Mas Bayu en Undippers lainnya,
Kalau demikian bukannya nominal SPPnya yang jadi masalah, tapi sistem 
bursarynya yang perlu diperbaiki.

Khan tidak fair kalau mahasiswa yang sekolahnya bawa BMW disamakan mbayarnya 
dengan mahasiswa yang naik sepeda ontel. Saya tidak mengatakan orang yang naik 
sepeda ontel mesti nggak mampu, namun paling tidak kita bisa berasumsi 
demikian.

Sekarang tinggal bagaimana caranya supaya fasilitas bursary itu tepat sasaran. 
Masalah yang sering terjadi adalah karena mahasiswa dekat pengambil kebijakan 
bursary, maka sering ybs mendapat fasilitas itu tanpa memandang kondisi 
ekonomi ybs.

Itu saja. Any comments.

CU

IW



>===== Original Message From "bayu" <[EMAIL PROTECTED]> =====
>Jangankan tahun 64,  FE jaman tahun 90an sudah ada keringanan SPP, normalnya
>seangkatan saya bayar SPP 180rb/semester, trus kalau mengajukan surat tidak
>mampu kemudian disetujui, SPP-nya gratis.. banyak penyalahgunaan fasilitas
>ini waktu itu, contohnya teman2 seangkatan saya waktu itu... banyak  anak
>yang saya nilai sangat mampu juga ikutan mengajukan surat tidak mampu ini,
>dan cukup banyak yang berhasil mendapat fasilitas ini. Masalah keringanan
>ini kalau tidak hati-hati bisa salah sasaran juga.
>
>----- Original Message -----
>From: "Kurnia Wijayanti" <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Thursday, March 11, 2004 1:26 PM
>Subject: Re: [UNDIP] Kampus FE UNDIP
>
>
>> waduh pak jg gitu donk, liat aja faktanya pak, kemren tuh pas bayar spp,
>> rektorat didatangi banyak orang tua mhs yg nangis2 minta keringanan dan
>> perpanjangan waktu, ini beneran lho. Lha staff yg ngurusi aja ikut2an
>> mbrebes mili kok.Mungkin 500 rb tuh ringan bagi yg mampu, tp yang pas2 an
>> waduhhhh abot tenan. Jadi inget cerita ibu saya, dulu pas th 64 masuk
>undip
>> Sospol, gratis lho, tanpa SPP, setelah Orde Baru malah kuliah jadi bayar
>> mahal
>>
>> ----- Original Message -----
>> From: "Ibnu Widiyanto" <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: "Agus B Raharjo" <[EMAIL PROTECTED]>; "undip" <[EMAIL PROTECTED]>
>> Sent: Thursday, March 11, 2004 11:01 AM
>> Subject: RE: [UNDIP] Kampus FE UNDIP
>>
>>
>> > podo kreatif ternyata....
>> >
>> > kalau sudah terbiasa SPP nya mahal, nanti kan SPP 150 juta nggak terasa
>> mahal.
>> >
>> > Bagi saya yang benar adalah SPP Universitas harusnya mahal sehingga yang
>> punya
>> > sponsor saja (keuangannya mapan) yang bisa maksud universitas. Bagi yang
>> nggak
>> > mampu bisa mengajukan bursary.
>> >
>> > Yang sering terjadi kan mahasiswanya protes mbayar sekolahnya mahal,
>> padahal
>> > orang tuanya nggak keberatan. Yang lebih tragis lagi, mintanya duit
>untuk
>> > mbayar SPP ke orang tuanya di markup. Sisanya untuk nonton sama doi.
>Kalau
>> > begini opo ora lheb....temenan...
>> >
>> >
>> > CU
>> >
>> > IW
>> >
>>
>>
>> --------------------------------------------------------------------------
>> Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum:
>http://forum.undip.ac.id
>> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1671
>> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
>>
>>
>>
>
>
>--------------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1674
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1686
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke