On Thu, 13 Jan 2005 17:31:28 +0100, Ikhlasul Amal <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pada 13 Jan 2005, 10:56:27 -0500, boy avianto menulis (diringkas): > > > > Jadi sebenarnya human interface yang seperti apa yang diinginkan? (OK, > > jawaban umum adalah -> komputer jaman Star Trek. Nah itu yang kita2 > > pada mau... voice recognition). > > ---akhir kutipan--- > > Masak sih, kita menunggu antarmuka lewat suara? > Saya termasuk yang kurang percaya diri dengan suara saya, > apalagi jika berhadapan dengan mesin. Lebih luwes ujung jari di > atas papan ketik, seperti klaim anak-anak di rumah, "Bapak kalau > pakai komputer suka yang banyak ngetiknya..."
Hmm, Iya, tampaknya sih yang dicari jadi lebih ke arah 'antarmuka' tanpa bentuk? Maksudnya, kehadiran 'antarmuka' jadi tidak terasa lagi - ubiquitous (ada yang tahu terjemahan bahasa Indonesianya untuk kata ini? Isu 'ubiquity' ini akan lumayan ramai sebentar lagi, jadi kalau memang ada kata gantinya kenapa tidak dipopulerkan sekarang?) Jadi mungkin mengatakan 'antarmuka lewat suara' justru terlalu menyempitkan perspektif? -- boy avianto @ gmail account http://avianto.com/ - the archive
