On Fri, 28 Jan 2005 04:16:40 -0800, JamesA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kadang bingung juga, karena ada aja orang yang suka mengaku-ngaku > sebagai "yang pertama". Loh bukannya ini sudah merupakan salah satu 'tradisi' produk-produk Indonesia? Liat saja: - Ketjap No. Satu - Sambal Nomor Satu Belum pernah liat kan Kecap nomor dua, tiga, empat dan seterusnya? Walaupun mungkin yang dimaksud disitu adalah "kualitas"nya nomor satu tapi kecenderungan mengklaim 'terbaik', 'pertama', 'paling top' sih sudah bukan tren baru =) > Jangan-jangan sebentar lagi akan muncul "Bapak-bapak" yang lain, "Bapak > Linux Indonesia", "Bapak > Animasi Indonesia". Ini pasti gara-gara kalimat "Bapak Pembangunan Indonesia" dipopulerkan beberapa tahun lalu deh =( Bapak Linux Indonesia kayaknya susah ya mau di klaim hehe, soalnya saingannya banyak ;). Bapak Animasi Indonesia, hmm, ada satu dua orang yang saya perkirakan akan berani mengklaim titel ini =). Bapak Multimedia Indonesia... ah, semua juga sudah tahu. > Pingin ketawa, tapi kok ya gemas. Mau jengkel, tapi kok ya ndak ada > gunanya. Atau cuek aja? > Mungkin kali ya. Anggap saja menikmati bagian dari tradisi =). It's fun. -- boy avianto @ gmail account http://avianto.com/ - the archive
