On Fri, Oct 14, 2005 at 05:16:53PM -0700, Patriawan, Carlos wrote:
> Yuuppe,ini intinya perbedaan pendapat kita:
> -Per-Om Adi,West=evil power sementara menurut hemat saya tidak.
> -Per-Om Adi,peningkatan kualitas SDM perananya kecil,sementara menurut
> saya tidak.
> 
> Ya kita masih mentok disini mungkin karena experience dan wawasan yang
> berbeda atau sayanya kali yang masih kuper :)

atau saya yang kuper? :-) atau maksud saya yang kurang bisa ditangkap?
tentu saja kesimpulan/keinginan saya itu berkaitan dengan pengelolaan
sumber daya alam. pengembangan sdm di satu sisi penting. tapi kalau
pengelolaan sumber daya alam diembat 'mereka' habis-habisan, buat apa,
misalnya, ITB meluluskan sarjana teknik perminyakan/kimia? cuman
dijadiin kacung dengan gaji besar sehingga mereka bisa bilang: nih, udah
gue kasih gaji besar, jangan cerewet mulu makanya :-) Kan lebih baik
dikelola sendiri, kalau ada yang 'kurang' dengan sdm dan teknologi kita
import saja, jadi gantian kita yang bilang: nih gue kasih gaji segitu,
gedhe kan, kerja jangan cerewet, kalau kagak mau pulang gih. tapi yang
terjadi justru cekereme yang dikirim kesini tapi gayannya kayak einstein
dan inlander-inlander kita pada tiarap menghadapi orang kayak gini.
petronas aja bisa. mereka bisa dengan bangga bilang: 'ini kita orang
malaysia', kalau inlander-inlander kita mah lebih suka tiarap.
postulat IMF misalnya, orang malaysia lebih suka bilang 'go away!', tapi
inlander-inlander kita lebih memilih tiarap. terus kenapa bisa ada
'salah-salahan', ya jelas lah, selama berpuluh-puluh tahun rakyat cuman
jadi obyek doang. makanya kalau usulan saya perlu ada mekanisme
'impeachment' dan standardisasi perhitungan public accountibility untuk
semua institusi di negara kita ini. biar tidak ada yang bisa
petentang-petenteng ngembat uang gedung sama spp seenaknya tanpa bisa
'digulingkan' karena tidak accountable.

semua ada cara masing-masing untuk mengisi pembangunan di negeri ini.
soal pengembangan SDM murni, yang saya bilang masih bisa
nanti-nanti-dulu, misalnya teknologi ala silicon valley, tidak ada
resources yang diembat, semua murni sdm, kalau bisa silakan saja. tapi
seperti yang anda juga pasti tahu, kita masih jauh tertinggal soal ini.
nah, tinggal prioritas mana yang mau dikerjakan dulu. semuanya
dikerjakan, tapi dengan prioritas masing-masing.

ok deh gitu dulu. krn. selama masih berkisar membahas mengenai
pengelolaan *sumber daya alam*, saya pasti akan selalu pragmatis, dan
mungkin ndak akan ketemu-ketemu kalau berhadapan dengan orang optimis
seperti anda :-) barangkali karena salah ortu kasih nama adi prasaja,
sukanya sama yang biasa-biasa saja he..he..

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

Kirim email ke