On 1/11/06, Muhamad Carlos Patriawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Ada "disconnection" disini antara om made,Adi dan Pak Budi.

Berdasarkan ujaran beliau(om made dan Pak Adi), PTN tidak efisien.Harus
diaudit sehingga ada accountability public.

Sementara ujar Pak Budi: memang kurang dana.

Nah itu kurang dananya (dari yg saya tangkap oleh Om Made) apakah
karena

a) tidak efisien atau
b) karena memang gak ada duit ?
c) dua duanya, kalau ya sebutkan berapa prosen faktor "inefisiensi" ?
0.1 %, 2% , 50% ?

Tergantung apa "dana" yang dimaksud. Misal dalam operasioanl PT dibutuhkan dana

- Bangunan dan mebel (biasnya PTS mengambil kredit dan membayar per bulan), utk PTN
  ini rata-rata sudah tertutupi
- Gaji dosen dan karyawan (dosen dan karyawan kebanaykan PNS khan jadi sebagian di PTN
  sudah tertutupi)
- Biaya peningkatan SDM yang tidak murah
- Bahan habis
- Biaya administrasi

SIlahkan difikir-fikir, bagi PTN sebetlnya sebagian dana sudah tertutupi, dan bagi PTS masih perlu ditutupi

IMW



Kirim email ke