On 2/4/06, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
jangan2 sebenarnya mengajarnya sudah sukses pak, tapi, sesuai dengan komplain 2 orang mahasiswa di blog itu, ujiannya yang memang terlalu berat =). Hampir semua mata pelajaran pemrograman yang saya tahu metode penilaiannya ya melalui bikin program di komputer. Biasanya kami kerjakan di rumah/lab computer dan di submit dalam berntuk file (source code dan executable), jadi waktu mengerjakannya ada akses ke manual dan error message compiler, tidak blind seperti kalau mesti menulis tangan di kertas.
sebagai orang elektro, saya cenderung melihat pemrograman hanya sebagai tool, untuk membantu mengerjakan bidang saya yang utama: elektro, misalnya untuk komputasi data, simulai, dll. jadi tidak terlalu memperhatikan underlying theory, cukup "asal bisa make (pakai, bukan gnu make)".
menurut saya juga, programming, seperti matematika bukan pelajaran hapalan: yg penting cara berpikir/logika, bagaimana memecahkan sebuah masalah dengan alat2 yg ada (persamaan matematik atau fungsi2 standar c)
Terima kasih atas komentar-komentarnya. Keep them coming.
Ada beberapa hal yang perlu saya tanggapi. Ini bukan untuk pembelaan,
akan tetapi lebih ke arah mencari solusi, cara-cara yang lebih baik.
jangan2 sebenarnya mengajarnya sudah sukses pak, tapi, sesuai dengan komplain 2 orang mahasiswa di blog itu, ujiannya yang memang terlalu berat =). Hampir semua mata pelajaran pemrograman yang saya tahu metode penilaiannya ya melalui bikin program di komputer. Biasanya kami kerjakan di rumah/lab computer dan di submit dalam berntuk file (source code dan executable), jadi waktu mengerjakannya ada akses ke manual dan error message compiler, tidak blind seperti kalau mesti menulis tangan di kertas.
sebagai orang elektro, saya cenderung melihat pemrograman hanya sebagai tool, untuk membantu mengerjakan bidang saya yang utama: elektro, misalnya untuk komputasi data, simulai, dll. jadi tidak terlalu memperhatikan underlying theory, cukup "asal bisa make (pakai, bukan gnu make)".
menurut saya juga, programming, seperti matematika bukan pelajaran hapalan: yg penting cara berpikir/logika, bagaimana memecahkan sebuah masalah dengan alat2 yg ada (persamaan matematik atau fungsi2 standar c)
Demikianlah. Itulah sebabnya mahasiswa sengaja saya "tekan" dengan
kondisi seperti yang akan mereka hadapi di luar nanti.
Kondisi di luar nanti justru mahasiswa akan selalu punya akses ke manual dan sample code di internet sewaktu perlu membuat program, hehehe.
