Salam,

Rekan2 ikhwan semua setarekat, insya Allah. 
rasanya kita hentikan saja debat rokok ini karena sudah diluar 
konteks. Apapun yg akan kita bincangkan, mungkin akan terus demikian 
adanya. Jadi saya hargai pendapat rekan2 yg mengharamkan rokok dan 
menganggap rokok itu buruk dan munkar. dan saya juga menghargai 
pendapat yg mengatakan rokok adalah makruh dan syubhat, sebagaimana 
saya juga menghargai pendapat yg mengatakan rokok adalah mubah. Saya 
juga menghargai sebagian ikhwan yang berusaha keras meyakinkan saya 
bahwa rokok itu buruk. Mungkin saya salah, dan mungkin saya benar. Wa 
Allahu a'lam bi ash-shawab.  Tapi apapun yg rekan2 tuliskan di sini 
ttg masalah rokok, itu tidak akan mengubah pendapat saya.

Jika Allah mengizinkan, saya berharap bisa bertemu ikhwan2 Tarekat 
Qadiriyyah wa Naqsyanadiyyah nanti  di pesantren tercinta kita, 
Pesantren TQN Suryalaya, atau di mana saja, untuk berbicara lebih 
banyak hal lagi ttg berbagai ilmu tasawuf yg lebih tidak menimbulkan 
perselisihan pendapat.

Jadi dengan ini, sekali lagi, kita, atau paling tidak saya dengan 
sebagian rekan-rekan disini, sudah sepakat, yakni sepakat untuk tidak 
sepakat, karena kita masing2 berpegang pada pendapat yg kita yakini. 
Mudah2an ketidaksepakatan ini tidak mengganggu silaturahmi kita. 

salam
triwibs
ikhwan TQN Suryalaya


Kirim email ke