> > Keep your resume up-to-the-minute current. "The rules allow companies to 
> > pick a random pool
> >of applicants by searching the job boards for 'most recent' qualified 
> >applicants," Crispin notes.
> >"In those cases, no one will even look at a resume that is more than two or 
> >three weeks old."
> > Yikes.
> bagus sih, tapi keeping up to date bikin repot aja
>
> dan juga ada untuk job referer seperti om carlos, semua harus ikutin
> prosedur diatas
>
> -
> aks

Saya lihat peraturanya bagus tuch , jadi resume lebih centric, fokus
dan up-to-dated.
Ini memang perbedaan mendasar resume orang2 yang baru masuk di dunia
kerja dan orang-orang "veteran" , kadang-kadang susah bedainya.Dan
BETUL SEKALI bahwa sebenarnya lebih dari 2 per 3 orang yang bekerja di
valley masuk melalui internal job referrer (jadi seperti saya merekomen
zaki atau mas andre nanti).

Oh iya, ada dua rules untuk apply jobs di silicon valley dan aturanya
di resume:

1. Jangan pernah bohong tentang skill dan pengalaman
( bayangkan begini, ada yg tulis pengalaman linux sysadmin selama 5
tahun padahal sebenarnya baru belajar, nah nanti yang ngetest mungkin
orang yang pernah kerja bareng dengan Alan Cox atau Linus, jadi kalau
bohong langsung ketahuan  ).

2. Focus. Expect the unexpected. Be Prepared.
Sebagian kegagalan saya masukin orang Indonesia ke SV selalu kandidat
dari Indonesianya **shocked berat** waktu di-interview hal-hal teknis.
Karena di valley adalah tempat penemuan teknologi, disini mereka lebih
mementingkan "why" daripada "how".

Terus terang sich, masukin orang Indonesia ke Australia,Inggris dan
Singapore itu masih lebih gampang dibanding ke valley karena interview
teknisnya tidak seberat disini, ini juga pengalaman sendiri. Tapi kalau
sudah veteran nanti , game seperti ini
jadi art , bukan science :-)

Btw, makin banyak lagi nich persh dan headhunter yg hubungi saya buat
org swoftware,driver dan QA. Kayaknya gak habis habis nich persh cari
orang bagus.


Any tough guy here ?

Carlos

Kirim email ke