|
Assalamu`alaikum wr wb
Saya sudah konfirmasi ke Pak Syamsi Ali di
USA, dan beliau memberi jawaban spt di bawah ini.
Kalau info dari Mas Heri benar (anak Nurcholis
Majid baru 18 tahun) mungkin yang di USA itu anak angkat atau anak yang
lain.
Bagaiamnapun juga kalau Pak Nurcholis Majid belum
konfirmasi sendiri berita ini masih belum jelas.
Dan kalau memang ini rahasia, apakah kita perlu
menyebarkan rahasia orang lain ? yang bisa jadi Ghibah atau Fitnah.
Wassalamu`alaikum wr wb
Ishom
--------Syamsi Ali
wrote------------
Akh Ishom,
Saya sendiri tidak langsung melihat pernikahan ini.
Tapi saya diberitahu oleh Bp. Nur Adnan, salah seorang saksi pernikahan
tersebut. Sebenarnya, pernikahan ini begitu sangat dirahasiakan, tapi akhirnya
karena berita di New York Times, akhirnya terbongkar juga. Saya sudah berusaha
menyembunyikan, seraya membenci dalam hati (selemah iman), tapi saya didesak
teman-teman dan akhrinya saya tidak bisa bohong tentunya.
Jadi kalau
yang ditanyakan adalah apakah betul atau tidak, memang demikian menurut saksinya
Bp. Nur Adnan, seorang pewawancara pada Voice of America di DC.
Salam
untuk rekan-rekan di sini.
Wassalam, M. Syamsi Ali
In a message
dated 10/04/2002 22:49:35 Eastern Daylight Time, [EMAIL PROTECTED]
writes:
Assalamu`alaikum wr wb
Saya Ishom,
Warga Indonesia yang tinggal di Fukuoka.
Bagaimana kabar Bapak ? Semoga
selalu dalam lindungan Alloh SWT.
Saya ingin konfirmasi ke Bapak
mengenai berita yang dirilis Media Dakwah bulan April, tentang pernikahan
Putri Nurkholis Majid dg Seorang Yahudi. Di berita tsb disebutkan nama Bapak
dan karena kebetulan saya pernah ketemu Bapak di Fukuoka, saat Bapak
memberikan pengajian keliling Jepang, maka saya langsung teringat Bapak untuk
meminta konfirmasinya.
Menurut saya ini berita penting, karena
menyangkut kredibilitas seorang tokoh masyarakat Indonesia. Disamping itu
masalah ini mengundang pro dan kontra di beberapa milist yang saya
ikuti.
Saya tunggu e-mail konfirmasi Bapak as soon as
possible.
Di bawah ini berita dari media dakwah
tsb.
Wassalamu`alaikum wr
wb
Ishom
----- Original Message -----
Sent: Thursday, April 11, 2002
3:13 PM
Subject: Re: [UNDIP] Nurcholish
Majid, sang Putri & Yahudi
Maaf sebelumnya... saya mencoba untuk mengecek informasi tersebut
kebeberapa sumber.
kebetulan ada kawan sekantor saya yang sedang mengambil studi Magister
Teknologi Informasi di Universitas Paramadina Jakarta...
dimana Nurcholish Majid duduk sebagai rektor di universitas
tersebut. Dari informasi kawan saya... bahwa anak tertua Nurcholish
Majid baru berusia 18 tahun dan belum menikah...
Pertanyaannya sekarang informasi mana yang benar... informasi kawan saya
atau informasi dari mas Tofan......? Mohon dicek kembali
apakah informasi kawan saya yang benar atau informasi mas topan...
jangan sampai menjadi ajang fitnah...
Wassalammualaikum Wr. Wb.
Eko W Raharjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Perkawinan
adalah hajat pribadi. Orang hendaknya mempunyai kebebasan dan tanggung
jawab dalam menentukan pilihannya masing-masing, apakah itu Yahudi
ataupun Farangis, dengan cara Islam ataupun cara atheis. Hanya mereka
yang mempunyai hubungan personal dengan ybs boleh memberi nasehat
atau pandangan.
Namun sebagai pemimpin umat Islam, Nurcholish
Majid (bukan anak perempuannya maupun menantu Yahudinya)
mempunyai responsibility untuk mempraktekkan dan melestarikan
ajaran dan tradisi Islam. Dengan memimpin sendiri upacara
tersebut tanpa mempergunakan ajaran maupun tradisi Islam
menunjukkan betapa sudah sedemikian sekulernya pemikiran Majid.
Bahkan lebih sekuler dari kebanyakan masyarakat non-Islam negara
barat. Disini meskipun orang sehari-hari tidak pernah ke gereja kalau
kawin kebanyakan akan menggunakan upacara gereja, tanpa perduli siapapun
menantunya.
Boleh jadi seperti kebanyakan orang tua, Majid mungkin
hanya ingin menunjukkan rasa sayangnya kepada anak
perempuannya. Menurut saya, Majid bisa tetap menunjukkan rasa sayang
dan dukungannya terhadap anak perempuannya tanpa perlu
untuk melalaikan tanggung-jawabnya sebagai pemimpin umat dengan hadir
dan mendampingi perkawinan anaknya tanpa perlu memimpin upacara. Hubungan
kasih sayang terhadap anak/ orang tua dan tanggung jawab untuk mengemban
suatu prinsip, hukum maupun aturan penting tidaklah harus bertabrakan.
