Tanggapan dari : Harto Nading.
Assalamu a'laikum Wr.Wb.
Jin Pendamping atau (Qarin):
Abadullah Bin Mas'ud mengatakan bahwa : Rasulullah saw bersabda;
"Tidak ada seorangpun diantara kalian yang tidak ditunjuk untuknya Jin
pendamping (Qarin)". Para sahabat bertanya; "Termasuk anda ya
Rasulullah ?, "Ya" jawab Nabi, Hanya saja aku mendapat pertolongan
Allah,sehingga Jin pendampingku masuk Islam, dan dia tidak pernah mengajakku
kecuali yang baik-baik".
Jin pendamping (Qarin) Rasulullah saw, adalah bernama Habib Al-Huda,
beragama Islam dan menurut para ulama sampai sekarang beliau masih hidup,
beliau tinggal di Baqi'. Beliau mempunyai majelis pengajaran tafsir dan
hadis-hadis Rasulullah saw disana yang didatangi oleh jin-jin muslim.
Hal ini bisa saja terjadi sebab mengingat umur rata2 Jin adalah panjang yang
bisa mencapai ratusan dan ribuan tahun, seperti yang telah saya kemukakan
pada topik sebelumnya.
Bagi orang kita orang awam akan timbul pertanyaan : Apakah Jin pendamping
muslim itu juga pasti muslim ..?, jawabnya tidak mesti. Kadang-kadang Jin
pendamping seorang muslim itu adalah jin muslim, tetapi ada juga jin kafir,
ateis, penyembah berhalah, kristen, yahudi. Jin pendamping (qarin) yang non
muslim ini, bertengger dibahu kiri pada orang yang didampinginya, dan dia
adalah pendukung kejahatan. Tetapi pengaruh manusia terhadap jin lebih besar
ketimbang pengaruh jin terhadap manusia.
Jin Pedamping yang muslim, sangat mencintai orang muslim yang didampinginya
dalam derajat yang tidak dapat dibayangkan oleh manusia. Dia melindungi
manusia yang didampinginya dari berbagai bahaya, dan membantu untuk
melaksanakan ketaatan kepada Allah. Ketika anda lupa sholat dia membantu
mengingatkan dan membangunkan anda. Dia tidak pernah meninggalkan orang
muslim yang didampinginya kecuali orang tsb sedang menggauli istrinya.
Ketika sang suami isteri sudah masuk kamar dan pintu ditutup, maka Qarin
dengan sekejap sudah berada di Mekkah untuk sholat disana, dan balik lagi
dalam waktu sekejap kerumah orang muslim tsb.
JIn pendamping dikuatkan oleh dalil Al-Qur'an dalam (QS. Qaf: 23-31).
Bagai mana tentang perkawinan manusia dengan Jin. mungkinkah itu..?
Berdasarkan dalil Al-Qur'an dan logika manusia, hal tersebut tidak mungkin
terjadi, sebab manusia dan jin mempunyai wujud tubuh dan watak yang berbeda,
walaupun disisi lain terdapat banyak kesamaan.
Allah berfirman dalam (QS. Ar-Rum :21); "Dan diantara tanda-tanda
kekuasaan-Nya, Dia telah menjadikan pasangan-pasangan dari jenismu,
agar supaya kamu tenang bersamanya, dan menjadikan diantaramu cinta
dan kasih sayang".
Ayat yang mulia ini berlaku untuk Jin dan manusia, maksudnya manusia hanya
bisa kawin dengan manusia saja, dan begitu pula Jin hanya bisa kawin dengan
sesama jin.
Kalaupun itu terjadi..maka ada pengecualian yang memerlukan penelitian para
ulama lebih lanjut berdasar kepada dalil Al Qur'an dan Hadis Rasulullah saw.
Yang sering terjadi adalah : Jin kafir ikut bergabung (masuk) kedalam tubuh
suami dan melakukan senggama, bahkan bisa pula ianya mengeluarkan nutfahnya
bersama2 dengan suami tsb, dan meninggalkan nutfah tersebut didalam rahim
istrinya.
Atau Jin kafir (setan) datang dengan merubah bentuk seperti seorang suami
bahkan mirip dengan suami seseorang wanita yang didatanginya dan melakukan
bersetubuan dengan wanita tersebut sebagai mana layaknya seorang suami,
namun sperma yang bercampur dengan sperma jin tidak dapat membuahkan
kehamilan didalam rahim wanita, sebab sperma jin dapat merusak sperma
manusia bersamanya.
Adapun halnya dengan Jin muslim, tidak bisa berubah bentuk, dia tetap pada
bentuk tubuh aslinya terutama jin pendamping (Qarin), sebab merubah bentuk
dalam masyarakat Jin adalah suatu hal yang sangat tabuh, dan disamping
sangat susah untuk dilaksanakan ianya juga mempunyai resiko yang tinggi,
yang bisa berakibat fatal terhadap Jin yang bersangkutan.
Untuk itu Rasulullah selalu menganjurkan membaca do'a berikut ini setiap
sebelum menggauli isteri yaitu :
" Bismillahi Allahumma jannii bissyaithan wa jannibissyaitanama razaqtana"
kemudian menbaca:
" Bismillahillazii Lailaaha illahuwa".
Demikian dari saya, diharapkan masukan/pendapat dari Milis lainnya.
Wassalam
Harto Nading.
> ----------
> From: Dody Iskandar[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Monday, May 24, 1999 4:30 PM
> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: RE: [Tasawuf] Pendamping Ghaib
>
> Bismillahirrahmanirahim,
> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
>
> Saya masih penasaran tentang 'Pendamping Gaib' ini.
> Salah seorang paman saya semasa hidupnya tidak pernah malaksanakan
> perkawinan.
> Sewaktu kecil saya sering melihat dia bertingkah laku aneh,
> seperti ngomong sendiri, memarahi atau menyumpah seolah ada seseorang
> didepannya.
> Datuk saya (panggilan buat nenek dari orang tua) mengatakan bahwa paman
> saya
> tersebut
> sedang memarahi anaknya yang sedang melakukan sesuatu yang tidak dia
> inginkan.
> Dan kata datuk saya tersebut dia telah menikah dengan orang gaib. (dan
> disini yang masih saya bingungkan)
> Pembaringannya ditutupi oleh kelambu kuning dan kadang-kadang pada malam
> hari
> sewaktu dia berbicara ada terdengar suara perempuan dan anak-anak yang
> sedang asyik membalas pembicaraan tersebut.
>
> Yang ingin saya tanyakan adalah :
> 1. Termasuk makhluk apakah yang dikawini oleh paman saya tersebut?
> 2. Perempuan yang dikawininya mengaku berasal dari daerah Kalimantan
> Selatan
> dan hilang sewaktu belum dilahirkan (masih didalam rahim).
> 3. Kejadian ini juga terjadi pada salah seorang tetangga saya yang setelah
> menikah tidak dapat kembali bertemu dengan orang tuanya karena sudah
> berada
> dilain alam
> manusia (seperti halnya kita).
> 4. Dan saya pernah mendengar cerita seorang teman di Madura bahwa ada
> seorang lelaki yang sudah sangat alimnya sehingga dengan sekejap saja dia
> bisa melakukan
> apa-apa yang dia inginkan. Hanya istrinya saja yang bisa bertemu dengan
> dia
> dan selalu datang dan berkumpul seperti sebelumnya. Tetapi lelaki tersebut
> tidak pernah
> terlihat oleh orang-orang sekitarnya.
>
> Alam apakah yang dimasuki oleh kedua orang diatas?
> Terima kasih,
>
> Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
>
> D. Iskandar
>
>
>
>
>
> > -----Original Message-----
> > From: Abah Hilmy [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Saturday, May 22, 1999 1:21 AM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: [Tasawuf] Pendamping Ghaib
> >
> > Bismillahirrahmaanirrahiim
> >
> > Menurut pengetahuan saya, alam itu berlapis-lapis. Dalam bukunya Ibn
> Arabi
> > mengatakan ada 7 lapis.
> >
> > Masing-masing alam sejajar. Tidak ada yang lebih mulia.
> >
> > Jasad Manusia tidak dapat menembus alam tersebut. Tetapi Jiwa manusia
> > (bukan ruh) dapat menembus seluruh lapis alam tersebut. Namun jiwa yang
> > dapat menembus adalah Jiwa yang telah bersih, ia menembus
> lapisan-lapisan
> > sesuai dengan kebersihannya. Jiwa inilah yang tidak terbatas dalam
> dimensi
> > ruang dan waktu.
> >
> > Menembus alam tersebut, bukan tiada maksud (sia-sia). Hal tersebut
> > dikaruniakan Allah kepada manusia, sebagai bukti agar ia beriman dengan
> > haqqul yakin.
> >
> > Karena itu ciri dari orang yang Taqwa.
> >
> > (yaitu) mereka yang BERIMAN KEPADA YANG GHAIB, yang mendirikan shalat,
> dan
> > menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, (QS.
> 2:3)
> >
> > Wallahu'alam
> >
> >
> >
> > At 01:29 PM 5/21/99 +0700, you wrote:
> >
> >
> > Boleh nanya ?
> > Antara alam ghaib (Jin) dan alam dunia (manusia) mana yang lebih tinggi
> > tingkatannya ?
> > Jika alam ghaib lebih tinggi tingkatnya maka mungkin saja manusia
> ditemani
> > oleh Jin.
> > Atau, apakah keduanya memiliki tingkatan yang sama ? Jika keduanya
> > memiliki tingkatan yang sama, maka bisa saja ada Jin dan manusia saling
> > menemani.
> > Atau bisa juga alam ghaib lebih rendah tingkatnya dari alam dunia,
> > sehingga bisa saja ada Jin yang ditemani Manusia.
> > Salam
> > Suhendri
> >
> > ----------
> > > From: Abah Hilmy <[EMAIL PROTECTED]>
> > > To: [EMAIL PROTECTED]
> > > Subject: [Tasawuf] Pendamping Ghaib
> > > Date: 21 Mei 1999 18:14
> > >
> > > Bismillahirrahmaanirrahiim
> > >
> > > Assalamu'alaikum Wr. Wb
> > >
> > > Banyak "pejalan Tasawuf" yang berjalan menuju Allah berdasarkan apa
> yang
> > > mereka katakan "Guru Ghaib". Ada yang mengatakan guru gahib tsb adalah
> > > Malaikat atau Jiwa Orang shalih.
> > >
> > > Memang "pendamping" ini banyak memberikan panduan dalam beribadah...
> > > peringatan kalau berbuat salah... Penjelasan Al Qur'an, Informasi
> ghaib
> > > tentang suatu hal, dsb. Namun apakah benar mereka adalah malaikat atau
> > jiwa
> > > orang shalih... Biasanya dampingan dari sang pendamping bersifat terus
> > > menerus dan atau dapat dipanggil (diundang).
> > >
> > > Ketahuilah bahwa Malaikat Jibril pun tidak mendampingi terus menerus
> > > Rasulullah SAW. Rasulullah SAW juga tidak dapat (tidak melakukan)
> > > pengundangan terhadap malaikat jibril untuk menghadapi sebuah
> > permasalahan.
> > >
> > > Demikian juga dengan jiwa orang-orang shalih. Mereka tidak mendampingi
> > > terus menerus juga tidak dapat dipanggil.
> > >
> > > Kebanyakan dari pendamping tersebut sesungguhnya adalah JIN MUKMIN.
> Jin
> > > yang beriman, sehingga pengetahuannya tentang agama Islam-pun cukup
> > baik.
> > > Sehingga ia sanggup memerintahkan kebaikan, memperingati kalau salah,
> > > menjelaskan Al Qur'an, dsb.
> > >
> > > Namun karena tidak mengertian orang tersebut, ia menyangkan pendamping
> > > mereka adalah Malaikat ataupun Jiwa Orang-orang Shalih. Kessalahan ini
> > > apabila tidak disadari, dapat berakibat fatal nantinya.
> > >
> > > Mohon Maaf
> > > Abah Hilmy
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > ---------------------------------------------------------------------
> > > Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> > > Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
> [EMAIL PROTECTED]
> > > Dokumentasi Milis :
> <http://www.mail-archive.com/[email protected]>
> > > Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------------------------------------------
> > Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> > Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> > Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> > Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)