Betul Pak,

 

Disini kita lagi sama2 belajar, dan saling bertukar pandangan (boleh
pandangan hati he..he.. or pandangan pertama kek...) yang penting semua
terbuka dan tidak saling memaksakan. Saya juga minta ma'af lho jika ada
yang kurang berkenan.

 

Klo menurut saya disini kita boleh berbeda pendapat atau pandangan namun
bukan untuk memaksakan pendapat itu agar di benarkan oleh yang lain,
namun sekedar gambaran bagi diri kita untuk melihat sisi2 yang belum
kita sadari akan orang lain atau samasekali tidak menyadarinya bahwa
orang lain di sekitar kita belum tentu sama, sekalipun SUDAH masuk dalam
thoriqoh yang sama.

MAsing2 sudah ditentukan maqomnya masing2, jika terjadi permasalahan
baiknya di musyawarahkan bukan "jajak pendapat"  atau polling suara
terbanyak yang akan sangat merugikan dalam berthoriqah/agama. Klo tidak
ada masalah seperti ini kita tidak tahu bahwa kita ini sangat terbatas
dan sebagian batasnya adalah hak orang lain...kaya pelajaran PMP tempo
dulu he..he..he.

 

Kata guru agama SMA, dalam Al Qur'an ada bunyi "wasyaawirhum fil amri"
dan "laa ikroha fiddin" kita diminta musyawarah namun tidak untuk
memaksakan pendapat agar orang lain mengikuti kita, bukan polling suara
terbanyak....yang banyak dipakai orang saat ini dalam menentukan langkah
yang seharusnya RAJA yang berkuasa lah yang menentukan. (Sulthonallah)

 

Mari bermusyawarah dengan hati terbuka atau nurani yang luhur agar bisa
saling memahamkan saat kita berada dan menempuh jalan ini...

 

Salam 

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Nalendra Khrisnapati
Sent: Friday, May 02, 2008 4:31 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [tqn] Re: Siapapun Merokok, maka Solatnya Tidak Diterima -
my final statement

 

Wa'alaikum salam wr wb

hehe..iya lg belajar bhs itu mas. Bingung mo pake bhs yg umum yg pas
apa. Ngerti jg, org IT jg ya? hehe..

Iya saya juga minta maaf klo ada yang tersinggung.
Terus terang awalnya saya jg agak memaksa tmn2 saya drmh yg jg ikhwan
TQN utk berhenti merokok. Alhasil 1 org berhasil berhenti, namun yg 2
org lg msh ttp pd pendiriannya. Akhir2 ini saya menyadari bahwa tidak
bisa memaksa org lain utk berhenti merokok, sebagaimana kita tidak bisa
memaksa org lain yg tidak mau shalat. Kita cuma sebatas menghimbau saja.
Disinilah peran penting iradah itu. Kalau ga mau ya jgn dipaksa.
Selebihnya urusan dia sama Tuhannya. Namun yang saya sesali mengapa 2
org tmn saya itu tidak juga menyadari bahwa saya dan salah satu imam
saya drmh yg kebetulan mengidap asma, merasa sangat tersiksa dgn asap
rokoknya, hidung kami ini sensitif sekali. Pdhal berulang kali sdh saya
singgung. Mudah2an yg lain tidak begitu.
Saya pernah mendengar guru saya, yg jg wakil talqin, berkata bahwa rokok
itu sudah jelas sesat. "Memang disini (di lingkunagn TQN) masih ada yang
merokok juga?", seingat saya kurang lebih begitu tanya beliau
selanjutnya.

Tapi topik ini memang menarik, selain mengundang kontroversi, pikiran
kita jg jd terbuka tentang alasan apa saja yg menyebabkan orang ttp
merokok. Dan juga alasan org yg mengharamkan rokok. Jadi kesepakatannya
adalah bukannya untuk tidak sepakat, tetapi hrs ada hasil yg lebih baik,
yaitu bagaimana caranya menghindari diri dari menzhalimi diri sendiri
dan orang lain. Semua pendapat baik, ada pendapat yang lain?


--- On Fri, 5/2/08, aryadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: aryadi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [tqn] Re: Siapapun Merokok, maka Solatnya Tidak Diterima -
my final statement
To: [email protected]
Date: Friday, May 2, 2008, 10:29 AM

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

 

Wah Bahasanya pake istilah "Class", orang IT ya Mas ? :)

 

Kayaknya perdebatan ini nggak bakalan ada titik temunya, masing-masing
akan selalu ber-argumen dengan pemikirannya sendiri-sendiri.

Menurut saya, kalau mau merokok ya silahkan tapi jangan mengganggu orang
yang bukan perokok (asapnya itu lhoo...), akan merugikan orang lain yang
bukan perokok (tidak nyaman). Mau tidak merokok ya silahkan, itu pilihan
yang "mungkin" lebih baik bagi diri sendiri, juga orang lain.

