Pada tanggal 9/7/05, Rakhmat Hanief <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > rofiq wrote: > > >C++ dan Java berada diruang yg sama yaitu OOP, jadi kalo saya > >paraphrase dengan konsep zen, "antara C++ dan Java programmer manakah > >yg menguasai zen ini dengan lebih menyeluruh?". Maka jawabannya "sama > >saja", karena zen-nya ya itu2 juga, nggak beda. > > > >Perbedaannya ada di waktu. Java dengan memotong banyak rintangan > >menjadikan para pelajar lebih mudah meniti ke zen OOP. Dengan lebih > >mudahnya jalan ini maka waktu perjalanan Java programmer lebih singkat > >dibanding C++ programmer, tentu saja waktu ini relatif karena bisa di > >boost dengan peralatan yg canggih termasuk otak manusia. > > > >"sama saja" > > > >Jadi kalo pak cik siap bayar ongkos waktu untuk adaptasi si C++ > >programmer untuk ngerjain Java programmer ya silahkan. Yg lebih > >penting menurut saya adalah mengukur sejauh mana zen yg dimilikinya. > > > > > > > konzep zen ini menarik sekali pak. kira2 bagaimana mengemas > pertanyaan wawancara sehingga dapat mengukur tingkat zen ini?
he he belum pernah melakukan wawancara, tapi salah satu artikel wawancara menarik buat programmer pernah ditulis Joel Spolsky, http://www.joelonsoftware.com/articles/fog0000000073.html > > saya sendiri berawal dari C++ dan sedang migrasi ke Java. > memang betul comment dari pak Rudi Har, belajar language > (syntax/semantic) sih kurang dari 3 minggu. tapi untuk menjadi > expert dengan set API dan platform rasanya masih a long way to go. > emang nggak mungkin mempelajari seluruh library yg ada, karena itu pilih yg bagus dan penting2 saja :) -- rofiq http://blog.bujursangkar.net