Satu sama lain tidak mesti harus saling mengorbankan. Saya
meragukan kalau intelektual seperti Majid tidak mengerti mengenai
solusi ini.
Skenario terburuk adalah kalau sebenarnya Majid justru
ingin menunjukkan rasa sayangnya terhadap menantunya yang
berdarah Yahudi. Mungkin diam-diam ia amat bangga bukan
kepalang mempunyai menantu dengan ras mulia dan istimewa. Yahudi
adalah satu-2 nya ras didunia ini yang mempunyai previllege
untuk mendirikan negara Israel yang berbasis pada ras. Negara
Yahudi punya previllege untuk melanggar resolusi PBB senaknya
tanpa dihancur leburkan seperti Irak, punya previllege untuk
melakukan aksi teror secara terang-2an terhadap rakyat terjajah
Palestina, sementara itu George Bush berkata "lha sebagai teman kan
saya sudah menasehati kalau diterima baik kalau tidak ya juga baik"
Jangan salah sangka bahwa saya membenci ras Yahudi. Tetapi terus
terang saja saya merasa sorry melihat betapa pathetic tingkah laku
pemimpin-pemimpin Muslim. Dalam situasi sekarang ini dimana umat, agama
dan tradisi Islam mengalami opresi besar-2an sikap Nurcholish Majid tsb
hanya semakin membenarkan bahwa kendati ilmunya mengenai Islam amat luar
biasa kebanyakan pemimpin Islam mempunya rasa kepercayaan diri yang
sangat rendah (inferiority complex syndrome). Tentu saja mengandaikan
kalau berita yang dikirim bung Taufan adalah benar. Kalau
tidak, pendapat saya diatas tidak perlu
dihiraukan.
Wassalam Eko Raharjo
Taufan wrote: >
> Nurcholish Majid, sang Putri & Yahudi > > Sumber :
Majalah MEDIA DAKWAH, Muharram 1423/April > 2002 > > 30
september 2001, sejumlah WNI yg tinggal di > Washington dibuat
tercengang-cengang, khususnya yg > menghadiri undangan perkawinan
putri Nurcholish Majid, > Nadya, dengan seorang bule Yahudi asal
Rusia, yang > dipimpin Nurcholish Majid sendiri, bertempat di >
apartemen putrinya itu di kawasan Washington. Istri > Nurcholish Majid
ikut hadir dalam acara tsb. > > Yang membuat orang tercengang �
bagi muslim yang > mempercayai syariat Islam � tatkala Nurcholish
Majid > memimpin perkawinan itu TIDAK MENGGUNAKAN TATACARA >
AGAMA APAPUN. Tidak menggunakan syariat islam (agama > pengantin
putri) atau agama Yahudi (pengantin lelaki) > atau agama lainnya.
Nurcholish memimpin upacara > menggunakan bhs Inggris. Ia menyebut
atas nama Tuhan > (GOD) dan atas dasar keturunan (si pengantin putri
sbg > keturunannya). Perkawinan seperti ini menurut Syamsi >
Ali, guru agama Islam di New York sebagai perkawinan > universal.
Syamsi Ali menyatakan pada Media Dakwah, > rekan-rekannya sempat hadir
dalam perkawinan itu. > > Sejumlah sumber Media Dakwah sejak
awal November > 2001 telah menceritakan prosesi perkawinan
�Universal� > secara detail dan rinci. Kabarnya yang menjadi
ketua > panitya acara ini adalah sahabat Nurcholish yakni >
Abdul Noer Adnan, penyiar senior VOA. Dia memesan > tempat acara
perkawinan tsb di Islamic Centre > Washington di kawasan Massashusset
Avenue Washington, > namun pihak Islamic Centre Washington
menolak > permintaan tsb karena perkawinan itu bukan dengan
cara > Islam dan pengantin pria tetap seorang Yahudi. Agar >
diketahui Islamic Centre Washington memang menerapkan > aturan
perkawinan yang ketat sesuai syariat Islam. > Nurcholis melalui Abdul
Noer Adnan meminta kepada > pimpinan Masjid pakistan di Washington yg
dikenal > sering melaksanakan perkawinan pemuda muslim dengan >
ahli kitab, namun pimpinan masjid itu ternyata tidak > memenuhi
undangan dan akhirnya Nurcholish sendiri > memimpin pelaksanaan
perkawinan �universal� ini. Baik > Noer Adnan maupun Nurcholish Majid
tidak menjawab soal > pernikahan putrinya ini. > >
> ===== > Wassalammualaikum Wr. Wb. > >
Taufan >
__________________________________________________________ > Get paid
to search..... > Just click and sign up
http://www.epilot.com/joinnow/referral.asp?friend=taufan > >
__________________________________________________ > Do You
Yahoo!? > Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax >
http://taxes.yahoo.com/ > > -------------------------- >
Milis Archive: http://messages.to/archives or
http://messages.to/archives2 > to unsubscribe,
mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 301 > DIPONEGORO
UNIVERSITY MailingList
http://www.undip.ac.id
-------------------------- Milis Archive:
http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2 to
unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number:
305 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList
http://www.undip.ac.id
Do You Yahoo!? Yahoo! Tax Center - online
filing with TurboTax
|