Assalamu'alaikum, Salam Sejahtera Anda lupa, bahwa setiap muslim bersaudara, maka bila seorang melakukan kesalahan, merupakan kewajiban bagi muslim lainnya untuk meluruskan. Dan peringatan, nasehat, adalah hak setiap muslim dari muslim lainnya. Maka saya tengah mengambil keWAJIBan itu, untuk memberi anda saran.
Dan bila anda paham saya tengah memberikan HAK yang sepantasnya anda terima, untuk menerima nasehat itu. Saya pun tidak mengenal anda, tetapi seperti satu tubuh, bila diantara kami melakukan kesalahan, kewajiban bagi lainnya untuk menegur dan memperbaiki. Permintaan saya untuk memaklumi dan memaafkan saudara Eko adalah dalam kerangka berpikir saya yg demikian. Tapi demikianlah jadinya bagi pemahaman anda, anda justru mencela itu dan mempertanyakannya, hanya karena sekedar ia 'tidak mengenal'. Bahkan mengatakan kapasitas berpikir saya seperti "onta". Sungguh 'hebat' kalimat ini. Saya bersyukur bahwa kata-kata itu bukanlah kata-kata yang keluar dari mulut saya kepda orang lain, tapi dari orang lain kepada saya. Tak apa, pintu maaf saya selalu terbuka buat Eko, meski bila dia merasa tidak membutuhkannya, karena saya tahu bahwa kelak di hari penimbangan segala amal, manusia pasti akan memerlukan permaafan setiap orang yang ia berlaku aniaya kepadanya. Baik itu kepada sesama muslim, maupun kepada umat beragama lain di depan Tuhannya. Sebuah nasehat lagi bagi anda, hormatilah paling tidak diri anda sendiri. Jangan menjatuhkan martabat kehormatan diri sendiri dengan kata-kata anda sendiri. Kata-kata yang anda ucapkan, disana letak kapasitas anda sendiri sebenarnya. Dan kapasitas saya tidak diukur dari apa yang orang lain katakan kepada saya, tapi apa yang saya katakan kepada orang lain. Maka sungguh tepat bila saya memberi nasehat, khususnya kepada diri sendiri juga kepada saudara Eko, untuk merenungkan ulang setiap kata-kata sebelum menuliskan, khususnya yg berhubungan dengan perasaaan orang lain, apakah itu sesuai dengan akhlak islami, apakah itu tidak melukai sesama muslim maupun non muslim. Saya tahu benar kebesaran hati dan kerendahan hati rekan Kristiani, meskipun bila sesuatu menyinggung perasaaannya, mereka tidak akan mengeluarkan kata-kata kasar untuk itu, apalagi di milis ini. Dan memanglah demikian, saya tidak membaca itu di milis ini. Saya juga berpikir pintu maaf dari rekan Kristiani selalu terbuka, sebab saya pernah mendengar sebuah ajaran mereka: permaafan yang tak bersyarat dan tak terbatas. Saya sangat respek dan menghormati itu sebagai sesuatu yang benar. Maka sekali lagi saya ulangi : Saya sebagai rekan, sebagai saudara muslim, memohonkan pemaafan buat Eko kepada rekan lain di milis ini yg saya tahu bahwa mereka tidak berkenan kepada tulisan-2 Eko "Gereja Melindungi Kriminal". Saya juga mohon maaf kepada rekan-2 lain di milis ini, termasuk saudara Eko, andaikata tulisan saya ini yang berhubungan dengan 'diskusi yang mengganggu dan tak perlu' itu, di milis ini, menjadi menganggu milis ini juga. Wasalam, rochim > rasanya bila milis pemersatu ini sempat ternodai hal sedemikian memohonkan maa --- Eko W Raharjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Rochim Hadisantosa wrote: > Karena saya sebagai muslim pun, saya malu dengan tulisan semacam > itu > apalagi pada tempat yg kurang pas. Saya sebagai rekan memohonkan > pemaafan buat Eko kepada rekan lain yg tidak berkenan. Sayang > rasanya bila milis pemersatu ini sempat ternodai hal sedemikian > ********************************* > > Eko Raharjo: > Saya tidak mengenal Rochim ataupun Hadisantosa. Ia pun tidak > mengenal saya, apa lagi berteman. Lagak Rochim yang seolah- > olah memiliki saya dan memintakan maaf atas nama saya merupakan > suatu display dari orang dengan kapasitas berpikir tidak lebih > dari onta. Betapa lucunya bahwa ia memakai status Muslimnya > untuk mendasari sikap dan pemikirannya seolah-olah kalau > seorang sudah Muslim maka jaminan ia akan benar belaka :). > Mengertikah dia bahwa mayoritas dari pelaku KKN di Indonesia > mulai dari Suharto sampai ke eselon tingkat rendah adalah > Muslim. Mereka yang memperkosa dan menyiksa TKW di Arab juga > Muslim!. You're Muslim and so what! what's that supposed to mean > to me, mister!! :) > > Saya tidak membedakan antara Kristen, Muslim, aliran kepercayaan > atau siapapun, karena