Budi Rahardjo wrote: > > > Satu lagi. Biasanya industri itu cari "kawan". > Kalau sudah ada satu research center di sana, yang lainnya > menyusul. Soalnya resiko bisa ditanggung bersama-sama. > Itulah sebabnya ada research center di China, India, (dan > sebentar lagi di Vietnam). > Oh ya, perlu dicatat bahwa Singapura dan Malaysia pun diloncati! >
Pak Budi, berhubung menristek sekarang statusnya adalah dosen ITB, dan saya tahu kalo beliau orang yang interest ama teknologi (jarang2 ada rektor atau menteri yang masih menyempatkan diri email2an), apakah Pak Budi dan yang lain2nya bisa menembus layer 9 jagat IT Dunia sehingga Cisco atau Juniper punya lab R&D di Indonesia ? :) Paling gak, kita bisa berkaca pada Habibie yang dulu dengan suksesnya bikin IPTN. -=f=-