Masalah apakah seorang perokok sholatnya diterima atau tidak itu adalah
hak Allah, biarlah Allah yang memutuskan apakah shiolatnya diterima atau
tidak. Yang jelas manusia diberi kelebihan untuk berfikir dalam
menentukan mana yang membawa mudharat dan mana yang membawa manfaat :-).
Menyatakan bahwa perokok tidak akan diterima sholatnya, seolah merupakan
pernyataan yang menghakimi, walau pun .... pemikiran seperti itu jelas
didasari oleh pemikiran bahwa melakukan sesuatu yang tidak membawa
manfaat dan merugikan adalah haram :-) (setidaknya itu yang saya
tangkap). Saya kira masalah ini kita kembalikan saja kepada
masing-msaing individu, mudah-mudahan tidak ada yang ter-hakimi. :)

 

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

 

Aryadi

 

        -----Original Message-----
        From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Nalendra Khrisnapati
        Sent: Thursday, May 01, 2008 4:38 PM
        To: [email protected]
        Subject: Re: [tqn] Re: Siapapun Merokok, maka Solatnya Tidak
Diterima - my final statement

Murid adalah orang yang berkehendak, yang hakikatnya seseorang yang
dikehendaki Allah.
Sementara iradah (kehendak) adalah termasuk meninggalkan apa yang telah
menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan manusia umumnya adalah terpaku pada
hukum penampakan (proses aktualisasi diri) di tempat-tempat yang
membuatnya lupa, percaya pada ajakan syahwat, dan cenderung mengikuti
apa yang telah dibisikkan oleh harapan atau angan-angan.
Sedangkan seorang murid harus terlepas dari identitas ini. Semuanya
tidak boleh melakat pada dirinya.

Kopi, teh, susu adalah objek yang diturunkan dari class minuman. Nasi,
ayam goreng, sayur asem adalah objek dari class makanan. Meskipun
masing-masing punya elemen status dan sifat tertentu yang membedakannya
dengan yang lain. Makanan dan minuman (yang halal) merupakan kewajiban
bagi perut kita, asal tidak berlebihan.
Kira-kira rokok objek dari class apa? jangan-jangan racun. Jawaban
dikembalikan kepada anda.


--- On Thu, 5/1/08, triwibs <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: triwibs <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [tqn] Re: Siapapun Merokok, maka Solatnya Tidak Diterima - my
final statement
To: [email protected]
Date: Thursday, May 1, 2008, 10:31 AM

terima kasih atas doanya mas Deny

tapi maaf, saya juga sudah berdoa supaya saya tetap merokok.. 

hehehehhehe. berhubung saya sudah tidak mau bantah2an soal rokok, ya 

hanya ini saja tanggapan saya.

oh ya, mas Deny, Rasulullah juga tidak ngopi, tdk ngeteh, tidak main 

internet, kalo shalat Rasulullah tidak pake mic dan loudspeaker, juga 

tidak pernah pake sajadah warna-warni kayak yg ada di masjid2 

sekarang, Rasulullah juga tidak naik mobil yg bikin polusi, dan juga 

tidak pake AC yg bikin ozon bolong, ah.. debat lagiii.. males ah..

hehehehhe

    

salam mas Deny

triwibs

    

    

--- In [email protected], Deni Triwardana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>

> Dear All

> 

> Saya akan  berdoa semoga mas Triwibs tidak lagi menjadi perokok,

> kalau mengikuti Nabi Muhammad SAW, saya  yakin dan haqul  yaqin 

    

    
 

Beliau 

> tidak  perokok ya, Toh.

> Kalau hanya sebagai contoh ada wali yang perokok Mbo Yao  Ambil 

Contoh 

> yang lebih tinggi  Mas. 

> 

> Salam TQN

> 

> Deni Triwardana

>

    

    

    

------------------------------------

    

Untuk berhenti berlangganan mailing list ini,

kirimkan email kosong ke:

[EMAIL PROTECTED]

    

Untuk berlangganan kembali, kirim email kosong ke:

[EMAIL PROTECTED]

    

    

Yahoo! Groups Links

    

    http://groups.yahoo.com/group/tqn/

    

    Individual Email | Traditional

    

    http://groups.yahoo.com/group/tqn/join

    (Yahoo! ID required)

    

    mailto:[EMAIL PROTECTED] 

    mailto:[EMAIL PROTECTED]

    

 unsubscribe from this group, send an email to:

    [EMAIL PROTECTED]

    

    http://docs.yahoo.com/info/terms/

         

        
________________________________


        Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo!
Mobile. Try it now.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62
sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ%20>  

 

________________________________

Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
it now.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62
sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ%20>  

 

Kirim email ke