issue ini mengenai issue kemanusiaan yang > universal. Pedophile menurut standar hukum manapun adalah > kriminal. Atas nama kemanusiaan pelakunya harus diadili siapapun > dia! Sedangkan korbannya apakah itu umat Kristen, Islam atau PKI > perlu mendapat simpati, pembelaan, dan terlebih keadilan. > Disamping itu yang tidak kalah pentingnya adalah menyampaikan > informasi kepada pihak masyarakat yang potential menjadi korban > seperti masyarakat Indonesia. Sekali lagi issue pedophile, > sex abuse cover-up dalam Gereja adalah sesuatu hal yang riil > (bukan aksi propaganda). Saat ini ada kurang lebih seratus > klerik (pastor) Katolik sudah dan sedang dituntut di pengadilan, > di USA saja! Disana terdapat ribuan orang yang pada masa > kanak-kanak nya menjadi korban sex abuse dari klerik Katolik. > Banyak pula yang sudah pada bunuh diri karena tidak tahan > menanggung penderitaan yang sangat. Sementara itu karena > mendapat perlindungan dari Gereja, pastor katolik pelaku > kriminal tersebut tetap hidup dengan sejahtera bahkan bisa > naik jenjang kariernya sampai Uskup. > > Persis sikap seperti yang ditunjukkan oleh orang ini, yang > tidak perduli mengenai benar dan salah tetapi yang penting > orang mau 'ngemong' perasaan wirang (malu), bertanggung jawab > langsung dalam membentuk situasi yang amat menguntungkan para > pelaku kriminal. Mentalitas seperti ini yang menyebabkan > mengapa penindasan, penyelewengan, abuse dalam suatu negara, > masyarakat, institusi dst bisa sedemikian langgeng, sampai > memakan korban yang tak terkira. Pikiran seperti yang ditunjukkan > oleh orang ini mengarah kepenyesatan bahwa seolah-olah kalau ada > orang yang mengupas penyelewengan di pihak komunitas Kristen maka > berarti mengadukan Muslim dengan Kristen. Betapa parah kompleks > rendah diri yang diderita oleh orang ini! Muslim dengan > mentalitas > seperti ini tidak akan membawa komunitas Muslim menuju kearah > masyarakat yang DECENT champion keadilan, pembela yang lemah, > seperti diteladankan oleh nabi Muhammad saw, melainkan kearah > picisan, trivial atau bahkan kearah kemunafikan. Arah dari > pikiran > orang ini dengan mudah dapat diraba yakni membawa masyarakat > muslim > ke arah "dirty deal". Dengan menunjukkan jasa kepada pihak > katolik > seperti mencegah dikupasnya penyelewengan yang ada, maka > diharapkan > nanti kalau ada pihak Muslim (misdalnya dia sendiri atau rekan- > rekannya) melakukan penyelewengan maka dia berharap jasanya > akan dibalas pihak Katolik akan menjaga nama baiknya (hidup nama > baik, hidup kemungkaran, hidup kemunafikan). What a pathethic > soul you are!! > > Eko Raharjo > > > > Rochim Hadisantosa wrote: > > Assalaamu'alaikum, Salam Sejahtera > Saya agak terganggu dengan diskusi lontaran Eko Raharjo ini. > Seharusnya Eko cukup sensitif bahwa milis Undip ini mempunyai > anggota berlatar belakang agama. Bila ada tulisan menyinggung > kelompok agama lain, terlepas tersebut benar atau tidak, > seharusnya Eko cukup mengerti dan bijaksana untuk menghentikan > diskusi tsb, terlepas dr pendapat Eko sendiri yg memandang hal > tsb tidak bersangkutan langsung dengan keagamaan. Apalagi sudah > cukup banyak member lain yg mengeluhkan Eko ini. > Ada banyak milis lain yg lebih sesuai untuk itu rasanya. Kalau > lontaran anda tidak laku dan tidak disukai, mohon ya jangan > dipaksakan untuk menyodorkannya untuk dibaca dan diterima > member lain. Kasarnya, jangan kirim email serupa lagi kemilis > ini. > Karena saya sebagai muslim pun, saya malu dengan tulisan semacam > itu apalagi pada tempat yg kurang pas. > Saya sebagai rekan memohonkan pemaafan buat Eko kepada rekan > lain yg tidak berkenan. Sayang rasanya bila milis pemersatu ini > sempat ternodai hal sedemikian. Untuk diskusi semacam itu Eko > bisa mengundang member yg mau saja untuk diskusi tertutup lewat > jalur pribadi, atau milis pribadi, atau milis yg semua membernya > memperkenankan itu. Mohon maaf kalau ada yg kurang berkenan. > salam > rochim > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Autos - Get free new car price quotes http://autos.yahoo.com -------------------------- Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2 to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 580 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
