> > 
> > Kebanyakan dari pendamping tersebut sesungguhnya adalah JIN MUKMIN. Jin
> > yang beriman, sehingga pengetahuannya tentang agama Islam-pun cukup
> baik.
> > Sehingga ia sanggup memerintahkan kebaikan, memperingati kalau salah,
> > menjelaskan Al Qur'an, dsb.
> > 
> > Namun karena tidak mengertian orang tersebut, ia menyangkan pendamping
> > mereka adalah Malaikat ataupun Jiwa Orang-orang Shalih. Kessalahan ini
> > apabila tidak disadari, dapat berakibat fatal nantinya.
> > 
> > Mohon Maaf
> > Abah Hilmy
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ---------------------------------------------------------------------
> > Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> > Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> > Dokumentasi Milis : <http://www.mail-archive.com/[email protected]>
> > Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> 
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P) 

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke