Assalamu a'laikum wr.wb.

Kalau boleh saya nimbrung dikit bahawa,  urusan dalam beragama yang
sebenar-benarnya muslim tidak ada yang dikenal istilah instan-instanan,
sebab didalam alam sahada berlaku hukum ; Ruang, Waktu, Proses, dan
menghasilkan Perubahan.
Istilah instan mungkin lebih dikenal nanti di alam Akherat, dimana disana
nanti hukum berlaku terbalik : yaitu Nol Waktu (zero time), semuanya ber
gerak diatas kecepatan cahaya, untuk selama-lamanya (waktu akherat).

Tip-tip yang bisa dilakukan untuk menekan hawa nafsu adalah ;
1. * Berpuasa jasmani dan rohani, sebenar-benar puasa *
2. * Bertaubat sebenar-benar Taubat *

"Sebenar-benar" yang dimaksudkan disini adalah; bak nekadnya orang
mati,...ya sekali mati..nggak bangun-bangun lagi untuk selama-lamanya,
perkara ada harta bermilyaran Rp, punya isteri dan anak yang sangat di
sayangi, ...semua dicuekin..dan harus ditinggal........ 

Jika hari ini bertaubat, lalu besok berbuat lagi,...itu namanya bukan
bertaubat
tetapi sudah masuk dalam kategori mempermainankan perintah ALLAH.
Kitakan sudah pada tahu semuanya..apa ganjaran bagi orang yang bermain
main dalam agama Allah..?

Demikian Tip yang sederhana ini, semoga manfaatnya lebih banyak.

Wassalam
H.Nading

> Assalaamu 'alaikum wr. wb.
> 
> Zaman serba instan, sehingga Tasawufpun maunya diinstant-kan :-)...
> asyiiik...
> 
> Karena banyaknya dosa saya maka memohon ampun rasanya bukan lagi pekerjaan
> yang berat bagi saya. Meski dulu saya memandang ini semua sebagai dosa
> kecil tapi sekarang akhirnya saya menyadari itu semua sebagai maksiat yang
> keterlaluan. Sukses pada langkah satu yaitu menyadari kesalahan dan
> kemudian memohon ampun :-)
> 
> Nah sekarang pada langkah ke-2 yaitu bertaubat yaitu untuk kembali ke
> tempat semula (otomatis artinya memperbaiki diri ya agar tidak
> terus-terusan mengulang kesalahan yang sama?). Masalahnya tiba-tiba saya
> sadar bahwa ada gunung hawa nafsu yang guede membentang yang menghalangi
> jalan saya untuk kembali tersebut. Dan susah bener melewatinya. Begitu
> besarnya hawa nafsu ini sehingga saya rasa mau menyerah saja :-(.... Dan
> pengalaman rasanya saya lebih banyak kalahnya daripada menangnya. 
> 
> Adakah tips dari Abah agar mampu menerabas belantara nafsu ini dengan
> selamat?
>  
> Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
> 
> ftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
> 
> 

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke