On Wed, 12 Jan 2005 18:10:42 +0100, Martin Tedjawardhana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Windows untuk kalangan gaptek di Asia (termasuk Indonesia). Banyak > dimaki kalangan IT, tapi saya pikir Microsoft punya point di hal ini. > > http://winsupersite.com/showcase/windowsxp_starter_edition.asp > > Sudah saatnya untuk Linux fokus ke hal2 yang beginian... gak bakal > berkembang pasarnya kalo cuma fokus ke kalangan geeks doang. >
Windows itu sangat populer karena aplikasi bajakannya ada di mana-mana, khususnya Microsoft Office. Instalasinya juga gampang, dengan GUI yang enak di mata. Saya rasa semua orang tahu ini. Ada yang punya Windows tanpa Microsoft Office? OpenOffice masih belum bisa diandalkan untuk membuat dokumen dengan cepat (ini sudah saya coba, benar-benar stress saya pakai ini saat membuat paper). Kalau di Linux (dan BSD), setelah meng-install, icon tidak ada di desktop, di program group juga tidak muncul, ke mana itu tadi program yang di-install? Tampilan desktop di layar juga -maaf- jelek (ini pendapat teman-teman lab -dan juga saya- pemakai Windows dan Mac OS yang melihat saya bekerja dengan FreeBSD dan Fedora). Jenis font juga lebih disukai ala Microsoft (meskipun di Linux juga bisa dipasang TrueTypeFont ini, tetapi secara default tidak ada). Saya rasa semua juga sudah tahu banyak kelebihan Windows (dan aplikasi di atasnya) dibandingkan Linux untuk pengguna rumahan/kantor, bukan server. Mudah-mudahan ada yang sedang mengembangkan GUI-nya agar lebih baik lagi. Apple saja bisa, mengapa xorg atau lainnya tidak?
