--- clara darminto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ibu-ibu & bapak-bapak.... > > . > > Jadi enaknya mulai dari mana ya kita? > > Salam, > Clara > mulai dari mana? kalok kata Aa Gym sih dari 3M: 1. M ulai dari diri kita. 2. M ulai dari yang kecil. 3. M ulai sekarang juga. he..he.he.. > PS: Mbak Imas, yang pada berebut mau jadi kusir nya > kuda patung Diponegoro sudah pada menyadari bahwa > rebutan menjadi kusir nggak ada gunanya, koq mbak. > Syukur ya mbak, ya.
bukan mbaak.. soalnya udah nggak ada kudanya, jadi kusirnya ngga rebutan lagi..h.e.he.h.e... kecuali sekarang mau rebutan dokar, tapi dokar nggak ada kudanya kan nggak bisa jalan. *sigh* PS. anaknya lucu-lucu ya mbak?! diambil tahun berapa foto yang di geocities itu? > Daryono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Bpk/Ibu > > Kalo menurut saya pembayara SPP itu harus ada range > nya... > dimana harus didata penghasilan perbualan dari > orang tuanya dulu sebelum masuk undip... > > misal si A bapaknya berpenghasilan RP. 100 jt /bulan > ya jangan 450 rb.... > > Beda sa,a si B yang bapaknya Berpenghasilan rp.500 > rb / bulan...masak harus 450 rb per semster... > > jadi inilah yang disebut subsidi silang.... > > > > > > --------------------------------- > From: Ibnu Widiyanto [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Thu 3/11/2004 11:02 PM > To: Ressa Yanuardin Widiyatmoko; [EMAIL PROTECTED] > Subject: RE: [UNDIP] Kampus FE UNDIP > > > > Itungan bodon.... > > Saya dulu mbayar SPP hanya sekitar Rp 22.500 (kalau > nggak salah ya). Itu tahun > 1981. Tahun 1983, saya mbayar SPP untuk fakultas > lain sebesar Rp 30000. Waktu > itu US $ 1 = Rp 600an. > > Sekarang US $ 1 = Rp 9000an. Berarti ada kenaikan > nilai dollar US sebesar > 1500%. Kalau demikian SPP Undip itu minimal harus > naik 1500% dong. Jadi SPPnya > sebesar Rp 450.000,-. > > Tahun 1980an, gaji dosen junior Undip sekitar Rp > 150000 an sebulan. Karena ada > kenaikan 1500%, berarti gaji dosen junior Undip > minimal adalah Rp 2250000. > Kenyataannya gaji dosen junior Undip sekarang kurang > dari Rp 1250000 per > bulan. Jadi ada deficit gaji sebesar Rp 1 juta. > > Kalau jumlah dosen Undip, katakan, sebanyak 1000 > orang. Berarti setiap bulan > Undip harus nomboki kekurangan gaji dosen sebesar Rp > 1 milyar. Katakan jumlah > mhs Undip adalah 20000. Maka beban setiap mhs Undip > untuk nambah kekurangan > gaji adalah sebesar Rp 50 ribu per mhs. > > Kalau sekarang mhs Undip cuman mbayar SPP sebesar Rp > 500 ribu tok, berarti ada > dana itu hanya bisa digunakan untuk mbayar gaji > dosen plus biaya operasional > sehari-hari. Jangan ditanya deh apakah kampusnya > megah atau tidak? Duit > darimana? Biaya operasional itu jelas mestinya > persis dengan kegiatan > operasional 20 tahun lalu yakni belum ada komputer, > internet dan data > projector. Belum lagi, tuntutan untuk melakukan > pengembangan akademik. > > Kalau demikian SPP sebesar Rp 500 ribu per semester > itu sangat tidak wajar, > sangat jauh dari kebutuhan normal. > > Makanya, SPP Undip itu mestinya dinaikkan. Mosok SPP > SD saja Rp 400 ribu, SPP > Undip nggak jauh beda. > > Piye jal? > > > CU > > IW > > > >===== Original Message From "Ressa Yanuardin > Widiyatmoko" > <[EMAIL PROTECTED]> ===== > >Untuk menolong mahasiswa yang gak mampu itu, selain > mengandalkan beasiswa > yang masuk ke Undip, bisa gak kita gunakan sistem > subsidi silang. Saya sendiri > pernah mengalaminya pada waktu SMU, dimana pada > waktu itu teman sekolah saya > bisa membayar SPP SMU Cuma Rp. 5.600,00 dan ada yang > membayar SPP SMU Rp. > 250.000,00 untuk teman saya yang mampu. Memang > kondisinya tidak bisa disamakan > pada masa itu, tetapi paling tidak bisa dijadikan > acuan dasar dan disesuaikan > buat membantu adik-adik kita itu. Terus terang saja, > saya sangat senang > diskusi ini bisa mengarah lebih membantu kampus kita > tercinta ini daripada > diskusi debat kusir kemarin. :) Salam Damai > > > > > >Ressa Yanuardin Widiyatmoko > >Traffic Management, Marketing and Sales Division > >PT. Televisi Transformasi Indonesia > >Jl. Kapt. P. Tendean Kav 12-14A > >Jakarta 12790 - Indonesia > >email : [EMAIL PROTECTED] > > > >-----Original Message----- > >From: Kurnia Wijayanti [mailto:[EMAIL PROTECTED] > >Sent: 11 Maret 2004 13:26 > >To: [EMAIL PROTECTED] > >Subject: Re: [UNDIP] Kampus FE UNDIP > > > >waduh pak jg gitu donk, liat aja faktanya pak, > kemren tuh pas bayar spp, > >rektorat didatangi banyak orang tua mhs yg nangis2 > minta keringanan dan > >perpanjangan waktu, ini beneran lho. Lha staff yg > ngurusi aja ikut2an > >mbrebes mili kok.Mungkin 500 rb tuh ringan bagi yg > mampu, tp yang pas2 an > >waduhhhh abot tenan. Jadi inget cerita ibu saya, > dulu pas th 64 masuk undip > >Sospol, gratis lho, tanpa SPP, setelah Orde Baru > malah kuliah jadi bayar > >mahal > > > >----- Original Message ----- > >From: "Ibnu Widiyanto" <[EMAIL PROTECTED]> > >To: "Agus B Raharjo" <[EMAIL PROTECTED]>; "undip" > <[EMAIL PROTECTED]> > >Sent: Thursday, March 11, 2004 11:01 AM > >Subject: RE: [UNDIP] Kampus FE UNDIP > > > > > >> podo kreatif ternyata.... > >> > >> kalau sudah terbiasa SPP nya mahal, nanti kan SPP > 150 juta nggak terasa > >mahal. > >> > >> Bagi saya yang benar adalah SPP Universitas > harusnya mahal sehingga yang > >punya > === message truncated === __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Finance: Get your refund fast by filing online. http://taxes.yahoo.com/filing.html -------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1697 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
